In Arsip Kabar TDA,LIPUTAN MEDIA

Liputan Workshop Seri #1 Business Model Canvas – TDA Batam Forum

Bisnis Model Canvas 4

Batam, tangandiatas.com. Berdasarkan rapat kerja pada awal Januari 2014 lalu, TDA Batam akan fokus mengadakan kegiatan yang bisa meng-upgrade pengetahuan dan keahlian anggotanya dalam menjalankan bisnis. Oleh karenanya TDA Batam merencanakan untuk menyelenggarakan workshop setiap dua minggu sekali. Dan dalam semester pertama 2014 ini direncanakan ada 7 seri workshop, dan akan diulang kembali pada semester kedua 2014.

Seri workshop yang digelar oleh TDA Batam bersifat praktis dan action. Diharapkan setiap peserta workshop bisa secara langsung mempraktekkan materi yang didapatkan di workshop. Dengan panduan dari narasumber, peserta pada saat mengikuti workshop langsung mengimplementasikan ilmunya pada bisnis yang sedang dijalankan saat ini.

Workshop Seri#1 diselenggarakan pada tanggal 8 Februari 2014 di Tuguss Institute dengan materi “Business Model Canvas”. Narasumber workshop ini adalah Direktur Keanggotaan dan Edukasi TDA Batam, Bimo T Prasetyo. Ia adalah founder dari Bina Pandu Usaha, sebuah perusahaan kosultan dan bisnis coaching untuk pelaku usaha mikro yang telah membimbing dan mendampingi ratusan pengusaha mikro di Batam. Workshop ini diikuti oleh 12 peserta. Jumlah peserta sengaja dibatasi agar hasil workshop bisa maksimal, karena narasumber harus meng-guide peserta satu per satu untuk mempraktekkan Business Model Canvas.

Workshop Business Model Canvas ini dibuka dengan paparan “Bisnis seperti apa yang seharusnya saya jalankan?”. Pada bagian ini sangat cocok bagi peserta yang belum memiliki bisnis dan untuk lebih mempertajam bidang usaha bagi peserta sudah memiliki bisnis. Peserta diminta untuk mengidentifikasi hal-hal dibawah ini:

  1. Apa yang saya lakukan sehari-hari?
  2. Apa yang saya sukai?
  3. Apa yang saya cari/ inginkan?
  4. Modal apa yang saat ini saya miliki?

Setelah peserta berhasil mengidentifikasi pertanyaan di atas maka mereka berhasil menentukan “Bidang usaha yang sesuai”. Kemudian workshop dilanjutkan dengan menentukan hal-hal dibawah ini:

  1. Peluang atau pemicu apa yang saat ini saya miliki?
  2. Bagaimana formulasi usahanya?
  3. Apa bentuk usahanya?

Pada sesi kedua peserta diajak untuk mempraktekan cara membuat 9 building block business model canvas. Sesi ini peserta mengidentifikasi point-point dibawah ini:

  1. Customer Segment
  2. Value Propositions
  3. Channeling
  4. Custommer relationship
  5. Key activities
  6. Key resources
  7. Key partners
  8. Revenue streams
  9. Cost Structure.

Bisnis Model Canvas 3Setelah peserta selesai mempraktekan dan mengisi 9 building blocks, mereka mulai tahu seperti apa bisnis mereka dan harus berjalan seperti apa.

Berdasarkan dari testimoni peserta workshop, mereka menyatakan bahwa apa yang tadinya buram dalam menjalankan bisnis setelah mengikuti workshop ini menjadi terang dan mereka sudah melihat arah dan jalan seperti apa yang mesti dilalui. Komentar peserta workshop di antaranya adalah :

  1. Mas Yus, Ia adalah pekerja di galangan kapal (shipyard) di Tanjung Uncang, Batam. Dia memiliki keahlian yang sangat spesifik di industri shipyard sebagai marking. Setelah mengikuti workshop Business Model Canvas ini membulatkan tekadnya untuk menjadi sub-kontraktor pada bidang marking shipyard. Dari hasil praktek pada model canvas, ia mampu mengidentifikasi segment customer yang akan di bidiknya. Chanelling dan customer relationship seperti apa agar ia bisa menawarkan servicenya ke industri shipyard. Ia juga sudah mengidentifikasi key resource, key activities, dan key partners. Dan yang terakhir cost structure apa saja yang perlu disiapkan dan revenue yang bisa diperolehnya.
  2. Mas Benny, Ia saat ini sedang menjalankan usaha di bidang desain produk-produk edukatif. Setelah mengikuti workshop ini ia berhasil mengidentifikasi segment customer yang ternyata selama ini salah sasaran. Dengan hasil workshop yang telah ia rasakan akhirnya mas Benny memutuskan untuk mengikuti seluruh 7 seri workshop TDA Batam.
  3. Mbak Putri, dia adalah peserta termuda dan masih duduk di semester 1 PTS swasta di Batam. Wanita yang hobi desain  ini berhasil menentukan jenis usaha yang akan dia geluti setelah mengikuti workshop TDA Batam Business Model Canvas. Dia memberi nama usaha yang akan dijalaninya dengan nama Rumah Desain yang memberi layanan desain interior.

Selamat bertemu kembali pada Workshop Seri #2 TDA Batam “Business Plan” denga nara sumber Deny Rifai, Direktur PT Tugu Sena Sinergi, pada tanggal 22 Februari 2014.

 

Wahyudi (Kontributor Batam)

http://EnjoyBatam.com

http://EnjoyDigital.co.id