In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Yudi

Zainal Abidin

Jay Teroris
Direktur Pengawasan dan Kepatuhan TDA

‘Kalau kau tak berani tinggalkan kandang, tak kan kau rasakan rumput segar nan hijau di luar sana!’ Pesan seekor raja kambing kepada anaknya menjelang berangkat ke Rumah Pemotongan Hewan’

2008 adalah saat saya pertama kali jumpa dengannya. Ia pernah jadi reporter dan baru beberapa bulan jadi script writer di sebuah radio terkenal di Jakarta. Pertemuannya juga tidak biasa, di suatu pagi menjelang Shubuh, di markas radio tersebut. Sudah 3 tahun berjalan saya jadi nara sumber di sana.

Awalnya hanya perkenalan biasa. Tapi, selanjutnya menjadi rutinitas dengan berbagai topik diskusi. Dan topik paling menarik adalah saat kami bicara soal masa depan. Tepatnya soal masa depannya.

Awalnya adalah pertanyaan sederhana. Saya bertanya soal cita-citanya. Soal keinginannya, 5 atau 10 tahun ke depan. Dia ingin punya karir yang bagus. Setidaknya bisa duduk di kursi tertinggi di tempatnya bekerja. Masih masuk akal untuk usianya yang masih muda.

Saya pun membuat step by step untuk perjalanan karirnya. Dari posisinya saat itu, paling tidak ada 4 atau 5 level jabatan yang harus ia lalui untuk sampai di puncak. Dan itu membutuhkan daya tahan dan waktu  yang tidak instan. Apalagi untuk posisi puncak yang butuh kepercayaan penuh dari pemilik perusahaan. Diskusi pagi itu ditutup dengan satu pertanyaan yang butuh pertimbangan matang untuk menjawabnya. Dia ingin jabatannya atau penghasilannya?

Beberapa pekan tidak jumpa, sampai pada suatu pagi, dia menemui saya dengan jawaban pasti. Dia ingin penghasilannya. Jawaban itu sudah cukup bagi saya untuk memberi saran, agar dia membuat tapak jalur baru sambil pelan-pelan melupakan jalur lama yang sudah bertahun-tahun dia buat!

Sebuah pilihan berat. Lebih berat lagi menjalaninya. Dan dia konsisten dengan apa yang dipilihnya. Sampai di awal tahun 2013 dia mengambil keputusan terbesar dalam hidupnya. Resign.

Putus asa dengan karirnya? Tidak. Dalam 5 tahun ia sudah 2 kali naik level. Gajinya sudah berlipat dua. Tapi keputusannya sudah bulat. Tak bisa lagi ditahan. Mau tahu alasannya?

Lima tahun yang lalu dia membuat jalur baru sebagai agen dari sebuah perusahaan asuransi. Bertemu dan menawarkan produknya. Awalnya, nyaris sama dengan hampir semua orang sukses. Ditolak, dicibir, dicemooh. Tapi itu dulu.

Kini penghasilannya sudah nyaris delapan digit per bulan. Dua atau tiga kali lipat gaji dari pekerjaan yang ditinggalkannya. Dan untuk lima tahun ke depan, ia tengah menapaki jalur cepat dalam kehidupannya, menjadi seorang leader dengan penghasilan sembilan atau sepuluh digit.

 
Zainal Abidin
Direktur Pengawasan dan Kepatuhan TDA
Headmaster SekolahMonyet.com

*Sebuah catatan kenangan indah buat Yudi Damar. Bahagia rasanya menjadi sekrup kecil dari sukses anda.