In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

'Juggling' Bola

Rekans TDA,

Apakah ada yang tahu juggling, bagi yang belum tahu coba lihat gambar dibawah ini:
juggling
Saya bisa juggling dengan maksimal 2 bola, kalau 3 bola, kadang bisa, kadang juga gagal, tidak bisa terus menerus, maksimal 10 detik. Apakah Rekans ada yang bisa 3 bola? Kalau pemain sirkus bisa juggling, dengan banyak bola, bisa 2, 3 atau bisa juga 20 bola, bahkan tidak hanya bola saja, bisa, buah apel, cincin besar, sampai obor api.
Sama seperti di dunia usaha, semakin tinggi level usaha kita, kita dituntut untuk semakin ahli juggling. Bedanya dengan juggling bola, juggling yang ini, yaitu juggling dalam mengambil keputusan, semakin banyak ‘bola’ keputusan yang dimainkan.
Jika kita lambat dalam mengambil keputusan, seakan seperti kita terlambat dalam melemparkan bola, yang akhirnya bola berantakan jatuh ke bawah. Jadinya pekerjaan jalan ditempat dan ngga mencapai-capai apa yang mau dikejar, yang akhirnya usaha stagnan dan mulai menurun.
Banyak sekali “bola” di dunia usaha yang harus dimainkan, selain bola ‘keputusan’, bola yang paling cukup menantang adalah bola ‘problem’. Yaitu problem yang muncul ketika kondisi usaha tidak sesuai dengan apa yang direncanakan, yang mau ga mau, bola tersebut harus tetap cepat di’lempar’ (atau diselesaikan). Jika bola “problem” tersebut tidak mampu dilemparkan, ya bola-bola yang lain pada jatuh berserakan ke lantai.
Jika lingkup usaha kita, kita bekerja sendirian, tanpa memegang tim, itu lebih mudah, karena bola-bola yang muncul dari kita sendiri. Namun apabila kita bekerja dengan membawahi team, bola-bola yang muncul ngga hanya dari kita sendiri tapi dari anggota-anggota team dibawah kita, semakin banyak anggota teamnya, maka semakin banyak bola yang berdatangan yang harus cepat dilempar kembali. Jika tidak cepat melemparkan, maka usaha berpotensi berjalan ditempat.
Untuk tetap tumbuh, berlatihlah juggling dengan belajar tekniknya. Bisa dari buku, atau bisa juga dari orang yang kita jadikan sebagai mentor.
Ibrahim M Bf
@ibrahimbaf