Sebarkan berita baik ini

Salah satu yg menjadi konsen kami dalam program kerja BOD TDA 6.0 adalah brand TDA harus mekin melejit. TDA sudah 13 tahun (waktu itu kami start di 2019), nama besarnya harus bergaung. Apalagi kita memiliki jumlah member yg boleh dikatakan sebagai komunitas enterpreneur terbesar di Indonesia. Yg pergerakannya real, dan data membernya jelas.

Kami ingin ada kebanggan sendiri saat member kita menyebut dirinya sebagai member TDA yg terkenal dengan berbagai value-valuenya. Seperti halnya kebanggaan member HIPMI, KADIN dan berbagai organisasi dan komunitas lain yang memang kredibel untuk itu. Bahkan kami berpikir, jika member TDA menyematkan logo TDA dalam kemasan produk yg dijualnya, customer akan berpikir bahwa ini adalah produk yg bisa dipercaya, karena label TDA yg berarti TRUST yang luar biasa dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, dengan makin dikenalnya TDA, kita akan punya bargaining yg besar dalam berbagai hal. Pemerintah sudah mulai “memperhatikan” kita. Bahkan di beberapa daerah dan wilayah, teman-teman begitu mudahnya menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah masing-masing menggunakan nama TDA.

Mei 2020 saat awal-awal pandemi, TDA bisa menyalurkan aspirasi langsung kepada Bu Lestari Moerdijat, Wakil ketua MPR. Dari beberapa poin yg kita suarakan, salah satunya adalah permintaan percepatan perijinan2 bagi kawan2 UMKM yg ingin pivot menyesuaikan model bisnisnya dengan new normal pandemi. Dan alhamdulilah ini ditanggapi dengan serius yg akhirnya sekitar 2-3 bulan setelah itu pemerintah benar-benar membuat aturan BPOM dan perijinan lainnya bisa lebih cepat lagi. (https://republika.co.id/berita/q9uax8423/wakil-ketua-mpr-berharap-umkm-bisa-segera-akses-bantuan)

Berbagai meeting, audiensi dll antara TDA dengan Pemerintah Pusat makin sering terjadi dalam 6 bulan terakhir ini. Salah satunya adalah beberapa kali TDA diminta langsung memberikan masukan-masukan riil di lapangan dalam beberapa kali meeting dengan Dewan Ketahanan Nasional terkait permasalahan dan solusi UMKM. Bahkan merekapun juga turun langsung ke lapangan untuk melihat bisnis-bisnis terdampak member TDA sebagai bahan masukan mereka kepada Presiden Jokowi. Bulan Desember kemarin, TDA-pun diundang dalam forum diskusi Denpasar Dua Belas : meramu jalan kebangkitan perekonomian bangsa 2021 bersama Bp Menteri perdagangan, para profesor pakar-pakar ekonomi dan pelaku industry besar di tanah air.

Apa yg kita lakukan untuk membesarkan brand TDA?
Ada 2 hal. Fokus membesarkan TDA di media eksternal dan media internal.

Media external. Sejak awal kami memulai TDA 6.0, berbagai kegiatan apapun tentang TDA harus diliput oleh media-media besar nasional. Hampir setiap bulan ada 1-3 berita tentang TDA di media-media nasional yg kredibel. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan TDA daerah dan wilayah, kami minta sejak awal untuk terus berkomunikasi dengan media-media lokal setempat. Brand TDA alhamdulilah terus melesat. Di tahun 2020, kita mendapat 4 award nasional bergengsi sekaligus.

Media internal. Kita perkuat TDA TV dengan target 1000 konten edukasi bisnis. TDA TV kita buat untuk mengatasi ketimpangan edukasi dan informasi bisnis antar member di berbagai wilayah. Ada banyak wilayah-wilayah TDA yang akses informasinya kurang bagus, yg jika mengandalkan seminar atau workshop offline akan kesulitan pada masalah biaya, nara sumber yg kredibel dsb. TDA TV hadir untuk itu, bisa diakses dimana saja dan kapan saja. Selain itu, saat nanti media TDA TV ini makin membesar, tentunya akan lebih mudah untuk turut membantu mempublikasikan bisnis2 member TDA sendiri.

Di penghujung kepengurusan TDA 6.0, ada satu program lagi tentang “MEDIA” yang akan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh member kita. Apa itu? Bersambung ke tulisan berikutnya …

Salam,
Donny Kris Puriyono
Presiden TDA 6.0 2019-2021.


Sebarkan berita baik ini