
Peluang Usaha
Bisnis Laundry
Oleh : majalahpengusaha.com
Senin, 23 Maret 2009 23:36 WIB
.
Coba apa yang terpikir saat menyimak angka-angka di bawah ini? Di Jakarta yang berpenduduk sekitar 8 juta atau kurang-lebih 2 juta kepala keluarga, diprediksi hanya kurang dari 0,5 % yang terjamah jasa binatu. Pada 2007 ini, ditengarai angkanya baru sedikit meningkat dibandingkan angka tahun lalu yang diperkirakan sekitar 5.000 kepala keluarga.
Padahal, pergeseran gaya hidup serta tuntutan kebutuhan ekonomi menyebabkan sebagaian besar penghuni Jakarta menjadi keluarga super sibuk. Hampir semua anggota keluarga, baik suami maupun istri dituntut memiliki mobilitas tinggi dan menghabiskan sebagian besar waktunya pada aktifitas di luar rumah. Hal itu tidak ayal menyebabkan beberapa urusan di dalam rumah kurang menjadi perhatian karena setelah lelah seharian bekerja yang terpikir sesampai di rumah adalah istirahat. Pekerjaan mencuci dan menyetrika baju misalnya, kerap kali menjadi urusan yang merepotkan sehingga butuh bantuan orang lain sebab mau tidak mau penampilan yang bersih dan trendy diperlukan untuk mendukung setiap kegiatan.
Maka tidak salah apabila
laundry merupakan salah satu bisnis jasa yang pasti akan terus berkembang. Tidak hanya di Jakarta, di kota-kota besar lainnya pun, pasarnya cukup menggiurkan. Di Jogjakarta yang tercatat memiliki 300.000 mahasiswa dan pelajar, konon bisa menghasilkan perputaran omset tidak kurang dari Rp 1,5 miliar per bulan. Dan ini hanya dinikmati 300-an laundry. Secara garis besar, saat ini berkembang dua jenis binatu berdasarkan model penghitungan biaya. Yang terlebih dahulu ada yakni berdasarkan jumlah pakaian per potong, kemudian menyusul model laundry dengan mengitung berat cucian atau laundry kiloan yang belakangan mulai marak.
Fenomena yang disebut terakhir ini cukup menarik. Sekarang bayangkan saja, misalkan 10% dari 2 juta keluarga di Jakarta dengan rata-rata terdiri 4 orang anggota bisa tergarap maka sama artinya terdapat 800.000 orang minta dilayani. Apabila setiap hari masing-masing mempunyai pakaian kotor sebanyak 1,5 kg pakaian berarti 1.200 ton siap dicuci. Itu baru sejumlah konsumen dari keluarga dan belum menghitung pangsa pasar lain seperti jutaan kamar penginapan dan hotel, masih ditambah restoran dan lain-lain. Bisa dipastikan omset yang mampu diraup mencapai triliunan rupiah per bulan!
Peluang menggiurkan itulah yang ditangkap para pengusaha sehingga banyak binatu baru mulai bermunculan. Contohnya Fasolia Winda dan Litha Aprilyanti yang bekerja sama mendirikan Umi Klin. Meski baru beroperasi mulai 1 Maret 2007 tetapi bisnisnya mulai dirintis sejak bulan Januari dengan mengusung konsep laundry kiloan. Bermarkas di kompleks perumahan di kawasan Bekasi maka pasar utama yang dibidik tidak lain adalah para keluarga yang menjadi penghuni perumahan.
Mengaku tidak mau membuka usaha asal jadi Winda melakukan berbagai persiapan, di antaranya survei
laundry kiloan sejenis yang telah lebih dahulu ada. Menariknya jebolan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya itu menerapkan strategi yang agak berbeda untuk pengembangan usaha. Ia mengamati bisnis laundry pada umumnya mengoperasikan usahanya dulu baru disusul pembukaan agen-agen, sehingga perkembangannya lebih lambat. “Dari awal saya berkesimpulan kalau saya berdiri tanpa bantuan dari mitra-mitra, perkembangannya akan lambat sekali. Maka sebelum jalan, saya berusaha menghubungi orang-orang yang bersedia menjadi agen,” ungkap mantan aktifis bidang pendekatan personal itu.
