In Kolom Opini

Abundant Resources

resources3Beberapa minggu terakhir ini, saya super sibuk berkeliling kota-kota di mana teman-teman dari Komunitas Tangan Di Atas (TDA) berada dan menyelenggarakan beragam kegiatan. TDA Camp, Forum Bisnis TDA, Training for Mentor, The 8 Workshop Series, Kelompok Mentoring Bisnis (KMB), TDA Fun, TDA Peduli, dan Pesta Wirausaha adalah kegiatan yang umumnya di selenggarakan wilayah, yang sebagian diantaranya saya hadiri.

Kentara sekali bahwa antusiasme dan militansi para pegiat TDA merupakan motor penggerak di seluruh wilayah TDA di Indonesia. Yang menarik adalah, bukan hanya semangat, tetapi kesamaan irama dan bahasa, dengan tetap berbasis pada gaya dan ciri khas wilayah masing-masing, telah membuat organisasi TDA, menjadi organisasi berbasis komunitas, yang lebih serius dan tersistemasi dalam pengelolaanya.

Kerjasama dengan pihak eksternal, semakin banyak dilakukan baik di tingkat pusat, maupun di wilayah-wilayah. Kerjasama ini kami dorong untuk membuat organisasi TDA memiliki abundant resources (sumber daya yang melimpah), untuk mengembangkan organisasi, para member dan kiprah di masyarakat tentunya. Sehingga realisasi slogan supaya menjadikan TDA sebagai rumah bersama untuk tumbuh, semakin terlihat nyata.

External resources yang disinergikan dengan internal resources, tentu sedapat mungkin telah melalui proses filterisasi untuk menjaga organisasi tetap berjalan dalam koridor nilai-nilai TDA dan selaras dengan visi misi TDA, tanpa harus mengurangi independensi organisasi.

Tengoklah, wilayah-wilayah TDA di Kalimantan yang di pelopori oleh TDA Samarinda, begitu mesra bergandengan dengan Bank Indonesia ( BI ), dan terus meluas ke wilayah-wilayah lain seperti Banjarmasin, Manado, Batam, Mataram, Padang, Tasikmalaya, Bali dan seterusnya. Ada TDA Sangatta yang selalu didukung oleh PT. KPC Tbk. Juga kerjasama banyak wilayah TDA dengan instansi pemerintah, pemda dan pemkot maupun instansi swasta lainnya.

Pengurus pusat melakukan kerjasama taktis dalam penyelenggaraan e-membership dan pengembangan UKM dengan Akoe Indonesia. Kerjasama dengan PT. Meta Bright Vision (MBV) dalam melakukan edukasi kewirausahaan serta penyediaan fasilitas pengembangan UKM. Dalam hal peningkatan kapabilitas anggota, TDA telah bekerjasama denganĀ  Wadhwani Foundation untuk menyelenggarakan workshop materi-materi utama. Pendampingan bisnis dengan organisasi PUM yang bermarkas pusat di Belanda, juga akan dilakukan dalam jumlah lebih besar dan meluas.

Kapital Boost, perusahaan financial syariah yang berbasis di Singapura, adalah lembaga yang sudah bekerjasama dengan TDA untuk membantu pembiayaan proyek dan pengadaan bahan baku maupun peralatan produksi yang dibutuhkan para member TDA. Selanjutnya, TDA akan melakukan kerjasama dengan lebih banyak lembaga keuangan eksternal baik dari perbankan, maupun lembaga lainnya.

Kerjasama dengan perusahaan-perusahaan swasta dalam penyelenggaraan beragam kegiatan TDA di pusat dan wilayah, serta dukungan kerjasama dari beragam perusahaan media, telah membuat penyelenggaraan kegiatan-kegiatan TDA menjadi lebih mudah dilakukan.

Pada akhirnya, dengan semakin banyak kolaborasi dengan pihak eksternal, dan kemampuan internal yang terus meningkat, maka organisasi TDA semakin memiliki abundant resources, untuk terus memberi manfaat kepada member dan masyarakat luas. Sehingga jumlah anggota keluarga rumah TDA terus meningkat, semakin betah dan terus bertumbuh, bahkan langit adalah batasnya !

Yes, with abundant resources, the sky is the limit!

Mustofa Romdloni
Presiden TDA 4.0

kolom/presiden/oktober2015