In Peluang Usaha

Ghost Kitchen

Eatlah. Infonya resto ini mendapatkan award resto paling inspiratif dari Go Food. Tentu maksudnya adalah sebagai mitra Go Food yg bekerjasama dalam hal delivery food atau pengiriman.

Dan info nya, lebih dari 80% penjualan Eatlah berasal dari order online. Artinya hanya sedikit yg makan di tempat (dine in). Kebanyakan delivery (take away). Pantesan restonya mungil. Saya liat hanya ada 6 meja memanjang. Paling hanya untuk 12 orang.

Hal mana semakin mendukung info dari teman2 lain, yang bilang bahwa sales restonya dominan dari delivery. Bisa Go Food atau Grab Food. Jika Uber masih ada maka ada Uber Eats yang masih eksis dinegara luar.

Yang menarik, konsep dan strategi ini semakin tumbuh dan terus berkembang. Sampai ada istilah ‘bisnis resto tanpa resto’. Ya karena saat ini ada beberapa yang menjalankan usaha kuliner tanpa perlu lokasi luas atau strategis.

Beberapa lokasi bahkan masuk pelosok dan jauh dari keramaian. Abang ojol delivery pernah cerita, ada yg jualan jus di Go Food. Lokasi nya di gang sempit, rumahnya kecil, dan klo hujan banjir. Tapi klo lagi jam nya, banyak abang2 ojol yg ngantri, nunggu ordernya diproses.

Saat ini ada istilah Ghost Kitchen atau Cloud Restaurant. Salah satunya di USA ada yg namanya Green Summit Group. Yang berdiri sejak 2015 dan didirikan oleh 2 orang sahabat. Silahkan di browsing atau ditonton YouTube nya.

Mereka disebut Group karena menaungi 9 konsep dan brand restoran yg berbeda satu sama lain, tapi dari satu dapur yg sama !. Ada merk Milky Money, Grind dan Fish Bar. Udah ketauan produk unggulan masing2 dari namanya, dan beda2 tema.

Brand yg beda untuk menu yg beda, bisa datang dan dibuat di meja dan dari chef yg sama. Emejing. Bahkan mereka bisa melayani menu untuk restoran lain diluar grup. Klo di fashion istilahnya makloon. Meng-outsource kan prosesnya ke pihak lain atau subkon.

Terkait dengan hal diatas, berikut info di USA sana. Food delivery populer dalam 5 tahun terakhir. Ada 86% order food dalam sebulan. Industri delivery tumbuh 20% setiap tahun. 1 dari 4 orang melakukan delivery ketimbang makan di restaurant. Uber Eats bermitra dengan 1600 ghost restaurant di 10 kota.

Bagaimana dengan Indonesia ?. Data pertumbuhannya ada walo tentu dengan angka yg berbeda. Oh ya selain Ghost Kitchen, istilah lain yang muncul adalah Cloud Kitchen dan Virtual Kitchen.

Eko June, pengusaha kuliner dan copywriter