In Arsip Kabar TDA,KABAR TDA DAERAH,KABAR TDA PUSAT

Membangun Passion Dengan Berkomunitas – TDA Bekasi

Membangun Passion Dengan Berkomunitas TDA Bekasi

Rabu, 10 Juni 2015
Jam 10.00 – 15.00

Tempat : TDA Center Bekasi
Plaza MR
Jl. Celebration Boulevard AA 11/26
Grand Wisata, Bekasi

——————

Assalamualaikum Wr. Wb.

Kalau perempuan sudah berkumpul, apa jadinya, ya? Pasti seru-seruan deh.
Berawal dari keinginan untuk saling mengenal satu sama lainnya, kami, yang tergabung di grup WA TDA Perempuan (TDA-P) Bekasi akhirnya mewujudkan sebuah kopdar-an yang bertempat di TDA Center Bekasi pada Rabu, 10 Juni 2015, acara yang berlangsung sejak pukul 10 pagi hingga pukul 3 sore ini dihadiri oleh 35 orang ibu-ibu hebat yang saat ini berperan sebagai seorang pengusaha, baik pengusaha pemula maupun yang usahanya sudah berjalan mapan.

Pada kesempatan kopdar kali ini, TDAP Bekasi tidak sekedar berkumpul tanpa manfaat, melainkan kami mengisi acara kopdaran kali ini dengan sesuatu yang bermanfaat, apa saja sih? Yuk, disimak. Karena ini adalah sebuah point penting yang akan disampaikan oleh Mira Sahid tentang “Membangun Passion Dengan Berkomunitas.”

Sempat terbersit dalam hati, apa iya sih berkomunitas harus menggunakan passion segala? Padahal kalau mau gabung, ya gabung saja. Kalau nggak cocok, ya sudah keluar saja. Toh, selama ini sepertinya orang mudah saja keluar masuk komunitas. Ternyata tidak juga ya, karena bila kita tidak menemukan passion dalam diri kita pada komunitas yang diikuti, ternyata keberadaan kita di sanapun tidak akan bertahan lama.

Sempat dibahas juga soal arti passion itu sendiri. Passion adalah sebuah rasa hati yang sangat kuat dan menggebu-gebu atau bisa dikatakan perasaan yang bergairah pada diri kita yang mana kita lakukan dengan senang hati dan tidak pernah lelah. Contohnya, saya ternyata menemukan passion saya pada proses pembuatan kue, karena selelah apapun prosesnya ternyata saya menemukan sebuah kebahagiaan tersendiri manakala saya berhasil melewati proses tersebut. Passion saya itulah yang akhirnya saya jadikan sebuah ide usaha, karena selelah apapun saya membuat kue saya tetap bersemangat dan tetap menyukai pekerjaan tersebut.

Terus bagaimana caranya kita memunculkan passion dalam diri kita? Faktor yang mendukung pemunculan passion bisa berasal dari faktor internal ataupun faktor eksternal. Faktor internal lebih ke dalam diri kita sendiri dan bagaimana kita sendiri yang bisa menerjemahkan passion dalam diri kita sendiri. Faktor eksternal berasal dari tangkapan panca indra, misalnya nih saat kita melintas di sebuah toko roti terus kita mencium aroma wangi dan dari situ kita mendapat suatu ide dan akhirnya ide itu yang akhirnya menjadi passion kita.

Terus di TDA saya ngapain? Ternyata, saya juga menemukan passion saya yang lainnya lagi. Saya senang sekali kalau bisa bantu banyak teman yang sedang mencari solusi terhadap permasalahan yang terjadi, baik masalah pribadi masalah usaha maupun masalah sosial lainnya. Kesenangan saya itu bisa dianggap sebagai passion juga dalam berkomunitas, karena ternyata saya selalu tersentuh saat orang lain sedang mengalami kesusahan dan saya tidak pernah merasa capek mendengarkan keluh kesah teman-teman, istilahnya sebagai tempat curhat lah saya mah, hahaha.

Terus kalau sudah ketemu passion kita dalam berkomunitas, langkah berikutnya adalah “sense of belonging” atau rasa kepemilikan yang kuat dalam diri kita terhadap komunitas itu sendiri. Karena saat di komunitas itulah sudah seharusnya kita bisa mengaktualisasikan diri, mendapatkan apresiasi, memberikan edukasi dan bahkan kita bisa mengedifikasi, yakni memunculkan sosok orang lain untuk menginspirasi diri kita. Jadi, yuk, yang belum tau passionnya, kita mulai cari passion diri masing-masing untuk lebih mempercepat sukses dalam berbisnis maupun dalam interaksi sosial, dan lebih banyak terlibat di dalam kegiatan komunitas TDA.

Selain Mira Sahid, acara ini juga dihadiri oleh Bapak Mustofa Romdloni selaku Presiden TDA yang menyampaikan bahwa TDA adalah rumah kita, jadikanlah TDA tempat dimana kita akan bertumbuh dan berkembang secara bersama-sama, karena TDA adalah rumah bersama untuk tumbuh.

Acara ini diakhiri oleh Yusuf Erlangga selaku ketua TDA Bekasi V.4 yang menyampaikan sekilas info tentang program-program yang akan diadakan oleh TDA Bekasi, dan juga penyampaian tentang Pesta Wirausaha Nasional 2016 oleh Bapak Rawi Wahyudiono selaku Direktur Pestawirausaha TDA.

Demikian yang bisa saya sampaikan tentang acara Jalin Silaturahim TDAP Bekasi.
Semoga bermanfaat.

Wassalamulaikum Wr. Wb.
(Afia Lindra & Illa)

liputan/tdabekasi/juni2015