
Peluang Usaha
Menjadi Juragan Kambing
Oleh : Agus Ali
Kamis, 11 Desember 2008 16:22 WIB
.
melalui PT. Harmonia Saga Makmur (HSM), dia mengembangkan Aqiqah Center, pusat penjualan kambing untuk keperluan akikah (perayaan setelah kelahiran bayi dengan mencukur rambut dan member nama).
Lucu? tunggu dulu,
jangan sepelekan bisnisnya. Boleh dibilang. kini Andrilah pengusaha
kambing terbesar di Jabotabek. Saat Idul Adha, setidaknya 2500 ekor
kambing bisa dijualnya, dia juga cerdik: sukses menggandeng 15 rumah
sakit di Jabotabek (di antaranya Hermina, Sari Asih dan Insani), untuk
menyediakan kambing akikah buat pasien yang membutuhkan, juga, memasok
beberapa pasar (100 ekor/hari) dan menjadi penyelanggara akikah missal
untuk korporat. MInyak Telon Cap Lang sebut saja, pernah menunjukHSM
sebagai pelaksana untuk akikah 200 ekor kambing.
Tak ada sesuatu yang
datang begitu saja. Andri mulai belajar bisnis ketika kuliah, semasa di
ITB. Dia pernah membuka usaha rental komputer dan setelah lulus
berjualan buah-buahan di Tanah Tinggi, Jakarta . Mantan manajer
pemasaran di perusahaan distribusi komputer ini sejak awal memang
tertarik dengan dunia wirausaha. Pada 2004 bersama teman-temannya dia
mendirikan lembaga incubator bisnis bersama Lembaga Pengelolahan,
Pembinaan dan Pengembangan Wirausaha (LP3W) Harmonia. Kegitatannya:
menyelenggarakan seminar kewirausahaan. Lembaga ini sempat juga menjual
berbagai produk elekronik seperti digital printing, telepon seluler dan
panel lisrik.
Namun, kelahiran
Jakarta 1972 ini akhirnya berkesimpulan bahwa berbisnis mesti fokusdan
tidak harus dibidang High tech. Dia pun lalu memilih usaha pinggir
jalan: bisnis kambing Dengan harapan kami bisa membuat contoh usaha
bisnis kambing yang berhasil dan kemudian mengangkat gengsi dan taraf
hidup peternak kambing, ujar Andri yang memulai bisnis kambing pada
Februari 2006 dengan modal awal Rp 15 juta, dialokasikan untuk menyewa
tempat, membangun kandang dan membeli beberapa ekor kambing.
Awalnya Andri
mengarap pesanan musiman seprti Idul Adha. Lalu, berlanjut ke momen
yang datengnya bisa kapan saja, seperti akikah. Untuk promosi, dia
memasang banner mini di pohon-pohon, member voucer diskon akikah
sebagai cendramata pernikahaan, hingga mendekati berbagai rumah sakit
dan bidan. Waktu itu belum ada yang melakukan pendekatan ke kalangan
rumah sakit. Pihak rumah sakit memberi informasi ketika pasien akan
membuat akte kelahiran.
Bisnis kambing itu
rupanya berjalan baik. Apalagi , setelah dia mendapatkan suntikan modal
dari mitra investor, khususnya Muriatno Albaro dan Affendi Arsyad besan
pemilik masjid kubah emas Depok, Dian Almahri. Setelah setahun
berjalan, Andri pun mendirikan CV Harmonia Adil Mandiri dan belum lama
ini diubah menjadi HSM. Omsetnya?
Kini HSM per tahun
mencapai Rp 5 miliar dari hasil ternak di dua tempat: Balaraja,
Tangerang seluas 7.500 m2 dan Rangkasbitung, Banten, seluas 4 hektar.
Untuk mempercepat perkembangan bisnisnya, dia juga mendirikan Kelompok
Peternak Saga Makmur diresmikan Wakil Bupati Tangerang H. Rano Karno
dan Koperasi Peternak yang diresmikan Menteri Koperasi H. Suryadarma
Ali.
