In Tips & Trick,Tips Bisnis

Bagaimana Memenangkan Tren Belanja Online Menggunakan Smartphone

ilustrasi Tren Blanja Online-jpg

Industri e-commerce di Indonesia berkembang sangat pesat. Kecenderungan berbelanja online sudah menjadi hal biasa, didukung dengan semakin banyaknya pengguna smartphone. Dikutip dari Kompas.com pelaku industri e-commerce memprediksi perilaku belanja online menggunakan smartphone akan menjadi tren tahun depan.

Hal tersebut seperti dikatakan SVP Marketing and Business Development Lazada Indonesia, Andry Huzain, di Jakarta, Kamis (11/12/2014), “Tren belanja online di 2015 diprediksi lewat mobile. Tujuh puluh persen orang Indonesia yang pakai awalnya menggunakan handphone tanpa kemampuan internet akan beralih ke smartphone dan mencoba berbelanja onlineā€.

Masih menurut Andry, data transaksi Lazada Indonesia pada awal tahun 2014 menunjukkan transaksi melalui smartphone baru 20%, tetapi pada bulan Desember ini sudah mencapai 59%. Dia memprediksi pada tahun 2015 transaksi melalui smartphone akan mencapai angka 80% dari total transaksi.

Dari informasi di atas apa yang bisa kita jadikan pelajaran? Bahwa bisnis kita harus bisa tampil seramah mungkin dengan smartphone yang memiliki ukuran display yang lebih kecil dan bervariasi, dibandingkan dengan desktop yang cenderung lebih uniform.

Bila tampilan website bisnis atau toko online kita tidak bisa secara otomatis menyesuaikan dengan besarnya layar smartphone pengunjung, maka kita akan kehilangan calon customer potensial.

Jadi sangat penting bagi pemilik bisnis online untuk mendesain website yang auto responsive, Kenapa?

1. Tampilan website harus fleksibel

Artinya website kita harus tampil dan bekerja dengan baik dan rapi pada beraneka macam ukuran layar gadget, baik itu smartphone, tablet dan notebook. Memastikan website kita bekerja dengan baik di semua ukuran layar khususnya smartphone adalah upaya kita untuk tetap bisa diakses oleh 80% pembeli online ditahun 2015 nanti.

2. Google merekomendasikan website dengan desain auto responsive

Google sebagai search engine (mesin pencari) terbesar saat ini merekomendasikan para pelaku bisnis online untuk mendesain website yang responsive atau dengan kata lain user-friendly. Artinya Google akan memprioritaskan website yang lebih user-friendly untuk menempati ranking atas. Semakin baik ranking website kita di mesin pencari maka semakin mudah bisnis kita ditemukan oleh calon pembeli.

3. Mudah Mengelola Website

Dengan desain website yang auto responsive akan memudahkan dalam mengelola website bisnis kita. Karena kita bisa melakukan update artikel, setting artikel atau update content lainnya menggunakan device yang berbeda-beda, baik dengan desktop, tablet atau smartphone.

4. Navigasi website user-friendly

Dengan website yang auto responsive akan membuat pengunjung lebih mudah untuk menavigasi website kita dengan tampilan yang terbaik. Sehingga pengunjung akan lebih nyaman dan tujuan akhirnya adalah terjadi transaksi.Dan pembeli yang puas kemungkinan besar akan melakukan pembelian ulang (repeated order) dan/atau dia akan merekomendasikan ke orang lain.

5. Optimalisasi SEO

Dengan website auto responsive kita cukup membuat satu website dan tidak perlu membuat website yang berbeda untuk perangkat yang berbeda. Sehingga traffic dari berbagai gadget/perangkat akan terpusat ke satu website. Berbeda kalau kita membuat website khusus untuk perangkat yang berbeda akan mengakibatkan website-website kita saling berkompetisi satu sama lain.

Sumber: Kompas.com dan argiacyber.com