In Kolom Opini

Windows 1.01

maxresdefaultDalam sebuah sesi seminar online, seorang peserta bertanya kepada saya, bagaimana mengatasi rasa tidak percaya diri untuk mulai menjual produk yang dia buat.

Ini mungkin masalah yang banya dihadapi oleh pemula. Tetapi jangan sampai belum berhasilnya kita membuat produk yang sempurna, paling bagus ataupun paling enak, menghalangi kita untuk memulai bisnis dan mejadi sukses.

Pada awalnya produk yang kita buat hanya cukup bagus saja, sehingga sudah bisa memberi manfaat yang baik, tetapi belum maksimal untuk para pelanggan. Dalam perjalanan berikutnya kita dapat terus menyempurnakan untuk menjadikannya produk yang lebih berkualitas, lebih ekonomis, lebih bermanfaat, memiliki keunggulan kompetitif yang semakin menonjol, dan seterusnya.

Sejak meluncurkan program Windows 1.01 tahun 1985, Microsoft terus memperbaiki produk tersebut, sehingga Windows yang dulunya tampil sederhana, cukup rumit penggunaannya dan sering hang karena banyaknya virus dan program yang bermasalah, sampai akhirnya belakangan ini telah mereka luncurkan Windows 8 yang jauh lebih cepat, berpenampilan menarik dan mudah digunakan. Henry Ford pernah menyatakan, “Terima kasih kepada para pelanggan yang telah membeli produk kami sebelum disempurnakan.”

Dalam bisnis kami, produk PolyRub® yang digunakan untuk bahan baku pembuatan selang elpiji ber SNI. Kami luncurkan dengan biaya produksi mahal dan hasil permukaan yang banyak bintik dan sering membuat mesin ngadat di pelanggan kami.

Terus mengalami berbagai modifikasi untuk menghasilkan produk dengan kualitas lebih bagus dan lebih ekonomis, sehingga saat ini kami sudah meluncurkan PolyRub® seri 5E. Sampai saat ini puluhan juta selang elpiji di produksi memakai PolyRub®. Selain dari sisi desain formulasi, kami juga terus mencari kemungkinan untuk memperbaiki produk dari sisi material, mesin, cara produksi maupun personel yang bertanggung jawab dalam semua proses tersebut.

Kalau Anda masih ragu untuk meluncurkan produk bisnis Anda, ingatlah kisah Windows 1.01 yang rumit dan sering hang.

 

Mustofa Romdloni
Direktur Pesta Wirausaha TDA
@tofazenith