In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Kendali

Fauzi Rachmanto

Fauzi Rachmanto
Presiden TDA

Ketika Pemimpin memperlihatkan emosi positif, maka orang-orang yang dipimpinnya juga akan merasakan emosi yang positif. Demikian juga apabila sang Pemimpin memperlihatkan yang sebaliknya. Emosi Pemimpin akan menjadi emosi kolektif orang-orang yang dipimpinnya. Maka Pemimpin hebat konon adalah mereka yang memiliki kendali diri yang luar biasa, sehingga tidak akan sembarangan mengumbar emosi negatif, misalnya kemarahan, di depan orang-orang yang dipimpinnya.

Para Raja dan Ratu di Eropa jaman dahulu, sering dipandang sebagai tolok-ukur kemampuan mengendalikan diri yang prima. Apapun suasana batin yang tengah mereka rasakan, maka mereka tetap tampil terkendali. Bahkan ada yang berujar, bahwa seorang Ratu tidak akan memperlihatkan wajah terkejut sekalipun ada bom meledak di kaki nya. Dahsyat kan? Tentu saja ungkapan ini disampaikan sekedar untuk menggambarkan betapa kuat nya kendali diri seorang Ratu.

Kemampuan mengendalikan diri juga erat kaitannya dengan kemampuan membuat keputusan. Dalam keadaan di luar kendali, maka akan sulit bagi Pemimpin membuat keputusan logis. Padahal, keputusan yang diambil Pemimpin melibatkan banyak aspek dan mempengaruhi banyak hal, sehingga pertimbangan yang jernih dan matang sangat diperlukan.

Kabar baiknya, kendali diri dapat dibentuk. Karena apa yang telah menjadi kebiasaan kita hari ini adalah hasil dari perbuatan-perbuatan yang kita lakukan berulang-ulang.

Pada tahap “berlatih” masih bisa diterima apabila kendali diri kita bergantung pada faktor eksternal. Misalnya kita bersungguh-sungguh mengendalikan diri karena adanya seperangkat aturan-aturan, ataupun kewajiban-kewajiban yang harus kita taati. Atau bisa juga kendali diri kita bergantung pada imbalan ataupun hukuman yang mungkin diterima. Kesemuanya adalah faktor eksternal.

Namun para Pemimpin hebat memiliki kendali diri yang tidak tergantung pada faktor-faktor eksternal semata. Kendali mereka bersumber pada sesuatu yang ada pada diri mereka sendiri. Mereka secara sadar mencegah diri mereka melakukan sesuatu semata karena perbuatan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai yang mereka percaya benar. Nilai-nilai adalah faktor internal.

Kendali yang bersumber dari faktor eksternal lebih mudah diwujudkan, namun juga mudah hilang. Kendali yang sumbernya dari nilai-nilai yang kita yakini, mungkin butuh waktu untuk ditemukan, namun akan lebih abadi. Kesemuanya penting dalam proses perkembangan diri kita menjadi Pemimpin yang tenang, dengan pengendalian diri prima, dan jernih dalam membuat keputusan.

 

 

Fauzi Rachmanto
Presiden TDA
fauzirachmanto.com | @fauzirachmanto | +628159701111