Ingin bisnis Anda naik level? Let's 9.0 Together Gabung sekarang
← Semua berita

16 Oktober 2026

Pengusaha Adopsi AI untuk Strategi Bisnis melalui Platform TDA One

Pengusaha Adopsi AI untuk Strategi Bisnis melalui Platform TDA One

SURABAYA — Pengusaha yang tergabung dalam Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) didorong mengadopsi kecerdasan buatan (AI) dan memperkuat kolaborasi antardaerah sebagai strategi pengembangan bisnis. Arah itu dibahas dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) TDA 9.0 di Surabaya, dan diperkuat melalui platform TDA One.

Presiden TDA 9.0 Ferdian Brilian menekankan bahwa pengusaha tidak cukup berhenti pada usaha sendiri. Pelaku bisnis perlu menjangkau pasar, belajar teknologi, dan saling terhubung. Dengan jaringan TDA yang menjangkau puluhan ribu anggota di berbagai daerah, kolaborasi dinilai menjadi cara mempercepat pertumbuhan operasional yang lebih efisien.

“Kami mendorong anggota untuk belajar memanfaatkan teknologi, termasuk AI,” jelas Ferdian. Menurutnya, AI membantu pengusaha mengelola bisnis lebih efektif — termasuk solo-preneur dengan jumlah karyawan terbatas — mulai dari membaca tren pasar, menyusun strategi pemasaran, hingga mengefisienkan pekerjaan.

Setiap daerah memiliki pasarnya sendiri. Kondisinya berbeda-beda; yang penting adalah bagaimana peluang itu dimanfaatkan. Mukernas menjadi momentum menyelaraskan program, memperkuat jejaring, dan memperbesar dampak ekonomi lokal, khususnya UMKM, sekaligus membuka kolaborasi bisnis antardaerah.

Platform TDA One diperkenalkan sebagai bagian dari ekosistem TDA untuk menghubungkan pengusaha dengan kebutuhan bisnis, pengetahuan, akses pasar, dan peluang kolaborasi. Director Marketing and Media TDA 9.0 Febri Akhmad Nasukha dan Ketua Majelis Amanah TDA 9.0 Donny Kris Puriyono memperkenalkan platform tersebut saat Mukernas di Surabaya.

INTRODUKSI — Director Marketing and Media TDA 9.0 Febri Akhmad Nasukha (kiri) dan Ketua Majelis Amanah TDA 9.0 Donny Kris Puriyono memperkenalkan platform TDA One saat Mukernas di Surabaya. (Metro Bisnis/Jawa Pos Metropolis)

Sumber: Metro Bisnis, Jawa Pos Metropolis, Jumat 16 Oktober 2026, halaman 20.