Sehingga sejak awal buka, dikatakan, sudah terdapat 15 agen dan sekarang telah menjadi sekitar dua puluhan orang. Uniknya mereka ternyata bergabung tidak semata-mata gratis tetapi dibebani biaya stater pack spanduk maupun brosur. Sebab bukan hanya sebagai tempat transit, agen dituntut aktif pula melakukan penawaran jasa ini di wilayah tertentu termasuk menawarkan bentuk kerja sama ke rumah-rumah sakit, misalnya Besarnya biaya kemitraan tidak sama, tetapi tergantung bargain poweryang disesuaikan kondisi perusahaan. Artinya semakin banyak jumlah agen yang terdaftar, nilai rupiahnya juga semakin tinggi. “Biaya itu sekaligus berfungsi sebagai motivator,” imbuhnya.
Dengan mengandalkan kekuatan jaringan seperti itu Winda serta Litha bisa berbangga karena keduanya hanya membutuhkan waktu dua minggu untuk memenuhi target mencuci 110 kg per hari. Sedangkan pada laundry yang memakai strategi konvensional dibutuhkan setahun lebih untuk bisa mencapai target 100 kg lebih per hari. Dengan modal investasi sekitar Rp 40 juta dan cukup 3 unit mesin cuci masing-masing dapat beroperasi 5 kali dalam sehari, pada bulan pertama sudah mampu menghasilkan pemasukan sekitar Rp 15 juta.
Agar jasa yang ditawarkan mudah diterima oleh konsumen dua wanita kelahiran Sumatera Selatan ini berusaha membuat berbagai variasi yang fleksibel. Di samping layanan standar cuci plus setrika dengan tarif murah Rp 5.500,00 per kilo, mereka juga menawarkan paket jasa setrika pakaian dengan biaya Rp 3 ribu. Umi Klin bahkan mempunyai program sistem out source, pelanggan boleh mencuci sendiri pakaian kotor mereka dengan biaya Rp 3 ribu tiap setengah jam, atau sama dengan Rp 6 ribu per jam. Ada juga paket hemat keluarga dengan biaya sebesar Rp 250 ribu per bulan yang bisa dibayarkan setelah menerima gaji bulanan serta layanan antar-jemput maupun pilihan bagi konsumen apakah pakaian tersebut hendak dilipat ataukah digantung.
Melihat prospek usaha yang cukup cerah istri Allan Demon itu juga sudah melirik kemungkinan kerja sama waralaba walaupun belum genap berusia setengah tahun. Disebutkan saat ini meskipun belum terdapat penawaran resmi namun paling tidak sebanyak 8 calon franchisee menyatakan berminat, dua di antaranya dari Bogor serta Bangka-Belitung. “Pada dasarnya untuk bisnis laundry tidak terlalu terpengaruh lokasi. Kuncinya adalah kemampuan membentuk agen-agen di berbagai daerah. Saya tidak mau ada lebih dari satu agen di wilayah yang sama,” Winda mengungkapkan keyakinannya. Walau begitu diakui pula tingkat persaingan yang terjadi cukup tinggi sehingga mengatasinya harus dengan memperkuat kualitas pelayanan termasuk cara mendekati costumer dengan sikap keramah-tamahan.
Sikap optimis juga ditambahkan Litha karena melihat celah pasar lumayan lebar, yakni banyaknya keluarga sibuk, sementara mendapatkan pembantu rumah tangga yang bisa dipercaya gampang-gampang susah. “Keuntungan di Jakarta dibandingkan dengan kondisi di daerah, daya beli lebih tinggi dan kuantitas warganya lebih banyak,” tukasnya.
