In Arsip Kabar TDA,KABAR TDA DAERAH

Pantang Berhenti Walau Listrik Padam, Workshop Berlangsung Antusias – TDA Depok

The Greatest Marketing Roadmap Laksita Utama Suhud2

Sabtu, 6 Juni 2015, di Aula Gedung 1 Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia Depok, berlangsung acara (workshop) yang begitu meriah dengan antusiasme para peserta dan kepiawaian pembicara dalam menyampaikan materi dan membuat suasana cair.

Workshop bertajuk “The Greatest Marketing Roadmap” bersama Laksita Utama Suhud penulis buku laris “10 Greatest Advertising Secrets” merupakan persembahan perdana Club B2B TDA Depok di bawah kepemimpinan ketua baru Wahyu Istiqo Marga Cromer yang akrab disapa Om Wim.

Sebelum workshop berlangsung, secara simbolik serah terima jabatan dari ketua lama Club B2B TDA Depok (Dellyana Oktaviani) ke kepemimpinan baru yang diketuai Wahyu Istiqo Marga Cromer.

Dalam sambutan ketua baru yang akrab disapa Om Wim ini, mengungkapkan bahwa untuk mendukung target TDA menciptakan miliarder-miliarder baru di Indonesia secara terprogram workshop seperti ini akan dilaksanakan setiap bulannya. Beliau juga mengungkapkan rasa syukurnya atas animo yang besar dari para peserta untuk mengikuti workshop ini, bahkan terpaksa menolak beberapa pendaftar karena kuota peserta sudah habis.

The Greatest Marketing Roadmap Laksita Utama SuhudWorkshop yang dibawakan oleh CEO Balai Kartini Bapak Laksita Utama Suhud, menjelaskan secara gamblang 3 langkah mudah membesarkan bisnis. Langkah pertama, membangun pilar-pilar pemasukan bagi bisnis, bisnis diibaratkan sebagai sebuah bangunan yang memiliki atap yang berat. Agar bangunan itu kokoh maka bangunan itu harus memiliki pilar yang kuat dan berjumlah banyak. Langkah kedua, bangun keunggulan bersaing pada masing-masing pilar pemasukan dan bangun reputasi bisnis Anda. Selanjutnya barulah membangun pasar secara berkelanjutan.

Meskipun di tengah berlangsungnya workshop peserta dikagetkan dengan padamnya listrik, semangat dan antusias peserta tidak serta merta ikut padam. Maklum saja materi yang disampaikan sangat mudah dicerna, dengan berbagai contoh kasus dan kemampuan pembicara yang lihai dalam membuat suasana hangat dan begitu cair.

Pada sesi terakhir workshopnya, pria kelahiran Pasuruan Jawa Timur ini (Laksita Utama Suhud) membagikan sebuah tips rahasia yang disebutnya sebagai marketing langit. Ia menuturkan bahwa sebaik apapun produk dan strategi pemasaran yang kita miliki jika Sang Maha Pemilik Langit dan Bumi tidak mengijinkan maka tidak akan berhasil. Untuk itu dalam berbisnis kita juga harus melibatkan Sang Maha Kuasa. Sebagai seorang muslim terkadang kita mengerjakan sholat hanya sekedar rutinitas dan penggugur kewajiban, padahal sholat adalah akselerator bisnis. Ada korelasi atau benang merah atas upaya yang kita lakukan dengan sholat. Jika diibaratkan sholat adalah momentum kita dalam pengajuan persetujuan proposal segala program dan upaya yang kita lakukan. Sholat adalah saat dimana kita berhadapan dengan Zat Yang Maha Dahsyat Pemilik Langit dan Bumi. Sholat hendaknya dikerjakan dengan sungguh-sungguh, sopan dan penuh penghayatan. Saat sholatlah kita menyapa, menyembah dan mempresentasikan proposal kita untuk dievaluasi. Selain itu hal yang tidak kalah pentingnya adalah bakti kita terhadap orang tua. Restu orangtua adalah penjamin dikabulkannya doa atau proposal kita.

liputan/tdadepok/juni2015