In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Sang Bintang

Coach FRDalam salah satu sesi Coaching, salah satu klien saya pernah menyampaikan kekhawatirannya. Pak, kalau saya bertindak sebagai Coach bagi anak buah saya, dan kemudian mereka mempu bekerja dan membuat keputusan sendiri atas masalah-masalah yang mereka hadapi, bukankah nanti mereka jadi tidak membutuhkan saya lagi, atau bahkan lebih parah lagi mereka hilang respek terhadap pemimpinnya.

Ini sebuah kekhawatiran yang sangat wajar dan banyak dipegang erat oleh para Pemimpin Bisnis. Akibat kekhawatiran ini, maka mereka secara tidak sadar sudah membuat anak buahnya tidak berani membuat keputusan, dan pada akhirnya tidak pernah belajar.

Bahkan ada kekhawatiran bahwa nanti anak buahnya terlihat lebih baik dari atasannya, sehingga anak buahnya menjadi “Bintang” di perusahaan. Salah-salah posisi atasan pun bisa tergeser oleh Sang Bintang.

Di masa lalu, dalam sebuah organisasi memang Pemimpinlah yang harus menjadi Bintang. Dia harus menjadi orang yang paling paham, orang yang paling cerdas, paling brilian dan paling menguasai keahlian dibandingkan anak buahnya.

Maka kalau di perusahaan IT misalnya, maka sang Pemimpin haruslah programmer yang paling jago, paling kreatif, punya banyak ide, sekaligus menguasai strategi penjualan, keuangan dan segala aspek pengelolaan usaha.

Di tahap awal kelahiran sebuah bisnis, bisa jadi satu Bintang cukup. Namun tidak demikian jika usaha sudah terus berkembang, maka kita justru butuh banyak Bintang.

Itulah kenapa seorang Steve Jobs misalnya, memberi kesempatan seorang Jonathan Ive untuk bersinar. Bill Gates, memberi ruang bagi Steve Balmer untuk menerangi Microsoft. Sinar mereka terang, namun tidak mengurangi terang nya Bintang sang pendiri perusahaan. Bahkan membuat mereka semakin terang.

Buang kekhawatiran tersaingi, seorang Pemimpin Bisnis justru bertugas untuk mencetak sebanyak mungkin Bintang, dan dengan demikian dia akan dikenal, dan kelak dikenang sebagai bintang yang paling terang.

Fauzi Rachmanto
@fauzirachmanto
Presiden TDA