In Kolom Opini

Bisnis Online vs Bisnis Offline

online_versus_offlineBeberapa hari yang lalu saya bertemu dengan calon klien yang “ingin” produknya dipromosikan di dunia online. Dia ingin tagline brandnya bisa dikenal di dunia online sehingga jika orang mengetikkan atau mengucap tagline-nya maka akan langsung teringat ke brand tersebut.

Pekerjaan seperti ini gampang-gampang susah dan butuh waktu berbulan-bulan bahkan mungkin tahunan. Pekerjaan seperti ini harus integrated antara offline dan online dan yang paling susah adalah mengubah mindset offline ke online terutama untuk perusahaan.

Kenapa? Karena selama ini dengan cara yang ada pun mereka masih bisa melakukan penjualan dan jika ditambah dengan pemasaran online belum tentu ada hasilnya, itu kata mereka.

Selain itu SDM yang ada sudah sangat familiar dengan sistem offline yang ada dan susah mengubah mindset seperti ini apalagi jika sudah banyak pegawai yang berumur di perusahaan tersebut.

Padahal kalau saja orang-orang di perusahaan tersebut paham bahwa perusahaan sekelas Matahari yang punya toko di mana mana dan Alfamart yang tokonya sampai nyempil di gang-gang pun mereka serius menggarap online dengan membuka toko online.

Artinya bahwa bisnis online itu bukan saja bisnis masa depan tetapi bisnis saat ini, siapa yang tidak serius mengerjakan maka akan dilibas oleh pesaing.

Kembali ke calon klien tadi, dari awal mereka ingin bermain-main di dunia online, ingin bisa menguasai market share online tetapi hal mendasar tidak mereka garap serius yaitu WEBSITE.

Mereka belum punya WEBSITE….., hehehe hari gini.

Website itu adalah tampilan muka kita di mata konsumen jadi kalau kita gak punya web lalu apa yang bisa kita tampilkan.

Saya bilang ke mereka bahwa bikin web gak perlu bagus-bagus dulu di awal, yang penting informatif bagi calon pembeli maka itu sudah cukup. Hal yang lebih penting lagi adalah bahwa web tersebut harus SEO friendly, harus gampang di-crawl oleh mesin pencari Google.

Robot google harus enak dan mudah menemukan web kita dan pekerjaan inilah yang harus dikerjakan di awal selain merapikan tampilan website.

Jika web sudah enak dilihat secara tampilan dan mudah di-crawl Google maka langkah berikutnya adalah di-share menggunakan socmed, bisa apa aja tergantung target market. Sambil menjalankan aktifitas langitan, promosi offline harus digencarkan juga seperti ngelapak di setiap event, test produk, dll.

Jadi…., mereka saya sarankan untuk merapikan websitenya dulu dan sekalian saya tawarkan jasa pembuatan website + optimasi beberapa kata kunci.

So…, berhenti dulu sejenak sambil memantaskan diri agar kelihatan good looking di mata konsumen dan Google.

Salam sukses dunia akhirat.

Rawi Wahyudiono
Direktur Pesta Wirausaha TDA 4.0
pendekardigital.com

 

kolom/member/juni2015