Image Not Found

Category Page: Saran Ahli

Inner Power

Guru pertama bagi setiap manusia adalah ibu, dan pelajaran pertama yang kita pelajari dari ibu kita masing-masing adalah kasih sayang. Rasa haus, lapar, sakit, gatal atau apapun, hanya disikapi oleh bayi-bayi mungil dengan menangis. Dan setiap ibu paham, apa arti tangis bayi mereka. Keteduhan kasih sayangnya, mengubah tangis jadi senyuman. Sayangnya, semakin bertambahnya waktu, pelajaran

Membangun Bisnis dengan Kebiasaan

Beberapa waktu lalu saya berinisiatif untuk merapikan buku-buku yang tersusun agak sembarangan dalam lemari buku di rumah, kembali mengelompokkan buku berdasar kategorinya, yakni buku bisnis atau entrepreneurship, sales dan marketing, pengembangan diri, agama dan klasifikasi kategori lain-lain. Beberapa hal yang menarik adalah, melihat buku jadul “Berpikir dan Berjiwa Besar” karya David J Schwartz, buku ini

Tongue Interconnection

Newsweek  dalam salah satu laporannya menggambarkan fenomena yang cukup menarik untuk dicermati. Perusahaan-perusahaan besar kelas dunia, sudah mulai berpaling dalam hal memberikan pelatihan kepada karyawannya. Pelatihan yang semula ditekankan pada kemampuan leadership menjadi peningkatan pengendalian diri. Mereka tidak lagi mengundang Anthony Robbins, tetapi malah meminta Dalai Lama dan agamawan lainnya untuk mengajarkan self control,  yoga

Team Work Makes the Dream Works

Soichiro Honda yang punya keahlian mesin dan seorang inventor, sang penemu dengan mimpi-mimpi besarnya, pada akhirnya harus mencari partner yang ahli dalam hal pengelolaan perusahaan alias seorang administrator yaitu Takeo Fujisawa. Karena sadar perusahaanya yang berantakan, tidak akan berhasil tanpa pengelolaan yang baik dari seorang yang ahli. Selalu ada tantangan, tetapi jangan sampai kendala dan

Nasehat Bisnis dari Manusia Agung

Pertama saya ucapkan selamat menunaikan ibadah di bulan Ramadhan ini untuk teman-teman yang menjalankannya, dan semoga kita menjadi manusia yang semakin berkualitas dan memberi manfaat. Selama ini kita, terutama saya pribadi banyak belajar dan membahas pengetahuan entrepreneurship dari sumber-sumber yang sebagian besar berasal dari dunia terkini, yang umumnya para pelakunya dari dunia barat. Karena memang

Bagaimana Membangun Budaya Servis?

Ketika suatu bisnis ditargetkan untuk konsumen kelas atas, biasanya nilai tambah yang diberikan adalah servis kepada konsumen. Beberapa atribut servis yang ditambahkan kepada produk seperti konsultasi mengenai produk, informasi tambahan, sapa salam, dan lain-lain merupakan usaha untuk menciptakan nilai tambah. Contoh nilai tambah di atas belum tentu membutuhkan biaya yang besar, bahkan bisa jadi mendekati

Senyum

Suatu hari, seorang teman yang sedang merintis karir di bidang training bercerita pada saya. Ia merasa kesulitan memenuhi permintaan sebuah perusahaan event organizer, yang menginginkan foto dirinya. Untuk pakaian, tidak ada syarat khusus. Juga untuk urusan make up. Foto itu jadi sulit dibuat, karena foto yang diminta adalah foto dirinya sedang tersenyum. Dan bagi teman

Modal Utama Tiga DE

Kebanyakan orang beranggapan bahwa uang adalah modal utama untuk menjalankan usaha, bahkan kelihatanya uang juga yang dianggap sebagi penghambat utama orang tidak berani memulai usaha. Padahal kalau kita dikasih uang 1 Milyar rupiah dan dipersilakan digunakan untuk berbisnis dan keperluan lainnya, maka sebagian besar dari kita akan langsung bingung, “Bisnis apa ya?” Karena kelamaan mikir

Meningkatkan Nilai Produk dengan Servis

Beberapa dari kita mungkin ada yang pernah membeli kopi kiloan di pasar tradisional, sebutlah misalnya harganya Rp. 3000 per 100 gram, kemudian bila kopi tersebut d giling dan dipacking ke dalam kemasan yang lebih menarik harga per 50 g nya menjadi 10 ribu rupiah. Selanjutnya kopi tersebut diseduh dan dijual di warung kios yang menjual

G O N G

Pekan ini, berkaitan dengan kegiatan Social Entrepreneur Academy, saya sempatkan menemui seorang kawan penulis, yang namanya sudah saya kenal ketika masih duduk di SMA. Cerita-cerita petualangannya, yang secara rutin terbit di sebuah majalah remaja, sering kali mengilhami perjalanan saya ke berbagai tempat di tanah air. Namanya Heri Hendrayana Harris. Ia lebih dikenal dengan nama pena