In Arsip Pesta Wirausaha

Liputan Business Clinic – Pesta Wirausaha 2016

Liputan Business Clinic

Ternyata bukan hanya manusia yang membutuhkan saran dokter di kala sakit. Bisnis pun demikian. Ketika seorang pengusaha merasa buntu atau kehabisan cara untuk mengembangkan usahanya, ia perlu mencari nasihat dari “dokter” yang sudah lebih ahli di bidang bisnis serupa. Ide inilah yang mendasari panitia untuk menyisipkan Business Clinic (BC) sebagai salah satu program unggulan dalam rangkaian Pesta Wirausaha 2016.

Selama tiga hari berturut-turut, pada tanggal 3 – 5 Mei 2016, stand BC yang terletak di lobby Carani, Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, tak pernah sepi pengunjung. Topik bahasan yang menarik dan daftar nama para praktisi yang mumpuni menjadi daya pikat tersendiri bagi program ini.
Setiap harinya, stand BC menyiapkan dua grup pembahasan dari bidang usaha yang mayoritas digeluti oleh calon dan pengusaha Indonesia. Dengan metode konsultasi privat, sebagian besar peserta merasa puas mendapat tips dan solusi dari permasalahan bisnisnya.

Reza, salah satu peserta BC sesi pertama yang berkonsultasi tentang Agrobisnis dengan Lian Ibrahamsyah dari TDA Lampung mengaku mendapat manfaat dari acara tersebut. “Sharing dari Bang Lian membantu saya untuk melihat realitas di lapangan dan strategi apa yang perlu diambil dalam menjalankan bisnis Agro,” ujarnya. “Saya jadi tahu bahwa keunggulan dari bisnis Agro adalah adanya produk turunan yang bisa kita kelola nilai tambahnya,” tambah Reza.

Setelah sesi Agrobisnis, tiba sesi Bisnis Online dan Digital yang kebanjiran pasien. Memang bisnis “dunia maya” sedang digandrungi belakangan ini. Dengan berbagai varian bentuk bisnis dan ragam permasalahan yang dinamis, tak heran peminat klinik sesi ini membludag. Konsultan yang sedianya hanya tiga orang, sampai perlu ditambah satu orang lagi.

Pada hari kedua, peserta Pesta Wirausaha dapat berkonsultasi tentang bisnis Properti pada sesi awal Business Clinic, serta bidang Kuliner dan Bakery pada sesi kedua. Sedangkan pada hari ketiga, hadir para pakar yang menangani dunia fashion dan B2B.

Para peserta bersemangat menyambut Business Clinic. Kris, seorang pengusaha fashion muslim yang ikut berkonsultasi juga senang karena ia bisa mendapat saran yang jitu bagi masalah pembukuan dan loyalitas karyawan di bisnisnya. Ia berharap acara serupa bisa diadakan lagi di kemudian hari, apalagi jika setelahnya ada program monitoring untuk perkembangan bisnis peserta.

Tak hanya pasien yang excited dengan program unik ini, para “dokter” pun bahagia bisa berbagi pengalaman. Salah satu konsultan BC di Bisnis Online dan Digital, Roha ‘Ratu Selimut’ sampai kewalahan dikeroyok pasien yang haus akan saran pengembangan bisnis mereka. “Tapi saya senang bisa sharing dan melihat semangat teman-teman yang antusias dengan bisnis online,” cetus Roha. “Bahkan ada yang rela ikut antrian berikutnya karena sesi konsultasi dibatasi,” tambahnya dengan ceria.