Faizal Amry Jalil
adalah salah satu pelanggan HSM yang membeli kambing untuk kebutuhan
seperti akikah dan Hari Raya Qurban. Saya sudah beberapa kali membeli
dari Andri Fajria. Awalnya dia membeli karena tahu dari brosur, tapi
kemudian dia selalu membeli di HSM setelah mengetahui kualitas
kambingnya.
Bekerja sama dengan
PT. Rekayasa Industri, Andri berencana membuka 5 Ha area peternakan di
Cibubur, Jakarta Tahun 2009, Andri dkk. juga akan membangun usaha yang
mendatangkan nilai tambah, seperti membuat kerajinan kulit, tulang,
tanduk dan bulu, serta membuat usaha bakso kambing keliling. Tahun 2010
kami akan dirikan pabrik pengelolahan kambing dan pada 2011 kawasan
peternakan kami di Balaraja akan menjadi agrowisata khusus kambing,
papar dosen tamu Institut Teknologi Bandung dan Universitas Andalas
untuk mata kuliah Kewirausahaan ini.
Afendy Arsyad,
Komisaris HSM, menambahkan, Aqiqah Center akan mengelola segala
kebutuhan akikah bagi masyarakat Jabotabek Bahkan tak hanya akikah,
nantinya diupayakan menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengetahui
seluk beluk kambing, bahkan melakukan diversifikasi dengan membuat
sosis daging kambing dan restoran dengan masakan berbahan kambing.Kami
ingin fokus di sini, ujar mantan Camat Mauk Tangerang ini.
disadur dari majalah SWA edisi 25/XXIV/24 November - 3 Desember 2008
(AAS)
Senin, 28 Juni 2010 22:40 WIB
Inspiring sekali terobosannya. Sukses selalu buat Pak Andri!
Bagaimana prospeknya utk sapi ya?
Rabu, 23 Juni 2010 10:43 WIB
Kalau pas menjelang hari raya kurban kita mau ikut memasarkan .kita usahakan tempatnya terus untuk kambingnya disupply sesuai kebutuhan .yg jadi masalah modal untuk beli kambingnya nih masih terbatas .temen - temenku ternaknya baru sedikit jumlahnya .jadi apa bisa disupply setelah laku baru setor.atau systemnya bagaimana.
sunaryo
Jumat, 18 Juni 2010 16:32 WIB
Pak Andri,
Mantap pa sungguh sangat menjadi inspirasi, saya sebulan lalu diajak untuk buka usaha ternak kambing dengan cara saya menyediakan modal kecil-kecilan dan seorang teman menyediakan kandang dan merawatnya, sehingga pembagian keuntungannya 60-40. rencana kemarin saya gagalkan karena ketidak yakinan akan bagus kedepannya dan hasil yang akan didapat itu prosesnya lama. tetapi setelah saya membaca artikel di atas saya mulai semangat dan mulai berpikir kembali untuk menjalankan usaha ini. thx atas sharenya.....
Selasa, 25 Mei 2010 08:07 WIB
assalamu'alaikum warahmatulli wabaraakatuhu, bagaimana bisa ikut gabung, saya mempunyai potensi pasar ? sambil tunggu kabar baiknya, saya sampaikan ucapan terima kasih, jazakallah katsiran,
Wassalam,
m taufik s
Jumat, 14 Mei 2010 10:50 WIB
Pak Andri,
Saya pingin coba bisnis seperti anda di Jawa Timur, Probolinggo area, sementara sudah ada beberapa kambing, baik dari jenis domba gibas,domba garut, kambing etawa maupun kambing kaligesing, manakah jenis yg harus saya perbanyak utk bisnis aqiqah?stock kambing harus brp minimal? dan bgmn bentuk kerja sama dng rumah sakit bentuknya?trims inputnya...
