In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Membawa Bisnis Kita Naik Kelas

adit 3

Aditya Hayu Wicaksono
Direktur Keuangan TDA

Kondisi Indonesia saat ini lebih dari 60% penduduknya berada dalam usia produktif, di mana daya beli menjadi luar biasa. Selain itu, internet yang kini berkembang cukup pesat memberikan pengaruh dan turut mengubah banyak hal. Misalnya, kita bisa memaksimalkan internet untuk mendatangkan income yang lebih besar. Perkembangan yang lain adalah bahwa kini, setiap orang memiliki handphone yang memudahkan siapa saja untuk berkomunikasi sehingga ini juga merupakan peluang dalam bisnis. Nah, jika semua kondisi terus berubah maka kita pun juga harus jeli, mau berubah dan beradaptasi dengan keadaan agar bisnis kita bisa terus berkembang.

Dalam bisnis, siapa yang lebih cepat akan mengalahkan yang lambat. Jika dalam perusahaan besar memiliki birokrasi yang cukup rumit untuk memutuskan sesuatu, berbeda halnya dengan UKM yang tidak memerlukan birokrasi yang berbelit sehingga lebih cepat merespon dan mengambil keputusan. Laila Asri (Owner Pourvous Body Care) dalam satu kesempatan sharing di TDA mengatakan bahwa bisnis itu seharusnya bertumbuh secara sustain (terus-menerus) bukan lompat-lompat. Maksudnya adalah pergerakannya berkelanjutan, bukan fluktuatif. Terus merangkak naik.

Bisnis harus punya brand. Apalagi jika kita sudah memutuskan untuk serius menggeluti usaha. Brand menjadi penting agar orang lain tahu. Selain itu, penting juga untuk mematenkannya. Untuk hal ini kita bisa minta bantuan pada konsultan merk atau dirjen HAKI. Karena jika brand kita sudah besar namun belum dipatenkan, dan ternyata brand tersebut sudah dimiliki oleh orang lain, maka akan membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk mengganti brand tersebut.

Agar bisnis kita naik kelas, maka bisnis kita harus memiliki cashflow yang positif. Cash is a King. Jangan sampai seakan-akan kita memiliki omset yang cukup banyak, tapi nyatanya ketika di akhir atau di awal bulan kita tidak sanggup menggaji karyawan bahkan untuk diri kita sendiri, maka pastikan kita memiliki cashflow yang lancar. Selain itu, bisnis juga harus memiliki profit margin yang baik pula.

Bisnis juga akan sangat mungkin naik kelas, jika memiliki manajemen tim yang solid. Tim sangat penting dalam sebuah bisnis. Jangan sampai kita menjadi CEO alias Chief EVERYTHING Officer, jadi semuanya kita sendiri yang mengerjakan. Delegasikan pada tim. Walaupun untuk membentuk sebuah tim yang solid itu membutuhkan proses, membuat setiap orang yang ada dalam tim memiliki kesamaan dan passion yang sama dengan kita bukanlah hal yang mudah. Namun, bukan berarti hal ini tidak mungkin untuk diwujudkan.

Nah, yang terpenting agar bisnis kita naik kelas adalah bisnis harus memiliki legalitas dan laporan keuangan yang rapi. Ini yang bikin para pebisnis sedikit “alergi” dan langsung pusing kalau diminta untuk menunjukkan atau mengurusi laporan keuangannya hehehe. Sebagai seorang pebisnis setidaknya harus mengerti dan bisa membaca laporan keuangan. Karena apapun keputusan yang akan kita ambil, mengacunya pada laporan keuangan. Misalnya, jika kita ingin menambah karyawan, membeli mesin, tentunya kita akan lihat dulu kondisi keuangan kita. Belum lagi jika membutuhkan modal kemudian berencana untuk meminjam pada bank atau lembaga keuangan, tentunya membutuhkan laporan keuangan. Selain itu, dengan memiliki dan mengetahui perkembangan keuangan, kita bisa melihat apakah bisnis kita layak diperjuangkan atau tidak. Pesan yang penting juga adalah, jangan menggabungkan uang bisnis dengan uang pribadi.

Kunci agar bisnis kita naik kelas adalah :

Passion + Knowledge + Network + Action

Passion : Hindari memulai bisnis hanya karena trend, tapi sebaiknya sesuaikan dengan passion kita.

Knowledge : Jika sudah memulai bisnis perkaya diri dengan pengetahuan, karena bisnis bisa saja mati karena kita kurang siap atau kurang pengetahuan untuk mengembangkannya.

Network : Jaringan, teman-teman atau kerabat ini bisa dijadikan sebagai support system. Tempat untuk saling berbagi pengalaman, bertanya banyak hal (misal : hukum, sdm, keuangan, dll), dan juga saling mendukung satu sama lain.

Action : Ini yang terpenting, karena semuanya nothing kalau nggak ada action.

Pada dasarnya jika ingin bisnis kita naik kelas, maka kita juga harus mau berubah dan mau melangkah.

 

Aditya Hayu Wicaksono
Direktur Keuangan TDA