In Arsip Kabar TDA,LIPUTAN MEDIA

Smart Way to Build Business – Startup Camp TDA Bekasi

20130927_100446Bagaimana rasanya jika wirausahawan pemula atau bahkan yang belum pernah bisnis sama sekali tertular VIRUS wirausaha dari 6 orang wirausahwan hebat sekaligus? Jawabannya adalah LUAR BIASA!  Selama 2 hari penuh acara Startup Camp yang diadakan oleh Komunitas Tangan di Atas Bekasi 5-6 Oktober 2013 lalu yang mengambil tempat di RM Samikuring Cikarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menampung keinginan member yang ingin mulai berbisnis tetapi masih galau dengan cara memulainya selain itu juga untuk menampung keingintahuan teman-teman yang sudah mempunyai bisnis tetapi masih bingung dalam proses perjalanannya

Pemateri pertama di hari pertama adalah Mustofa Romdloni. Mustofa adalah CEO & Founder PT. Zenith MS, PT. ABC Plastindo, selain itu juga pengarang buku Sederhana Tapi Dahsyat. Mustofa menerangkan pentingnya mempunyai mimpi dan mau berproses mewujudkan mimpi secara bertahap. Bisnis tidak bisa langsung besar, jadi perlu berjuang untuk membersarkannya.  Kuncinya adalah mempunyai alasan yang kuat, mempunyai dream book dan berkomunitas.

Setelah Mustofa,  Ato Sunarto memberikan materi yang tak kalah keren bahkan sukses membuat peserta tertawa karena cara penyampaiannya namun tetap tidak kehilangan esensinya. Materi yang dibawakannya adalah tentang Membuka usaha dengan jurus APH. APH merupakan singkatan dari Action, Pikir, Hitung.  Ato adalah seorang wirausahawan yang mempunyai beberapa usaha, seperti Kupat Tahu Bandung, Kursus Bahasa Inggris i-Tutor, property dan juga seorang trainer bisnis.

Masih menurut Ato sebaiknya dalam memulai usaha, gunakan otak kanan terlebih dahulu, karena membuat kita tak banyak pertimbangan, yang terpenting ACTION. Jadi, mulailah Start Small, Act Fast. Ato juga menekankan pentingnya Memiliki mentor usaha, berkomunitas dan berjejaring dan jangan lupa BERBAGI, the MORE YOU GIVE THE MORE YOU GET.

Setelah sholat dan makan siang bersama dengan hidangan yang lezat dari RM Samikuring para peserta nampak tidak sabar untuk mengikuti sesi selanjutnya. Adalah Wisnu Dewobroto seorang Dosen di Universitas Trisakti. Ia adalah praktisi di bidang bisnis manajemen, SEO Certified, Search Engine Marketing dan Lean ‘stuf’. Wisnu membawakan materi tentang Think Lean Startup. Saat ini usaha yang beliau jalankan antara lain Resto Sami Kuring, GM Valuta (money changer), Rekacipta Amerta dan masih banyak lagi.

Wisnu mengatakan bahwa kunci dari kewirausahaan adalah ‘CREATIVITY, INNOVATION AND VALUE’. Bertanyalah pada konsumen, tanya keinginan mereka bahkan bertanyalah bukan pada orang terdekat namun pada orang lain, sehingga bisa lebih objective dalam menilai. Dalam usaha, Business Plan saja tidak cukup tapi penting juga VALIDATED BUSINESS IDEA mengapa? Karena business plan hanya asumsi kita.

Hari kedua peserta belajar tentang membuat bisnis model, pentingnya pencatatan dalam usaha serta belajar bisnis online. Pemateri pertama adalah Erry owner sepatuwanita.com yang mengeluarkan merk Eltaft. Materi yang dibawakan adalah Bisnis Model Canvas. Menurut Erry dalam bisnis yang pertama harus hidup, berorientasi profit, berguru dengan orang pintar (profesional) dan kemudian membuat sistem. Fokuslah pada satu usaha terlebih dahulu dan buatlah brand yang mudah diingat oleh konsumen.

Pemateri selanjutnya adalah Alfarisi Fadjari, yang memberikan materi tentang pengenalan pembukuan dalam bisnis. Lelaki yang biasa disapa Ary menerangkan kegunaan melakukan pencatatan keuangan seperti mengetahui arus keluar masuk uang, mengetahui kesehatan keuangan usaha, mengetahui laba/ rugi usaha kita. “Prinsip pengelolan keuangan usaha menurut saya yang penting adalah memisahkan keuangan usaha dengan pribadi, karena banyak prakteknya dalam keuangan sebuah usaha keuangan menjadi satu. Itu yang akan menyulitkan nantinya. Ada tiga jenis pencatatan sederhana yaitu Jurnal arus kas harian, laporan laba/rugi dan juga neraca” papar Ary menjelaskan.

Materi  terakhir adalah tentang Marketing Melalui Internet bersama Dewanto Purnomo. Menjadi entrepreneur pada akhirnya akan membawa kita pada kebebasan waktu dan finansial.  Jadi jika anda telah memiliki kedua hal tersebut, maka anda telah menjadi seorang entrepreneur.  Bisnis itu tidak bisa dipelajari, tapi ditularkan. Jadi sering-seringlah berkumpul dengan wirausahawan, maka perlahan kita akan terpacu juga untuk menjadi wirausahawan. Ada 3 tingkatan Entrepreneur pedagang, franchise, Entreprenuer kelas 1 (jual, beli, bisnis).

Dewanto menekankan pentingnya memiliki bisnis online. Kita harus bisa membidik pasar online karena pengguna internet tahun 2012 ada 65 juta user, 2013 sekitar 100 juta user & lebih dari 100jt HP tersambung ke internet. Jadi jika kita serius ingin bisnis online, maka website, facebook dan twitter. ita bisa memulai bisnis online, bagaimana caranya? Dewanto memberikan langkahnya, yaitu : Temukan produk/ jasa, Temukan cerita, Gunakan resources online, Mulai dari kamar/ garasi dan Mulai sekarang juga.  Persis seperti apa yang di katakan Aa Gym, mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang!

Mimpi akan cepat tercapai jika ada role modelnya, itulah pesan Dewanto Purnomo. Beliau juga menekankan pentingnya bisnis yang sesuai passion, seperti apa yang disampaikan oleh Mustofa di hari pertama. Dewanto mengatakan jika bisnis terus keuntungan untuk sosial itu biasa, tapi jika bisnis one for one, misalnya setiap satu penjualan di sumbangkan untuk satu orang, itu lebih LUAR BIASA. Kalimat terakhir dari Dewanto “Dengan siapa kita berteman dan buku apa yang dibaca akan menentukan nasib kita 5 tahun mendatang”

Akhirnya berakhirlah acara Startup camp TDA Bekasi yang berlangsung 2 hari dan diikuti oleh 21 peserta ini. Antusiasme peserta, banyaknya pertanyaan, semangat berlipat ganda untuk memulai usaha menjadi satu niat yang utuh.

 

 

Susi Sukaesih, SMK Itaco Bekasi – Akademi Berbagi Bekasi – Siswa Wirausaha

@suzieicus @siswawirausaha @akberBKS

Suzieitaco.wordpress.com