Minggu, 09 Mei 2010 18:37 WIB
di luar jawa tanah untuk bisnis ini memang masih banyak..
jadi tersdia lahan untuk gembala kambing..
thanks atas informasinya jadi semangat mau bisnis kambing
Rabu, 05 Mei 2010 01:12 WIB
bisnis hewan memang sangat menjanjikan..
keep moving
Kamis, 29 April 2010 03:08 WIB
mantab.. sangat menginspirasi..
Selasa, 27 April 2010 11:30 WIB
kapan ya bisa seperti mas andri.....smoga ketularan suksesnya
Kamis, 22 April 2010 23:31 WIB
bisa gak ya..seperti anda, masih muda dah sukses..saya juga senang dengan usaha berbau peternakan.seakarang saya baru merintis kecil - kecilan peternakan dan pembesaran kambing.mudah - mudahan bisa sukses seperti mas andri..amin..........mohon dukungannya ya mas.
17 April 2010 12:12 WIB
Subhanallah,saluut utk mas andri.Kami juga pernah menjalani bisnis kambing tersebut sekitar tahun 2004 tapi belum berhasil (kambingnya mati satu persatu) dan setelah ketemu pak nurdin (*mentor eu asal mataram)dan p' rully (kebun emas)
sekitar bulan november 2009 lalu kami kembali mencoba untuk beternak kambing. Modal awal saya sekitar 5 juta untuk pembelian 1 ekor jantan dan 3 ekor betina. Tak berselang berapa lama kambing tersebut hamil, namun ketika melahirkan anaknya meninggal dan ibunya mengalami pendarahan tapi berhasil diselamatkan setelah ditolong dokter hewan. kami bersyukur induk kambing tersebut tetap bertahan hidup. Dan sekitar 2 hari yang lalu kami kembali dikabarkan oleh yang mengelola kambing kami tersebut bahwa kambing kami yang lainnya baru melahirkan dan keesokkan harinya ibu dan anak kambing tersebut meninggal. Kembali kami bertanya pada diri sendiri, apa yang harus kami lakukan agar ke 3 ekor kambing lainnya tidak mengalami hal yang sama. Apakah pengelola kambing tersebut yang kurang paham cara memelihara kambing atau gimana ? Sekali lagi salut deh bisa sukses jadi juragan kambing. Terkadang hal kecil yang disepelekan orang itulah berlian yang tersembunyi untuk mencapai sukses.
Senin, 12 April 2010 07:54 WIB
Subhanallah,,,kebetulan sekali suami saya juga namanya Andri dan memang sekarang sedang merintis usaha kambing seperti Bapak Andri (HSM). Semoga Andri (Suami saya) dan Bp Andri (HSM) semakin sukses. Amiin
27 Maret 2010 11:57 WIB
salut untuk mas andri. tambah sukses. kalau saya berminat untuk studi banding ke peternakan mas or kalau beli untuk dijual lagi bisa? Saya pernah pengalaman jual kambing qurban (musiman)waktu SMA s.d kuliah (5th). Kangen juga mau mulai bisnis lagi. Kayanya bisnis yang paling heboh bisnis hewan qurban. Pernah ada juga rencana peternakan kambing, sayang belum terealisir. ok, mudah2an bisa saya tiru.
Rabu, 17 Maret 2010 22:37 WIB
Kami senang/tertarik pada artikel bisnis-kambing,pertama karena kami cukup lama/smasa disekolah sebagai pegembala kambing.Kedua kami ada di Lombok-NTB melihat potensi ini bisa dikembangkan.Dari Pemda NTB punya program Sejuta Sapi.Mungkin suatu saat yang tepat kami akan merintis program Entrepeneur SEjuta kambing.Moga2 ini dapat kami wujudkan dan kami mohom kita dapat berbagi pengalam n Ilmu. Terimakasih. Kami sallut usaha Anda.Moga Indonesia Cepat Maju,dengan jiwa2 Entrepeneur seperti anda,yang pantang menyerah.Amien.
