Image Not Found

Category Page: Saran Ahli

Menentukan Bisnis Lebih dari 1 Pilihan ?

Bagaimana menentukan bisnis utama jika kita mempunyai banyak pilihan ? Pada umumnya seorang pengusaha baik pemula maupun yang sudah ahlipun mempunyai kemampuan lebih dalam melihat peluang bisnis yang ada dijumpainya. Pertanyaannya adalah bagaimana menentukan pilihan yang tepat ? Jawab: Banyak pengusaha pemula yang sudah membuat bisnis lebih dari satu, bisa 2 bahkan sampai 5 bisnis

Pelajaran Bertahan di Bisnis dari Life of Pi

Ada yang sudah nonton film Life of Pi? Bagi yang belum, cerita film ini tentang seorang remaja India bernama Pi yang hidup terombang-ambing di lautan dengan perahu darurat bersama seekor harimau Bengal. Kapalnya karam terhantam badai ganas, menewaskan kakak dan kedua orang tuanya dalam perjalanan mereka dari India menuju Kanada. Ayahnya adalah pengusaha kebun binatang

Patuh

Seorang pemimpin tentu berharap orang-orang yang dipimpinnya patuh. Namun kepatuhan yang seperti apa yang bisa diberikan oleh mereka yang dipimpin? Apakah kepatuhan yang dilakukan ditengah keterpaksaan? Kepatuhan ditengah ketakutan? Atau kepatuhan yang datang dari sebuah kerelaan? Ketika pabrik Malden Mills di Amerika Serikat terbakar habis, sang pemilik yang bernama Aaron Feuerstein memutuskan untuk tetap membayar

Kambing

Ayah saya adalah seorang pedagang kambing sejak tahun 70an. Barang dagangannya berasal dari berbagai kota di Jawa Tengah, seperti Wonosobo, Purworejo, Purbalingga, Banjarnegara, Banyumas dan Ajibarang. Sebagian kambing langsung dibawa ke pasar, dan sisanya dipelihara di rumah sambil menunggu pembeli. Ketika saya baru berusia 6 – 7 tahun, ayah sudah mulai mengajarkan prinsip-prinsip kehidupan dengan

Belajar Social Responsibility Marketing dari Perusahaan Besar

Sebagai pelaku UKM kita harus belajar banyak dan mencontoh dari perusahaan besar di dunia maupun di Indonesia. Mereka dapat sukses karena menerapkan strategi dan kegiatan-kegiatan marketing yang baik. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dalam marketing adalah melalui kegiatan “Social Responsibilty Marketing”. Kegiatan marketing ini bisa dikatakan bagian dari kegiatan dan program CSR (Corporate Social

Bertemanlah dengan yang Pintar

‘Wi, kamu kurang ajar ya sekarang!’ kata seorang temen. ‘Lho kenapa Pak?’ Tanyaku sambil garuk-garuk kepala. ‘Dulu kamu masih utak-atik obeng lha kok sekarang malah punya anak buah!’ katanya sambil melotot. ‘Dulu kamu masih teknisi dan aku udah manager, eh sekarang kamu malah udah jadi owner perusahaan’ katanya sambil pasang muka asem. ‘He he he

Mulailah dari Apa yang Ada

Mungkin banyak pertanyaan, usaha apa yang harus saya mulai? Atau modal saya gak cukup untuk memulai usaha. Dan berbagai pertanyaan sehingga membuat orang tidak memulai usahanya. Ini yang menjadi salah satu hambatan utama untuk memulai usaha. Seperti judul di atas, mulailah dari apa yang ada, dari apa yang kamu punya. Jika anda tidak memiliki uang,

Grab Your Business with Balance Scorecard

Bagaimana mengendalikan bisnis anda yang sedang tumbuh dengan satu lembar kertas kerja? Seperti dikutip dalam buku Balance Score Card karangan Robert Kaplan dan David Norton. Bayangkan anda memasuki kokpit. Sebuah pesawat jet terbang modern dan melihat hanya ada satu instrumen di sana. Bagaimana perasaan Anda saat menaiki pesawat terbang tersebut. Sebuah bisnis Balance score card

Pembawa Pesan

Banyak orang yang mendambakan untuk dipimpin oleh pemimpin yang berpengetahuan tinggi. Sebagian orang mungkin lebih menginginkan pemimpin yang bermoral. Dan, ada juga orang yang senang jika bisa memiliki pemimpin yang memiliki fisik yang baik. Namun segala kelebihan tadi akan menjadi sia-sia, apabila sang pemimpin tidak dapat menyampaikan pesan yang jelas kepada yang dipimpin. Tahun-tahun menjelang

Kepiting

Di sebuah keranjang milik seorang nelayan penangkap kepiting. Ada 8 ekor kepiting. Terlihat kepiting-kepiting itu saling menindih. Satu dua ekor mencoba untuk naik ke bibir keranjang dengan cara memanjat dindingnya. Setapak demi setapak, sampai menjelang akhir pendakian. Kepiting yang nyaris bebas keluar kandang itu jatuh terjengkang, dan masuk kembali ke dalam keranjang. Capit-capit kepiting lain