In Inspirasi,Peluang Usaha,Saran Ahli,Tips & Trick,Tips Bisnis

Mulailah dari Apa yang Ada

southiljpg

Aditya Hayu Wicaksono
Direktur Keuangan TDA

Mungkin banyak pertanyaan, usaha apa yang harus saya mulai? Atau modal saya gak cukup untuk memulai usaha. Dan berbagai pertanyaan sehingga membuat orang tidak memulai usahanya. Ini yang menjadi salah satu hambatan utama untuk memulai usaha.

Seperti judul di atas, mulailah dari apa yang ada, dari apa yang kamu punya. Jika anda tidak memiliki uang, namun punya kemampuan untuk membuat sesuatu, maka lakukanlah. Jika anda memiliki networking yang banyak, mulailah dari situ. Jika Anda punya kemampuan untuk marketing, maka dari situlah awal usaha anda. Sebanyak atau sedikit pun modal yang anda miliki sama saja, karena modal tidak akan pernah cukup. Jika kita memiliki uang 1 Milyar sekalipun, uang yang Anda miliki mungkin bisa cukup untuk memulainya, namun suatu saat modal itu tidak cukup atau Anda memerlukan modal yang lebih lagi, karena di setiap usaha modal akan diperlukan. Disinilah kreatifitas diperlukan, modal memang penting, namun yang lebih penting adalah kemauan dan niat. Banyak pengusaha yang memulai usaha dari nol, bahkan ada yang dari minus.

Kita coba ambil contoh, sang maestro Ir Ciputra. Beliau memiliki skill yang didapat dari sekolah di ITB sebagai arsitek. Di awal usaha Ciputra bersama rekan rekannya memulai usaha dengan bermodalkan skill, dan akhirnya memulai usaha desain interior dan arsiteknya di kota Bandung. Setelah itu berlangsung beberapa lama, dan networking beliau sudah terbangun, beliau memberikan konsep sebuah tempat yang di dalamnya ada permainan dan tempat hiburan masyarakat, dari networking tersebut beliau membangun Taman Impian Jaya Ancol, dengan dibantu modal dari Pemda Jakarta dengan Ali Sadikin sebagai Gubernurnya waktu itu.

Apakah beliau memakai modalnya? Mungkin iya, namun untuk membangun Ancol memerlukan modal yang tidak sedikit, dan sebagai pengusaha muda waktu itu beliau tidak memiliki modal besar. Lalu setelah Ancol berhasil, beliau sekali lagi memiliki konsep perumahan di Selatan Jakarta, dengan nama Pondok Indah dan dengan networking-nya beberapa konglomerat besar tanah air, maka terciptalah Pondok Indah, lalu Bumi Serpong Damai dan lainnya. Setelah merasa cukup, Ciputra membangun usahanya sendiri dengan bendera Ciputra Grup.

Ciputra adalah seseorang pengusaha dengan modal nol, namun beliau memulainya dari apa yang beliau bisa, yaitu skill nya sebagai seorang arsitek. Dan disini memerlukan daya kreatifitas serta perjuangan yang luar biasa besar dan juga proses pembelajaran yang lama. Pengusaha seperi Ciputra, Bob Sadino, dan lainnya mereka adalah pengusaha yang terasah dari pengalaman serta jatuh bangunnya usaha mereka.

Ada satu lagi yang diperlukan oleh seorang pengusaha, yaitu mindset. Jika anda berniat kaya cepat dari usaha, mungkin bisa, namun sesungguhnya sebagai pengusaha bukan kekayaanlah yang dicarinya, namun lebih kepada menanamkan idealisme serta membantu banyak orang untuk hidup lebih baik. Jika anda mencari kekayaan, maka kekayaanlah yang anda dapatkan. Jika anda mencari pengabdian kepada Tuhan, maka kebahagiaan, kekayaan serta lainnya adalah bonus buat anda.

Jadi mulailah dari yang anda miliki, lihat sekitar Anda, asah skill Anda dan mulailah sekarang juga.

 

Aditya Hayu Wicaksono

Direktur Keuangan TDA