Sebarkan berita baik ini

Taman pinus merupakan destinasi wisata yang tentunya sangat eco friendly dan health safety selama pandemi. Dengan luas sekitar 3 hektar, tempat wisata ini menargetkan market untuk wisata keluarga yang di desain untuk camper park. Taman pinus ini merupakan taman wisata untuk keluarga yang di desain di daerah hutan pinus yang terletak di Batu Jawa Timur. Di dalam taman wisata ini, di tawarkan tempat untuk camping keluarga dan di support dengan berbagai macam aneka makanan dan minuman seperti bakso dan kopi. Bisnis usaha yang dijalankan oleh Sam Cakra ini pun mengambil beberapa produk frozen food berdasarkan dari member dari grup TDA malang. Sehingga taman wisata ini merupakan bentuk kolaborasi dengan para anggota TDA Malang.

Member TDA Malang lainnya dalam acara Business Tour kali ini juga menampilkan Devi Novi Astuti yang merupakan alumni IPB dalam bidang pertanian dan mempunyai cita-cita untuk membuat pertanian sendiri. Namun, setelah 2 tahun bekerja dalam bidang pertanian, Ia mengetahui untuk mencapai hal tersebut sangatlah sulit. Oleh karena itu, Ia kemudian beralih kepada  bisnis fotografi karena dari dulu memang suka dengan dokumentasi dan fotografi. Pada saat awal bekerja, Ia belajar dengan mengikuti komunitas dan dari sana Ia bisa lebih fokus terhadap produk foto karena di dukung oleh komunitas yang membutuhkan produk foto. Di tahun 2018, Ia akhirnya mengembangkan bisnis miliknya dengan melakukan kolaborasi antara wedding organizer. Akhirnya pada tahun 2020, Ia bertemu dengan suami yang juga mempunyai basic terhadap photography. Namun selama pandemi ini, Ia memindahkan bisnisnya dari studio di luar menjadi studio indoor di rumah. Namun, karena fotonya basenya adalah product jadi tidak seberapa repot untuk di lakukan. Meskipun Devi telah pindah tempat ke Malang namun, para costumer yng berada di luar kota atau di kota asal tetap mempercayakannya dalam hal photography. 

Dalam hal foto produk terlihat gampang untuk di lakukan namun yang harus di perhatikan setiap produk mempunyai perbedaan dan packaging yang berbeda. Oleh karena itu harus di sesuaikan seperti apa yang bisa di lakukan seperti, memfoto yang baik untuk berbagai produk dan sebagainya. Ilmu photography akan selalu berkembang dan harus memiliki inovasi yang baru untuk mengembangkan bisnis photography tersebut. Jika tidak, maka bisnis akan terus tergerus dengan jaman. Dalam satu hari, Devi dapat mengerjakan 10-20 foto dan sebelum melakukan photo shoot Ia akan mengirimkan moodboard. Jika di setujui klien, maka klien akan mengirimkan produk ke kita dan setelah itu baru Devi buat fotonya.

Selain berkeliling bersama Sam Caka & Devi, Business tour kali ini juga menampilkan Hegi Harjoyo pemiliki Binis Best Dough yang merupakan bisnis roti yang terinpirasi dari berbagai roti yang di jual di berbagai penjuru dunia. Ia sempat di tempatkan di berbagai lokasi di luar negeri ketika dulu bekerja di Sampoerna seperti di Filipina, Hongkong, hingga Korea Selatan. Dari sana Ia mencicipi berbagai jenis roti yang membuat awal inspirasi untuk membuka bisnis roti di Malang. Meskipun roti Best Dough premium, namun masih banyak yang berminat untuk membeli, dengan ada dua varian yang besar dan kecil yang kecil dengan harga sekitar 30 rb dan yang besar sekitar 60 rb. Untuk PO roti bisa di lakukan H-1 sudah bisa di nikmati dan masa dari roti adalah sekitar 3 hari. Hegi pun mengunggulkan tekstur dan bahan bahan yang premium jadi dapat di jamin untuk rasa dari roti akan lebih enak. Namun, waktu pandemi ini, di karenakan rata-rata bahan kita berasal dari luar negeri jadi Ia pun agak kesusahan untuk mendapatkannya.


Sebarkan berita baik ini