Bisnis ayam potong merupakan lini bisnis yang mempunyai banyak peluang dan naik daun. Meski sudah banyak yang berkecimpung di dalam bisnis ini, pasarnya seakan tidak ada habisnya. Lebih daripada itu, bisnis ini adalah bisnis yang paling sukses di Asia. Anda bisa memulai bisnis ayam potong dari skala kecil hingga menengah. Jadi, jangan takut kamu harus memulai dengan modal yang sangat besar. Pasar ayam potong cenderung selalu ada membuat bisnis ini cenderung terjamin. Namun tetap Anda harus memulainya dengan perencanaan dan pemasaran yang baik.
Tips Bisnis
Anda perlu memperhatikan bagaimana tips berbisnis ayam potong agar dapat bisnis berjalan dengan baik. Berikut ini sejumlah tips bisnis yang bisa Anda jadikan pedoman dan ikuti.
Melakukan Survei Pasar dan Perkenalkan Diri kepada Prospek
Pertama Anda perlu survei pasar dan mengetahui seberapa besar permintaannya. Perkenalkan diri kepada pembeli potensial, terutama kepada pemilik bisnis dan pedagang yang membutuhkan ayam potong. Jalin hubungan baik agar Anda bisa segera menjual bisnis ayam potong kepada mereka.
Targetkan Hari Perayaan
Menjelang hari raya tertentu, permintaan akan ayam potong selalu meningkat pesat. Misalnya pada Hari Raya Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, dan acara-acara besar lainnya. Jadi Anda harus siap merespon pasar dengan menjadwalkan produksi dengan baik untuk memenuhi pasokan menjelang hari perayaan, sehingga bisa memenuhi permintaan yang meningkat di bulan-bulan tertentu.
BACA JUGA: Panduan Pembukuan Sederhana
Pasarkan Bisnis Melalui Media Sosial
Selain itu Anda bisa juga memasarkan bisnis ayam potong ke media sosial. Media sosial selalu bisa menjadi platform yang bagus bagi bisnis apa pun untuk berpromosi. Anda harus memanfaatkan platform media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram. Situs-situ ini merupakan platform yang bagus untuk mengiklankan bisnis Anda dan membawa lebih banyak pelanggan.
Hindari Produksi Berlebih
Hal yang paling penting dari bisnis ayam potong, yaitu Anda tidak boleh memproduksi lebih dari yang diminta pasar. Inilah pentingnya point pertama yaitu melakukan survei pasar. Menjual ayam potong harus tepat waktu dan tepat jumlah. Karena setelah delapan minggu, ayam siap dipotong dan harus langsung segera terjual. Jika tidak ada yang membeli ayam potong Anda, maka biaya produksi akan terus meningkat. Hal ini karena kamu tetap harus memberi makan ayam selama mereka belum dipotong.
Gabung dengan Komunitas Bisnis
Terakhir, Anda bisa bergabung dengan komunitas bisnis peternakan ayam. Manfaatkan kesempatan ini untuk membangun koneksi dengan pebisnis lainnya. Pada saat-saat tertentu, ketika rekan-rekan bisnis Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, mereka bisa meminta pertolonganmu. Begitu juga sebaliknya. Keuntungan lain dari komunitas bisnis, yaitu Anda bisa menyepakati harga pasar dan terlibat dalam penjualan kolektif. Salah satu komunitas bisnis yang bisa Anda ikuti adalah komunitas Tangan Di Atas (TDA). Berbagai manfaat yang bisa Anda dapat saat bergabung komunitas TDA adalah bergabung di grup telegram atau WA dengan para pengusaha untuk menambah circle positif Anda, bergabung dengan klub hobi maupun klub bidang bisnis, bisa mempromosikan bisnis ke seluruh member, DISKON JNE 30% off, mendapatkan mentoring bisnis, mendapatkan SPECIAL PRICE saat mengikuti kegiatan TDA, dan mendapatkan akses 1000++ video edukasi untuk meningkatkan kapasitas bisnis Anda.
Sangat menarik bukan? Yuk, segera join komunitas Tangan Di Atas (TDA) dengan klik tautan berikut: https://tangandiatas.com/join/
Salam Digdaya, Digital dan Berdaya
