Image Not Found

Category Page: Kolom Opini

Catatan Presiden TDA 6.0 (22 Juli 2019)

Tentang Simbol Kolaboraksi dan Waqaf tanah di Lamongan Ada dua peristiwa minggu lalu yang menjadi topik ‘Catatan Presiden TDA’ kali ini. Pertama, Dirmarkom TDA 6.0 Cak Rawi Wahyudiono akhirnya resmi merilis simbol baru TDA 6.0 dg narasi KolaborAksi. Menggantikan narasi TDA 5.1 yang mengangkat tema Scale Up. Simbol baru ini terpilih dari kompetisi pembuatan simbol

Kuliah WA TDA Bali : KolaborAksi Untuk Negeri

KolaborAksi Untuk Negeri Materi KulWA TDA Bali Oleh : Donny Kris Puriyono Presiden TDA 6.0 Ditulis ulang oleh : Roskar #KolaborAksiUntukNegeri Adalah Tema TDA Periode 6.0 Kita ambil tema : KolaborAksi untuk memperbesar kapasitas kita, kita perlu kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjadi pemenang. Berangkat dari pengalaman pribadi saya, saya membangun bisnis pertama saya di

Catatan Presiden TDA 6.0

Acara semalam. Nge-teh bareng @tdajogja.official . Dihadiri member2 TDA Jogja yg sebagian besar anak2 muda. Banyak pengusaha IT Startup di TDA Jogja ini. Ada yg bertanya, apa saran saya untuk pengusaha2 muda saat ini? Saya jawab: jangan belajar dari pengusaha tua, pengusaha senior yg konvensional. Yg pakai cara oldschool. Temukan cara sendiri yg keren dan

2016 dan Customer Intimacy

Selamat Tahun Baru 2016, semoga kita semua bisa memanfaatkan tahun ini dengan gemilang untuk kesuksesan dunia dan akhirat. Bagaimana hasil evaluasi bisnis Anda di tahun 2015? Bagaimana target dan strategi Anda di tahun 2016? Bagaimana dengan visi bisnis jangka panjang Anda? Kata para guru bisnis dunia, cara terus mengembangkan visi, adalah dengan berdiri di tepi

Pemimpin yang Menghasilkan

Dalam beragam kesempatan bertemu dengan teman-teman pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), selalu saja muncul pertanyaan, bagaimana supaya dapat karyawan yang bagus. Padahal mereka sudah memimpikan usahanya dijalankan oleh orang-orang bagus ini, sementara sang owner bisa jalan-jalan. Mendengar pertanyaan di atas, saya biasanya balik bertanya, “Usahamu apa sudah menghasilkan cukup besar ? Lha kalau tidak

Untung dan Selamat – 1 Dekade TDA

Tanggal 22 Januari 2016, usia Komunitas Tangan Di Atas (TDA) genap 10 tahun. Selamat untuk Komunitas TDA, satu dekade sudah komunitas tercinta kita ini mewarnai Indonesia. TDA, kala itu didirikan oleh anak-anak muda dan sebagian besar anggotanya juga berisi kaum muda. Iya anak-anak muda yang penuh dengan semangat untuk bertumbuh, berani mencoba dan tentu punya

Kami Bukanlah Siapa-siapa, Hanya Pejuang dan Pelayan

Ketika perwakilan Badan Musyawarah TDA Tangerang Raya, di suatu pagi berkunjung ke kantor saya. Sambil menyerahkan surat pengangkatan sebagai Ketua TDA Tangerang Raya periode 4, saya sedikit shock dan dan tercenung. Ada apakah ini? Mereka menyerahkan SK sambil memberikan amanat kepada saya untuk mengemudikan arah komunitas wirausaha TDA Tangerang Raya, salah satu bagian wilayah komunitas

Bisnis High Rise Building (HRB)

Berbicara mengenai industri properti dan ratusan bisnis turunan nya, kita akan dihadapkan kepada salah satu entitas paling utama, paling terbatas menurut sifat ketersediaan nya, dan paling di esensial di dalam sumber kehidupan manusia, TANAH. Bumi memang diciptakan oleh Tuhan YME sebagai salah satu sumber kehidupan makhluk hidup, manusia diciptakan daripada sari pati tanah, berikut makhluk

Mengapa Bangkrut?

Saya pernah mengalami kebangkrutan dalam menjalankan bisnis, dan itu sangat menyiksa. Setiap pebisnis punya penyebab sendiri mengapa bisnisnya bangkrut. Termasuk saya juga berusaha memahami apa penyebab bangkrutnya bisnis saya. Menurut perenungan saya, setidaknya ada tiga penyebab. Pertama, saya fokus pada ekspektasi bukan supervisi. Apa maksudnya? Saya punya tim yang saya anggap hebat dilihat dari berbagai

Anak Muda, Bisnis dan Kemajuan Politik sebuah Bangsa

Malam ini adik saya menghubungi Saya via WA. Sebagai panitia seminar, beliau minta saran tentang sebuah tema besar : sustainable development sebuah negeri. Topiknya dikhususkan pada peran bisnis anak muda dalam memajukan kondisi politik sebuah bangsa. Sambil saya menjawab pertanyaan adik Saya, tidak ada salahnya jika Saya menuliskannya di sini. Sehingga bisa dinikmati oleh semuanya.