In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Meningkatkan Nilai Produk dengan Servis

Teguh Hydro1

Teguh Wibawanto
Direktur Kerjasama Eksternal TDA

Beberapa dari kita mungkin ada yang pernah membeli kopi kiloan di pasar tradisional, sebutlah misalnya harganya Rp. 3000 per 100 gram, kemudian bila kopi tersebut d giling dan dipacking ke dalam kemasan yang lebih menarik harga per 50 g nya menjadi 10 ribu rupiah. Selanjutnya kopi tersebut diseduh dan dijual di warung kios yang menjual mie Instant maka harganya menjadi 5 ribu pergelas.

Perjalanan kopi tidak berhenti di situ, ketika kopi tersebut ditambah creamer dan dijual di kawasan bisnis serta di dalam ruangan AC plus wifi plus diberikan nama yang “rada asing” seperti capuccino machiato, maka harga per gelasnya bisa mencapai 45 ribu. WOW luar biasa pertambahan nilainya, dan orang yang membeli kopi nyapun tidak merasa ditipu dengan perbedaan harga yang mencolok tersebut.

Nah, sekarang bagaimana memoles sebuah produk dengan tambahan service di dalamnya:
1. Konsultasi
Yang dimaksud konsultasi disini adalah konsultasi seputar produk yang kita jual, seperti ketika jual furniture maka bisa ada tambahan konsultasi desain interior, atau ketika jual baju sang SPG bisa menjadi konsultan fashion.

2. Informasi
Informasi seputar produk bisa menjadi nilai tambah, semisal produk madu maka bisa dijelaskan asal usul madu tersebut, plus informasi nutrisi dan kalori serta bisa juga informasi dimana bisa dilakukan pengecekan madu asli atau bukan.

3. Pembayaran
Mempermudah pembayaran  dengan multi cara seperti cash, cicil, debit dan kredit merupakan nilai tambah.

4. Penagihan
Memberikan informasi penagihan seperti pengiriman bill atau invoice yang jelas serta   dipercaya. Sebagai contoh ada perusahaan taxi yang memberikan kuitansi print out kepada konsumen sebagai bukti pembayarannya. Hal ini sangat berguna apabila urusan bisnis digunakan sebagai klaim.

5. Taking Order
Mempermudah order seperti jika memesan taxi cukup tekan menu di smartphone, taxi tersebut langsung datang ke lokasi kita.

6. Pelayanan
Misalnya ucapan salam, wellcome drink, baju karyawan, toilet, kemudahan mencapai lokasi, majalah, surat kabar

7. Keamanan produk
Semisal kemasan yang lebih aman, tracking lokasi pake GPS, satpam

8. Perkecualian
Nah yang terakhir adalah sesuatu yang terjadi diluar SOP, tapi kita masih membolehkan itu terjadi, semisal ada produk yang masa garansi sudah habis tapi masih bisa dilayani klaimnya.

Dengan menyertakan atribut service kedalam produk, bisa menjadi andalan agar bisnis terhindar dari perang harga. Dari beberapa pilihan tersebut, bisa kita mulai dari yang termurah biayanya dan memberikan tingkat leverage yang tinggi terhadap value. Karena kita belum tau pasti mana dari strategi tersebut yang tepat sasaran.

Seperti kata pepatah,”tak semua anak panahmu mengenai sasaran, apalagi jika sekedar membidik tanpa kau lepaskan.”

Teguh Wibawanto
www.hydro.co.id