In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Berdiri di Pundak Raksasa-Raksasa

Di Main Stage PWSiapa yang minggu lalu hadir di acara perhelatan akbar Pesta Wirausaha TDA 2014? Untuk yang hadir tentu Anda semua sudah belajar banyak, seperti halnya yang saya alami. Atau mungkin Anda telah menemukan Magic Moment yang membuat Anda berkomitmen untuk benar-benar menjadi pengusaha sukses atau pengusaha yang lebih sukses ? Atau malah jadi pengusaha saksesss…ala mas Rene? He he.

Salut untuk panitia dan segenap pejuang TDA yang telah berusaha maksimal untuk menyukseskan acara tersebut.

Small is the new big, adalah judul materi yang saya bawakan dipanggung dalam perhelatan akbar Pesta Wirausaha kemarin.

Bicara di atas panggung yang begitu besar, yakni dengan panjang 20 meter dengan jumlah peserta seminar begitu banyaknya, adalah pengalaman pertama dan sangat berkesan untuk saya pribadi, dan mohon maaf, kalau saya masih cukup grogi waktu itu.

Karena waktu yang terbatas, maka kala itu saya belum gamblang menyampaikan salah satu inti bahasan, yakni bahwa pengusaha lebih kecil, punya banyak kelebihan dibanding dengan pesaing yang jauh lebih besar. Selain itu ada satu strategi yang ingin saya sampaikan, bagaimana supaya pengusaha kecil, bisa lebih cepat menjadi besar.

Ini adalah strategi yang saya peroleh dari nasehat pemikir jadul yang sangat legendaris, yakni Sir Isac Newton “If you can learn to stand on the shoulders of giants, you can get bigger, faster.” ( Kalau Anda bisa belajar untuk berdiri di pundak raksasa-raksasa, maka Anda bisa menjadi lebih besar dan lebih cepat ). Nasehat lain yang lebih sederhana saya baca dari buku karya Tung Desem Waringin, yang menyatakan bahwa untuk membuat sebuah bisnis memiliki kemungkinan sukses tinggi, maka bekerja samalah dengan yang terbaik di bidangnya.

Seperti biasa, mendengar nasihat bagus seperti ini, maka saya bertanya pada diri sendiri, bagaimana ya untuk melakukanya di bisnis saya ? Akhirnya meski perusahaan konsultan dan perdagangan kami baru saja berdiri, saya beranikan diri menghubungi raksasa alias pengusaha terbaik di industri plastik yang saya geluti, sebuah perusahaan yang sudah go public di Malaysia, adalah raksasa pertama yang menyambut ajakan kerjasama saya. Tak tanggung-tanggung CEO dan pemegang saham tertinggi terbang ke Jakarta dan menemui saya untuk membahas kerjasama lebih lanjut di hotel Sheraton Bandara.

Setelah mendapat angin segar dari raksasa pertama, kami pun memberanikan diri menawarkan jasa konsultan dan pemasok kepada sebuah produsen part elektronik merek global dari negara maju yang memiliki basis produksi di Indonesia. Produk mereka bukan hanya menjadi top brand di Indonesia, tetapi sebagian besar produknya di ekspor ke banyak negara. Perusahaan ini juga terbaik di bidangnya dan saya kategorikan raksasa kedua yang saya ikuti.

Kemudian, saya mendirikan perusahaan manufaktur biji plastik bekerjasama dengan pengusaha senior yang memiliki sumber daya yang memadai untuk memenuhi berbagai kebutuhan dalam membangun sebuah perusahaan manufaktur. Ini adalah bagian pundak raksasa yang saya gunakan juga.

Perusahaan manufaktur baru tersebut, segera saya fokuskan untuk membidik konsumen sebuah produsen peralatan rumah tangga, yang bukan hanya top brand dan memiliki market share terbesar di Indonesia, dia juga adalah pemenang besar dalam tender-tender proyek yang diselenggarakan pemerintah. Ketika kami dipercaya menjadi pemasok mereka, maka kamipun bergerak cepat dan menjadi lebih besar dengan lebih mudah. Ini adalah raksasa yang terus kami ikuti.

Pemasok-pemasok yang mampu memberi pelayanan dan kerjasama terbaik, juga merupakan raksasa yang penting untuk membantu pertumbuhan bisnis kami. Dan masih banyak lagi raksasa-raksasa yang terbaik di bidangnya yang mampu mendorong dan mendukung perkembangan bisnis kami.

Teman saya yang merupakan produsen produk retail seperti kopi jahe, ekstrak beras merah dan lain-lain, ketika saya tanya kiat sukses menjual dan mendistribusikan produknya ke seluruh Indonesia. Dengan santai dia menjawab, “Ngapain pusing-pusing, saya kan orang bodo, jadi mending produk saya titipkan ke jalur distribusi Sariwangi”. Wow ini adalah pundak raksasa yang sangat tepat untuk membantu bisnis kawan saya itu menjadi besar dengan lebih mudah.

Jika usaha kita tidak segera berkembang dan menjadi lebih besar sesuai harapan kita, ada baiknya kita renungkan dan kita jalani nasehat Sir Issac Newton ini “If you can learn to stand on the shoulders of giants, you can get bigger, faster.” ( Kalau Anda bisa belajar untuk berdiri di pundak raksasa-raksasa, maka Anda bisa menjadi lebih besar dan lebih cepat ). Atau mungkin kita belum mengikuti nasehat Tung Desem Waringin untuk bekerjasama dengan yang terbaik di bidangnya.

 

Mustofa Romdloni
MR Corporation
@tofazenith