In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Patuh

Fauzi Rachmanto

Fauzi Rachmanto
Presiden TDA

Seorang pemimpin tentu berharap orang-orang yang dipimpinnya patuh. Namun kepatuhan yang seperti apa yang bisa diberikan oleh mereka yang dipimpin? Apakah kepatuhan yang dilakukan ditengah keterpaksaan? Kepatuhan ditengah ketakutan? Atau kepatuhan yang datang dari sebuah kerelaan?

Ketika pabrik Malden Mills di Amerika Serikat terbakar habis, sang pemilik yang bernama Aaron Feuerstein memutuskan untuk tetap membayar penuh gaji 3000 karyawannya. Sebuah langkah yang dipandang “bodoh” oleh para analis keuangan di Wallstreet.

Apa yang diperoleh Feuerstein dari tindakannya tersebut? Tentu bukan profit instan didepan mata. Namun justru sesuatu yang jauh lebih berharga. Yaitu kerelaan total dari para karyawannya. Bahkan, konon tanpa diminta, karyawan Malden Mills ikut bahu membahu membangun kembali pabrik mereka dengan penuh kecintaan.

 

Sebuah hal yang tidak lazim di perusahaan-perusahaan kelas dunia sekalipun. Bagaimana karyawan bisa total mendukung pemilik usaha. Kepatuhan yang datang bukan karena takut pada sang Pemimpin, namun karena rela melakukan hal tersebut.

Kalau seorang pemimpin hanya mengandalkan “ketakutan” para karyawan agar patuh terhadap apa yang ia telah putuskan, maka kepatuhan demikian akan cepat lenyap. Kepatuhan jenis seperti itu hanya ada ketika sang pemimpin masih memegang kewenangan.

Namun sebuah kepatuhan total yang didorong oleh keterikatan perasaan karena melihat niat baik sang pemimpin, tentu akan hadir jauh lebih kuat. Yang dipimpin akan mengikuti apa yang dikatakan sang Pemimpin karena melihat niat baiknya, bukan karena kewenangan yang dimilikinya.

Tentu loyalitas yang demikian tidak bisa serta merta diperoleh sang Pemimpin. Kepatuhan demikian tentu saja harus “dibeli”. Sang Pemimpin harus terlebih dahulu memperlihatkan niat baiknya. Dan ketika niat baik tersebut berhasil menyentuh hati mereka yang dipimpin. Sebuah kepatuhan yang muncul dari kerelaan, akan ditunjukkan dengan penuh rasa cinta.

 

Fauzi Rachmanto
Presiden TDA
@fauzirachmanto