Image Not Found

Category Page: Peluang Usaha

Memilih Taksi di Stasiun (Kisah Brand dan Rasa Aman)

Pagi itu, saya dan istri baru tiba di stasiun Senen setelah melakukan perjalanan yang cukup panjang dari Semarang. Dan ini memang benar-benar pagi, karena jam baru menunjukkan pukul 3.44 WIB. Dan “konflik” yang biasa terjadi kalau keluar stasiun setelah perjalanan jauh (terutama kalau sampainya dini hari seperti ini) adalah masalah memilih kendaraan untuk pulang. Bukan

Kendali

Ketika Pemimpin memperlihatkan emosi positif, maka orang-orang yang dipimpinnya juga akan merasakan emosi yang positif. Demikian juga apabila sang Pemimpin memperlihatkan yang sebaliknya. Emosi Pemimpin akan menjadi emosi kolektif orang-orang yang dipimpinnya. Maka Pemimpin hebat konon adalah mereka yang memiliki kendali diri yang luar biasa, sehingga tidak akan sembarangan mengumbar emosi negatif, misalnya kemarahan, di

W A K T U

Bayangkan, setiap hari, setiap jam 00.00, Tuhan melakukan transfer waktu sejumlah 86.400 detik ke dalam rekening kehidupan kita masing-masing untuk bisa kita gunakan, semau kita. Kita boleh memakainya untuk keperluan apa saja. Bahkan, kita boleh juga tidak menggunakannya. Dipakai atau tidak, rekening itu akan terus menipis jumlahnya, dan habis pada pukul 00.00. Tapi jangan khawatir. 

Menjadi Sapi Ungu Tidaklah Cukup Lagi

Saya memulai tulisan dengan mengutip kalimat dari Sun Tzu, seorang ahli strategi perang klasik dari China, yakni: “Hal yang sulit dalam serangan adalah menentukan jalan terdekat dari rute yang berliku dan mengubah posisi yang buruk menjadi menguntungkan.” Dunia bisnis yang tak lepas dari persaingan dan perjuangan untuk memenangkan hati dan pilihan pelanggan supaya membeli dan

Bisnis Adalah Seni

Jika kita melihat sebuah karya seni, maka kita bisa melihat mengapa karya tersebut bernilai jual tinggi. Kita juga bisa melihat apa makna atau arti dari sebuah seni tersebut. Sebuah seni terkadang subjektif diartikan oleh masing-masing orang, bahkan sang seniman sendiri pun mungkin memiliki tujuan yang subjektif pula yang hanya dia yang tahu apa artinya. Bisnis

Bagaimana Merekrut Seorang Manajer dalam Bisnis ?

Ketika seorang pebisnis memulai usaha, jebakan yang pertama terjadi adalah menjadi self employee, semua pekerjaan dilakukannya sendiri dan terjadi berlarut-larut karena belum mampu membangun tim. Jebakan kedua adalah ketika berhasil membangun tim, tim tersebut sangat terggantung pada kita dan sulit untuk mencari pengganti seorang manajer. Padahal perusahaan akan terus tumbuh ketika berhasil mencetak manajer-manajer yang

Topeng

Sebagai Pemimpin kita dituntut untuk selalu tampil sesuai harapan tim. Orang berharap bahwa Pemimpin tampil menjadi sosok “kuat”, yang selalu bisa menganalisis persoalan dengan tajam, dan membuat keputusan dengan cepat dan tegas. Namun hal ini dilematis. Pemimpin yang dianggap sangat kuat, kadang secara tidak sadar telah membangun tim yang lemah. Saya mengenal seorang eksekutif hebat

Rejeki Tak Disangka-sangka

Saya ingin mulai tulisan ini dengan satu pertanyaan penting buat kita semua. Berapa penghasilan kita dalam satu bulan? Silakan simpan angkanya dalam pikiran masing-masing. Kemudian, jawab juga pertanyaan berikutnya, yang saya anggap lebih penting. Dari sejumlah penghasilan itu, apa yang paling awal kita belanjakan? Menanyakan pertanyaan yang sama kepada banyak orang, menyebabkan saya menemukan banyak

Berani Berpikir Besar

Oleh : Rhenald Kasali Berani berpikir besar agaknya sudah lama hilang dari pelajaran kehidupan kita. Selama lebih dari 30 tahun, Indonesia telah dipimpin leadership yang pragmatis dan ditempa sistem pendidikan yang hanya bisa menjawab why, tapi miskin why not sekaligus how nya. Televisi hanya mampu menayangkan sinetron rebutan pacar atau warisan, gumbrang-gambreng anak muda yang

Be Humble

Suatu ketika di kesempatan saya presentasi di sebuah hotel berbintang di Kediri, Jawa Timur, kami mempresentasikan pekerjaan yg sedang ditenderkan. kebetulan hotel Grand Surya dimiliki oleh perusahaan rokok terbesar di Indonesia, Gudang Garam. Dari beberapa orang yang perlente di hadapan saya lalu tiba tiba ada seorang wanita muda seumuran saya yang sangat sederhana dengan telepon