Analisa Bisnis Laundry Kiloan
Investasi usaha Rp 40.000.000,-
Penghasilan (Asumsi 100 kg cucian/hari) Rp 550.000,- X 30 hari Rp 16.500.000,-
Biaya operasional Rp 9.000.000,-
---------------------
Keuntungan bersih per bulan Rp 7.500.000,-
Kesimpulan: Investasi sudah kembali pada 6 bulan pertama
Disadur dari MajalahPengusaha.Com:
http://www.majalahpengusaha.com/content/view/79/30/1/1/
Untuk Bisnis Plan Laundry Kiloan bisa dilihat di:
http://kartikasari08.wordpress.com/2008/03/13/bisnis-plan-laundry-kiloan/
(AYE)
Selasa, 29 Juni 2010 15:44 WIB
Dear all,
Bagi yang sudah dan akan membuka bisnis laundry, saya dari Boemi-ku menawarkan kerjasama sebagai supplier detergent laundry. Alhamdulillah beberapa usaha Laundry kiloan di daerah Bekasi, Cikarang, dan Depok telah membuktikan daya bersih detergent-detergent kami.
Jika berminat, bisa menghubungi kami di:0817 9914 898.
Minggu, 20 Juni 2010 21:31 WIB
Saya bisa support utk kebutuhan hanger kawat dgn finishing selang plastik (straw) hanger sangat kuat dan jauh lebih murah, utk lebih jelas dapat hub 081511533033, thanks.
Selasa, 01 Juni 2010 12:24 WIB
Dear all,
LONDRI KILO menawarkan solusi bisnis laundry bagi Anda yang sibuk atau masih bekerja. Cukup sediakan tempat/lokasi yang strategis maka Anda langsung dapat mempunyai bisnis LONDRI KILO. Sangat mudah bukan? Info detail hubungi (021) 9161 5399
Rabu, 05 Mei 2010 01:50 WIB
salam kenal....salam sukses
sdh lama sy pengen buka usaha laundry, cuma kendala modal sampai saat ini blm terealisasi.
kira2 dgn modal brp min bisnis ini bs berjalan. TKS
Rabu, 05 Mei 2010 00:55 WIB
salam kenal....salam sukses
sdh lama sy pengen buka usaha laundry, cuma kendala modal sampai saat ini blm terealisasi.
kira2 dgn modal brp min bisnis ini bs berjalan.
24 April 2010 21:27 WIB
Apapun usahanya yang penting jalankan dengan penuh kesabaran, keuletan dan jangan lupa berdoa
Kamis, 22 April 2010 10:57 WIB
Salam sukses,saya berminat dengan bisnis laundry,kl boleh saya ingin membuka bisnis laundry tp dengan bantuan Anda,maklum saya masih awam.tlg anda kirim syarat dan modal yang paling murah yang harus saya keluarkan agar bisa membuka bisnis laundry dari anda.thanks
Jumat, 16 April 2010 20:28 WIB
Alhamdulillah, saya baru saja memulai bisnis laundry kiloan ini, insya Allah Industri yang menarik dan berniat buka cabang termasuk dengan pola kerjasama..
Rabu, 31 Maret 2010 10:39 WIB
bagus dah lama juga aku pengen buka tp sampai sekarang belum terealisasi. aku pengen buka di solo d sini pasarnya mahasiswa dan di sini 1 kg 2500. bagaimana agar loundry bisa berjalan???
Senin, 29 Maret 2010 20:10 WIB
Salam Sukses,
Untuk Info mengenai bisnis laundry & seputarnya silahkan klik: WWW.MESINLAUNDRY.COM
segera klik!!!
WWW.MESINLAUNDRY.COM
Semangat Sukses.
Senin, 29 Maret 2010 15:24 WIB
gimana caranya untuk ikut serta menjadi agen laundry kiloan?
Selasa, 16 Maret 2010 11:57 WIB
saya punya keinginan untuk memiliki bisnis laundry, proposal dan penghitungannya sudah saya buat. hanya saja saat ini masih belum terealisasikan dengan baik....
Maklum masih kuliah
Minggu, 14 Maret 2010 01:05 WIB
gimana dengan sumatera barat khusus nya bukittingi
Rabu, 10 Maret 2010 12:22 WIB
wah.... hebat juga.
jika ingin membeli alat mesin laundry, rumah disekitar SOLO
dimana kota terdekat jual alat tersebut?.Mohon petunjuk di email/blog saya. tanks.
