Sebarkan berita baik ini

Mari berkenalan dengan Coach Dr.Fahmi yang merupakan orang Indonesia pertama yang mendapatkan sertifikat International Total Leader Coach Certified, From LMI – J. meyer, Texas, USA). Pada salah satu episode Insight From Expert, beliau membahas mengenai kiat-kiat  survive dalam menjalankan bisnis kita selama masa pandemic ini yang kita semua ketahui bahwa dampak ekonominya adalah membawa berbagai negara menuju jurang resesi. Bisa dikatakan meskipun sekarang Indonesia masih selamat namun banyak ahli yang telah mengungkapkan bahwa Indonesia sudah di ambang resesi. Apa itu resesi ekonomi? Resesi merupakan penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Tentunya, penurunan ekonomi ini akan mempengaruhi seluruh aspek bisnis, terutama UMKM dengan segala keterbatasannya.

Pada saat ini diketahui bahwa sekitar 40 persen UMKM telah menutup usaha mereka dan 3,7 juta orang menganggur. Resesi mengakibatkan menurunya kekuatan bisnis masyarakat hal tersebut merupakan alasan utama mengapa bisnis  omset UMKM anjlok dan terpaksa tutup. Untuk mengatasi permasalah seperti ini hal hal yang perlu diperhatikan seperti melakukan inovasi dan menjual produk produk yang tepat guna pada masa seperti ini, tidak boleh bingung dan panik jangan hanya menjual barang barang atau servis yang dilakukan sebelum pandemi namun harus menyesuaikan dengan situasi dan pintar membaca situasi. Harus memiliki ketahanan lebih tidak boleh menyerah dan tetap bersemangat untuk berbisnis dan mencari peluang peluang baru. Bisnis lama yang telah kita bangun begitu lama tidak boleh ditinggalkan namun pada saat seperti ini perlu untuk mencari peluang peluang baru, prioritaskan hal hal yang memang menjadi tulang punggung bisnis seperti cash flow, pekerja, asset, pelanggan dll. Lakukan bisnis kalian dengan cara yang berbeda.Lakukan cara yang bisa menyesuaikan bisnis seperti perubahan marketing, distribusi dan operasional. Temukan cara yang dapat dipetik hasilnya setelah masa pandemi selesai, tabung  asset, kembangkan usaha, dan memelihara karyawan yang kita miliki sehingga usaha kita dapat melejit setelah pandemi. Selalu perhatikan apa yang pemerintah lakukan kepada UMKM, dan minta stimulus yang telah menjadi hak hak para pengusaha UMKM. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah harus untuk berpikir yang imaginatis tidak ada yang tidak mungkin, berpikir aneh dan sekreatif mungkin dan coba aplikasikan ide tersebut menjadi suatu yang nyata. Investasi pada semangat untuk selalu berjuang dan tidak menyerah, perubahan pola pikir untuk tidak menyerah menghadapi situasi seperti ini karena yang perlu diperhatikan bahwa pada masa seperti ini semua orang merasakan dampak menurunya ekonomi jadi tidak hanya satu orang saja yang merasakan namun semua merasakan. Jadi tidak hanya satu orang saja yang merasakan namun semua merasakan jadi jangan menyerah dan terus semangat untuk berbisnis dan mencari peluang peluang baru yang dapat dijalankan dan menambah cash flow usaha.

Perlu diperhatikan terdapat bergerakan kehidupan pada masa pandemi ini, ada empat perubahan besar yang di hasilkan yang pertama kehidupan yang berorientasi di rumah seperti bekerja di rumah sekolah dari rumah dll. Berikutnya memulai dari bottom of the pyramid seperti halnya pyramid maslow pada bagian bawah merupakan kebutuhan badan dan ketenangan mental serta keamanan dan kenyamanan jadi orang orang tidak lagi langsung melompat pada urutan paling atas yaitu aktualisasi diri namun mereka berlomba-lomba untuk memperkaya kebutuhan dasar. Ketiga merupakan dunia digital yang menjadi sarana utama orang orang untuk berkomunikasi dan bertemu dengan orang orang, dan terakhir adalah dengan jumlah korban jiwa yang di hasilkan oleh covid 19 semakin banyak hal tersebut mengakibatkan masyarakat yang lebih belas kasihan dan tidak tega kepada sesama. Perubahan perubahan seperti ini harus dapat dipahami dan dimengerti oleh para pengusaha UMKM sehingga dapat menjual atau menjalankan bisnis mereka dengan sesuai.


Sebarkan berita baik ini