Rabu, 17 Maret 2010 12:04 WIB
salut untuk semangat dan keberhasilannya .. semoga lebih sukses dimasa mendatang
jadi pengin tau proses ditangani sendiri atau sistem bagi hasil yang dilaksanakan ?
dari kedua sistem diatas mana yang lebih menjanjikan ?
Jumat, 26 Februari 2010 09:58 WIB
luar biasa usaha bpk ini, usaha yg keliatan epele tp nyata sangat bagus..sy tinggal di gunung kidul yogyakarta, di tempat saya sangat banyak pternak kampung..kl bpk msh kekurangan kambing insya Allah kami bisa menyediakan..mksh
Minggu, 07 Februari 2010 15:42 WIB
”BE PREPARED FOR RAINY DAYS”
Sudahkah anda Meng-asuransikan Jiwa & Kesehatan Anda ?
Jika mendadak Anda atau salahsatu anggota Keluarga Anda harus dirawat di RS? Jika terkena penyakit kritis ?
Dapat kartu berobat S.O.S International . . . (bisa digunakan berobat ke luar negeri)
Sudahkah Anda menyiapkan Dana Pendidikan Anak-anak Kesayangan Anda ?
Apakah Anda sudah punya Dana yg aman utk HARI TUA Anda ?
SEQUISLIFE jawabnya . . .
Di SEQUISLIFE premi tdk melulu harus 10 tahun
Di SEQUISLIFE tertanggung dilindungi sampai usia 75thn (yg lain cuma sampai usia 65)
Di SEQUISLIFE dilindungi dari 36 penyakit kritis (yg lain cuma 34 penyakit kritis)
SEQUISLIFE tidak melulu mengajak nasabah untuk berinvestasi...
Kami juga memiliki berbagai produk tradisional yg \"pasti-pasti\" aja.. tanpa terpengaruh inflasi / investasi yg naik turun
SEQUISLIFE siap memberikan kebutuhan personal yg paling sesuai utk pribadi Anda
Karena Anda adalah pribadi yg ISTIMEWA karena memperhatikan masa depan Anda & Keluarga
Sayang kan . . . . .
Jika Anak kesayangan Anda memiliki potensi ke Perguruan Terbaik, tp dana tdk mencukupi karena mahalnya biaya
Ada rancangan biaya pendidikan utk Anak juga di SEQUISLIFE . . .
Tahapannya keluar persis pd saat kita butuh dana utk biaya masuk TK, SD, SMP, SMA, dan KULIAH (bahkan sampai S3)
\" HIDUP MEMANG PENUH DGN KETIDAKPASTIAN . . .
SEQUISLIFE memberi KEPASTIAN di tengah KETIDAKPASTIAN . . .\"
Ilustrasi bisa via email dulu, cukup kirimkan nama lengkap & tgl lahir Anda
> > Call / SMS : 0813 4888 9088 (Djoko Poniman)
>> E-mail : djoko_fu@yahoo.com atau sql47611@sequisfriend.com
> > Facebook : Sequis Friend
> > Twitter : @dezocco
Kamis, 28 Januari 2010 13:59 WIB
salut, semakin menguatkan artikel yang saya tulis di situs www.sentralternak.com dengan judul \"Kembalilah \'teman\' peternakan masih menjanjikan\". semangat....
16 Januari 2010 12:59 WIB
Ass. wr. wb.
Saya mohon bimbingan bagaimana caranya biar sukses usaha dibidang ternak kambing? kebetulan saya sudah mulai melakukannya walau cuma modal sedikit sekitar +/- Rp. 5.000.000,- dan bagaimana cara memberi makanannya.
Terima kasih.
Wassalam,
Senin, 04 Januari 2010 00:39 WIB
Thanks Y..
http://WWW.JUALSOUVENIR.COM