Kamis, 04 Maret 2010 12:48 WIB
Aku pengin bisnis loundry, sekarang aku bisnis studio foto & video. ayoooooooooo siapa yg mau nukah hubungi kami
KAISAR STUDIO , 081 777 1317, 021 3777 1317
Salam
Kamis, 25 Februari 2010 11:35 WIB
survey membuktikan, 80% lelaki mengalami ejakulasi dini ,berarti 80% wanita tidak pernah orgasme,
persoalan tersebut membuat angka perceraian semakin tinggi, mau tahu solusinya,
klik www.abeindo.com/?id=rudy atau call saya di 081328111127 alamat rumah perum mayang prtama blok h3.no.10 bekasi
13 Februari 2010 18:56 WIB
luar biasa, sudah lama saya ingin memulai bisnis ini lagi-lagi ketakutan memulai. modal sih ada lokasi rumah di dalam komplek perumahan. di sekitar kampung ( dekat perumahan saya ) sudah banyak bermunculan bisnis ini dan saya perhatikan setiap kali melintas di disitu kog tidak ada mesin cuci yang beroperasi/ mati , ini yang membuat saya menjadi ragu.
Minggu, 07 Februari 2010 15:36 WIB
”BE PREPARED FOR RAINY DAYS”
Sudahkah anda Meng-asuransikan Jiwa & Kesehatan Anda ?
Jika mendadak Anda atau salahsatu anggota Keluarga Anda harus dirawat di RS? Jika terkena penyakit kritis ?
Dapat kartu berobat S.O.S International . . . (bisa digunakan berobat ke luar negeri)
Sudahkah Anda menyiapkan Dana Pendidikan Anak-anak Kesayangan Anda ?
Apakah Anda sudah punya Dana yg aman utk HARI TUA Anda ?
SEQUISLIFE jawabnya . . .
Di SEQUISLIFE premi tdk melulu harus 10 tahun
Di SEQUISLIFE tertanggung dilindungi sampai usia 75thn (yg lain cuma sampai usia 65)
Di SEQUISLIFE dilindungi dari 36 penyakit kritis (yg lain cuma 34 penyakit kritis)
SEQUISLIFE tidak melulu mengajak nasabah untuk berinvestasi...
Kami juga memiliki berbagai produk tradisional yg \"pasti-pasti\" aja.. tanpa terpengaruh inflasi / investasi yg naik turun
SEQUISLIFE siap memberikan kebutuhan personal yg paling sesuai utk pribadi Anda
Karena Anda adalah pribadi yg ISTIMEWA karena memperhatikan masa depan Anda & Keluarga
Sayang kan . . . . .
Jika Anak kesayangan Anda memiliki potensi ke Perguruan Terbaik, tp dana tdk mencukupi karena mahalnya biaya
Ada rancangan biaya pendidikan utk Anak juga di SEQUISLIFE . . .
Tahapannya keluar persis pd saat kita butuh dana utk biaya masuk TK, SD, SMP, SMA, dan KULIAH (bahkan sampai S3)
\" HIDUP MEMANG PENUH DGN KETIDAKPASTIAN . . .
SEQUISLIFE memberi KEPASTIAN di tengah KETIDAKPASTIAN . . .\"
Ilustrasi bisa via email dulu, cukup kirimkan nama lengkap & tgl lahir Anda
> > Call / SMS : 0813 4888 9088 (Djoko Poniman)
>> E-mail : djoko_fu@yahoo.com atau sql47611@sequisfriend.com
> > Facebook : Sequis Friend
> > Twitter : @dezocco
Selasa, 02 Februari 2010 09:38 WIB
Info untuk kalian lagi ada perusahaan yang mau jual mesin laundry dan peralatan lainnya (bekas) bagus untuk yang mau buka baru untuk meminimalisasi biaya modal
Minggu, 24 Januari 2010 07:49 WIB
saya baru mau mulai bisnis loundry tolong bagaimana cara me managemen yg baik dan sederhana, mesin yang dipergunakan,berapa persen untuk agen kalau membuka agen ditempat lain terimakasih tolong dikirm ke email saya