In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Setiap Tahap Beda Tantangannya

Teguh Hydro2

Teguh Wibawanto
Direktur Kerjasama Eksternal TDA

Never Ending Improvement, itulah gambaran membangun bisnis mulai dari skala kecil sampai tumbuh berkembang dan berkelanjutan. Untuk memulai bisnis apalagi dengan riesiko kecil, tantangan di fase ini adalah keberanian, tetapi jika sudah melibatkan modal yang cukup besar haruslah dengan perencanaan dan proyeksi arus kas yang presisi, karena dampak dari kegagalan pada skala ini tidaklah seringan usaha yang masih kecil.

Setelah perusahaan terbentuk, tantangan berikutnya biasanya menciptakan produk atau jasa yang kita hasilkan. Baik produk dan jasa itu merupakan hasil dari kemampuan kita membuat sesuatu atau baru berasal dari kebutuhan pasar.

Tantangan berikutnya adalah bagaimana agar produk atau jasa tersebut mulai diterima pasar alias bisa dijual ke market, membuat strategi marketing seperti Brand, agar pemilihan target market yang kita bidik  menerima penawaran yang kita sudah tetapkan. Mata rantai berikutnya adalah bagaimana  ketika target market sudah tertarik untuk beli, divisi penjualan mengkonversikannya menjadi uang masuk penjualan.

Setelah perusahaan banyak order, tantangan berikutnya adalah bagaimana men-delivery order tersebut mulai dari suplier sampai ke konsumen. Pengetahuan suplai chain management diperlukan dalam tahap ini. Order yang banyak tanpa diimbangi oleh delivery produk yang baik bisa menjadi kurang baik dimata konsumen.

Tantangan berikutnya berjalan paralel adalah kebutuhan sumber daya manusia yang cukup, mulai dari rekrutmen, seleksi, development, evaluasi kinerja sampai mutasi, promosi dan PHK. Karena pertumbuhan perusahaan biasanya diimbangi juga dengan kebutuhan kualitas sumber daya manusianya.

Setelah sumber daya manusia selesai berikutnya menyusul bidang finansial dan arus kas, baik untuk kebutuhan persediaan maupun operasional perusahaan.

Sekarang apakah sudah selesai ?

Ternyata belum juga, jika bidang finansial sudah lancar maka goal perusahaan akan disesuaikan dengan target baru. Selanjutanya dengan target baru menuntut strategi marketing yang lebih jitu, jumlah sales dan kemampuannya bisa meningkat, kapasitas produksinya ditambah, dan seterusnya. Masalah (baca : tantangan) datang sesuai dengan tingkat yang mau kita bangun.

Jadi jika Anda saat ini merasa ada masalah, pertumbuhan sedang menanti Anda, karena salah satu musuh kesuksesan adalah rasa puas terhadap kesuksesan itu sendiri.

 

Teguh Wibawanto
Direktur Kerjasama Eksternal TDA
www.hydro.co.id