In Arsip Kabar TDA,KABAR TDA DAERAH

Liputan Pesta Wirausaha Batam 2015

Seminar PW 7Tanggal 28-29 November 2015 lalu adalah gelaran Pesta Wirausaha Batam yang ketiga. Komunitas TDA Batam berkeinginan menjadikan helatan akbar ini selalu memiliki arti dan efek untuk meningkatkan dunia kewirausahaan di Batam.

Pesta Wirausaha Batam yang pertama pada tahun 2013 mengambil tajuk ”Teknopreneurship” bekerjasama dengan Politeknik Negeri Batam, tema ini diambil sebagai upaya TDA Batam untuk memperkenalkan kewirausahaan ke kalangan kampus dan generasi muda sebagai generasi yang sangat dekat dengan penerapan teknologi terkini. Selain itu juga untuk memberikan gambaran bahwa Batam adalah daerah industri, sehingga kewirausahaan di bidang teknologi industri yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Batam.

Pesta Wirausaha Batam yang kedua pada tahun 2014, mengambil tajuk pariwisata dengan menggandeng Dinas Pariwisata Kota Batam dan BCS Mall. Bukan tanpa alasan TDA Batam mengusung tema pariwisata, Batam adalah pintu gerbang wisatawan mancanegara terbesar ketiga Indonesia setelah Jakarta dan Bali. Dan TDA Batam berkeinginan memberikan pengetahuan ke masyarakat Batam betapa besarnya potensi wirausaha di bidang pariwisata ini.

Beberapa minggu lalu Pesta Wirausaha Batam yang ketiga baru saja usai. TDA Batam dengan dukungan penuh dari Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau telah sukses menggelar kegiatan akbar kewirausahaan di Kota Batam. Ada 3 tema dan tujuan utama dari diselenggarakannya Pesta Wirausaha Batam 28 – 29 November 2015. Dengan dua kegiatan utama yaitu seminar dan expo/pameran/bazaar.

Tema yang pertama adalah “Menjadi Raja di Pasar Bebas ASEAN”. Akhir tahun 2015 Pasar Bebas ASEAN akan diberlakukan, Masyarakat Ekonomi ASEAN akan resmi dibuka. Artinya persaingan bebas negara-negara ASEAN akan dimulai. Dengan alasan ini TDA Batam bersama Bank Indonesia mengusung tema ini yang bertujuan untuk memberikan informasi, pengetahuan, dan pembekalan strategi yang perlu dilakukan kepada para pengusaha di Batam untuk menghadapi PasarBebas ASEAN.

Tujuan yang kedua adalah membantu program Bank Indonesia untuk mensosialisasikan “Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT)”. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang lebih menggunakan instrumen non tunai (Less Cash Society/LCS) khususnya dalam melakukan transaksi atas kegiatan ekonominya. Dalam Pesta Wirausaha Batam 2015 ini terdapat kegiatan expo yang diikuti oleh 200-an pelaku UMKM. Dengan 200 pelaku usaha Expo Pesta Wirausaha Batam merupakan ajang yang tepat untuk memperkenalkan gerakan transaksi non tunai. Karena setiap pelaku usaha bisa menerima pembayaran non tunai dengan difasilitasi oleh 4 bank nasional yaitu, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BCA, dan Bank BNI.

Dan tema yang ketiga adalah “Semua Bisa Jualan”, ini adalah dedikasi TDA Batam untuk mengakomodasi dan memfasilitasi para calon pengusaha, pengusaha pemula dan pengusaha yang sudah berjalan dengan baik untuk bersama-sama melakukan tindakan atau action untuk memperkenalkan produknya ke masyarakat Batam. Dan ini terselenggara dalam ajang Expo Pesta Wirausaha yang didukung secara penuh oleh Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau. Lokasi yang dipilih untuk expo ini adalah Dataran Alun-Alun Engku Puteri, dengan pertimbangan lokasi yang luas sehingga bisa menampung banyak pengusaha UMKM dan merupakan pusat keramaian bagi masyarakat Batam khususnya pada hari Sabtu dan Minggu.

Expo PW 2

Jumlah peserta Expo Pesta Wirausaha Batam mencapai 200 pelaku usaha dan dikunjungi hingga 7.000 pengunjung dalam waktu dua hari. Untuk memeriahkan acara expo digelar berbagai acara yang mengundang ketertarikan pengunjung untuk datang ke lokasi expo, diantaranya adalah Perform Hijabers, Magic Show, Lomba Menggambar & Mewarnai 1000 anak, Tumpeng Raksasa 3.3 meter, Senam Zumba, Lelang Stress, Donor Darah BI, dan lain-lain. Karena ramainya pengunjung yang mengikuti acara-acara di lokasi expo, akibatnya adalah omzet para tenant expo cukup tinggi dan mereka puas menjadi peserta Expo Pesta Wirausaha.

Salah satu yang menjadi pusat perhatian media cetak, elektronik dan media online adalah gelaran pembuatan Tumpeng Raksasa setinggi 3,3 meter yang menjadi daya tarik pengunjung.

Expo PW 3

Selain Expo, di Pesta Wirausaha Batam 2015 juga digelar Seminar dua hari di Gedung Serbaguna Bank Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, yang lokasinya tidak jauh dari tempat penyelenggaraan Expo. Acara seminar Seminar Pesta Wirausaha Batam dibuka oleh keynote speaker Gusti Raizal Eka Putra, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri. Seminar ini menghadirkan pembicara nasional dan lokal seperti:

  1. Saptuari Sugiharto, Founder Kedai Digital, Penggagas SedekahRombongan.com
  2. Dewa Eka Prayoga, CEO Billionaire Corp, “Dewa Selling”
  3. Jhon Sulistiawan, Komisaris PT Batamindo Cakrawala Investindo
  4. Mustofa Romdloni, CEO MR Corp, Presiden TDA 4.0
  5. Achmad Zaky, CEO Bukalapak.com
  6. Ade Wahyudi, Owner Naylakidz.com, Direktur Program Khusus TDA 4.0

Yang menjadi catatan dalam penyelenggaraan Pesta Wirausaha Batam 2015 ini adalah keterlibatan anggota TDA Batam yang semakin tinggi untuk menjadi panitia. Bila tahun-tahun sebelumnya yang terlibat di kepanitiaan hanya belasan orang, maka di Pesta Wirausaha Batam 2015 lebih dari 50 anggota terlibat aktif dalam kegiatan ini. Hal ini seiring dengan jumlah anggota TDA Batam yang terdaftar semakin meningkat lebih dari 200 orang.

Seminar PW 3

Sampai jumpa di Pesta Wirausaha Batam 2016.

liputan/pwbatam/desember2015