In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Titik Balik

turningpoint4.pngSetiap pemimpin memahami satu hal: Perubahan adalah sesuatu yang pasti terjadi. Karenanya sekalipun mereka saat ini dalam posisi yang sulit, mereka percaya bahwa kondisi tersebut bukanlah sesuatu yang abadi. Sebuah titik balik, pasti akan terjadi.

Cara berpikir demikian dimiliki oleh setiap pemimpin. Tidak terkecuali para Jenderal pada saat Perang Dunia kedua berkecamuk di Eropa. Saat itu pasukan Nazi Jerman menunjukkan kedigdayaannya. Jerman telah menginvasi Eropa Barat dan menduduki Eropa dengan gerak cepat. Pasukan Sekutu yang berusaha memberikan perlawanan, hingga 1944 belum berhasil mengusir Jerman dari pendudukan.

Setelah 3 tahun memberikan tekanan melalui Russia, maka tidak bisa dielakkan, saatnya pasukan Sekutu membuat sebuah titik balik, dengan menyerbu langsung Eropa Barat melalui Normandia. Adalah Jenderal Dwight Eisenhower yang saat itu dipercaya memegang posisi sebagai Supreme Commander pasukan Sekutu.

Pasukan Sekutu menghadapi tantangan yang sangat serius: faktor cuaca. Melakukan pendaratan pada saat cuaca buruk dapat menghabisi sebagian besar pasukan Sekutu, bahkan sebelum mereka menginjakkan kaki di Normandia. Hal ini bisa menggagalkan keseluruhan skenario pengambil-alihan Eropa.

Namun, sebagai pemimpin, Jenderal Eisenhower paham, bahwa sebuah titik-balik harus dipersiapkan, dan sengaja diciptakan. Bukan sekedar ditunggu. Maka, berbagai persiapan sudah dilakukan jauh sebelum D-Day tanggal 6 Juni 1944. Termasuk menyabotase perangkat pengamatan cuaca Jerman, sehingga Sekutu punya keunggulan dalam informasi cuaca.

Maka penyerbuan Normandia yang bersejarah pun terjadi dalam cuaca yang berpihak pada Sekutu. Penaklukan Normandia, akhirnya benar menjadi titik balik. Dan dalam 10 bulan sejak penyerbuan Normandia, Jerman takluk pada Sekutu.

Sebagai pemimpin bisnis, kita juga sering dihadapkan pada situasi yang tidak berpihak pada kita. Dan kita berharap titik-balik terjadi. Pemimpin sejati tidak sekedar menunggu datangnya sebuah titik-balik. Namun melakukan berbagai persiapan, supaya titik-balik yang diharapkan tadi benar terjadi.

Karena situasi pasti akan berubah. Apapun perubahan itu. Apakah perubahan yang akan terjadi nanti membuat situasi kita menjadi lebih baik atau lebih buruk, keduanya bisa terjadi. Dan kendali ada ditangan kita sebagai pemimpin. Kita yang harus membuat inisiatif terjadinya titik-balik.

Jadi jika hari ini situasi bisnis tidak sesuai dengan harapan. Sebagai pemimpin, apa yang akan kita lakukan untuk menciptakan sebuah titik-balik?

 

Fauzi Rachmanto
Presiden TDA
@fauzirachmanto