Sebarkan berita baik ini

ES 2Pesta Wirausaha 2016 telah sukses digelar di Taman Mini Indonesia Indah pada 3-5 Mei lalu. Acara ini merupakan kegiatan akbar tahunan komunitas Tangan Di Atas (TDA). Yang membuatnya menjadi spesial adalah karena tahun ini bertepatan dengan genap 10 tahun usia komunitas TDA.

Pada perhelatan tersebut, diselenggarakan 10 sub acara, salah satunya Entrepreneur Summit. Acara yang dikoordinir oleh Dr. Wisnu Dewobroto ini mempertemukan perwakilan dari berbagai komunitas wirausaha besar yang ada di Indonesia. Tak kurang dari 15 komunitas hadir. Mereka adalah AIBI (Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia), HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), JCI (Junior Chamber Indonesia), JPMI (Jaringan Pengusaha Muslim Indonesia), Komunitas Memberi, KPMI (Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia), NGEC (Nusantara Global Entrepreneur Community), StartUpLokal, Sukses Mulia, WPC (Women Preneur), YOT (Young On Top), Yukbisnis, NBC (National Boot Camp), Jakec (Jakarta Entrepreneur Club), Surgapreneur dan WPI (Wirausaha Pelajar Indonesia).

Pada kesempatan itu, para perwakilan komunitas saling memperkenalkan organisasi dan kegiatannya. Terlihat di sana, setiap komunitas memiliki keunikan dan kekuatan yang berbeda. Namun demikian, meskipun bergerak dengan caranya masing-masing, semua memiliki semangat yang sama yaitu menguatkan mental pengusaha Indonesia. Menurut Valentino Dinsi, founder JPMI, saat ini masyarakat Indonesia menghadapi tantangan yang sama, yaitu ketidakadilan ekonomi yang melemahkan mental masyarakat secara umum. Selain itu serbuan produk asing tak dapat lagi dibendung sejak dibukanya Masyarakat Ekonomi Asia. Lita Mucharom dari NGEC menimpali bahwa ketentuan pajak dan perizinan turut mempersulit perkembangan dunia usaha di Indonesia.

Gerakan kewirausahan yang telah digiatkan oleh berbagai komunitas bisnis di Indonesia nampaknya masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat kita sendiri. Hal ini dirasakan oleh Muhammad Iqbal, perwakilan WPI. Masih banyak pelajar kita yang “hanya” bercita-cita menjadi karyawan atau profesional. Padahal di komunitasnya banyak pengusaha pelajar yang telah mampu menghasilkkan omzet jutaan bahkan milyaran dan membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang.

Pada silaturahmi lintas komunitas bisnis pertama ini, kemudian tercetus ide untuk mempersatukan potensi dan bersinergi untuk memperkuat gerakan kewirausahaan di Indonesia. Tujuannya ialah meningkatkan jumlah serta mengembangkan wirausahawan di Indonesia, sehingga kelak Indonesia menjadi negara yang adidaya.

ES 1

Ada 3 poin penting yang perlu ditindaklanjuti setelah pertemuan tersebut, yang terangkum dalam “3 C”, yaitu Communication, Collaboration dan Community.

Communication atau komunikasi penting untuk menyambung silaturahmi yang sudah diawali pada acara Entrepreneur Summit. Untuk mendukung hal itu, maka telah disepakati untuk dibuat satu grup Whatsapp (WA) khusus yang berisi perwakilan dari berbagai komunitas bisnis. Grup WA itu diharapkan bisa mengakomodir informasi-informasi dari tiap komunitas maupun menjadi wadah untuk berdiskusi lebih lanjut.

Collaboration atau kerjasama diperlukan untuk mensinergikan gerakan kewirausahaan dari tiap komunitas. Adi Nugroho dari Jakec mengemukakan, jika masing-masing komunitas jalan sendiri, maka tidak akan menjadi kekuatan besar. Maka dari itu kita harus bersatu, menyingkirkan ego masing-masing, saling berbagi kemampuan dan membuat gerakan bersama.

Community atau komunitas yang dimaksud adalah membentuk himpunan besar yang berisi berbagai komunitas wirausaha. Di sana tiap komunitas bisa berbagi kompetensi, seperti  komunitas BigBos dan StartUpLokal yang kuat dalam hal pembimbingan bisnis berbasis online, WPC yang mengakomodir para wanita untuk handal dalam berwirausaha, WPI dan YOT yang mendukung pemuda dan pelajar untuk sukses di usia muda, dan lain-lain.

Sebagai tindak lanjutnya, para perwakilan komunitas bisnis tersebut sepakat untuk mengadakan pertemuan rutin lanjutan, dua bulan sekali. Selain itu juga menetapkan Hari Kewirausahaan Nasional yang selama ini hanya diperingati secara seremonial, sebagai acara pertemuan besar bagi seluruh komunitas wirausaha Indonesia.

 

Redaktur Web TDA


Sebarkan berita baik ini