In Uncategorized

Business Tour Goes to Karawang

Business tour kali ini berjalan ke daerah Karawang dan dibuka oleh Kang Diding yang merupakan Ketua TDA Daerah Karawang. kang Diding sendiri merupakan pebisnis distributor alat terapi kesehatan yang diimpor dari korea. Beliau mengawali bisnisnya dengan membuka 6 cabang. Namun, sekarang hanya tersedia 3 cabang miliknya yang masih beroperasi. Hal terebut disampaikannya dapat terjadi karena faktor kurang siapnya dalam membuat sistem perusahaan dan kurangnya managemen SDM. Jika dua faktor tersebut belum siap maka menurut beliau jangan memulai usaha terlebih dulu

Secara umum, para anggota TDA Karawang, menurut Kang Diding, masih menjalankan usahanya ditengah pandemi Corona. Meskipun semua sektor terdampak, namun mereka masih tetap memotivasi satu sama lain. Kang Diding juga sempat menyampaikan pada semua member TDA untuk tetap memberikan suport satu sama lain dan terus belajar. Karena dengan menjadi member TDA adalah sebuah wadah yang pas dan bagus untuk mengembangkan usaha kita.

Member TDA Karawang lainnya yang menjadi bintang tamu business tour minggu ini adalah Teh Windi dengan bisnis Serundeng Seruni dengan bahan dasar ubi jalar yang sudah terkenal enak dan laris di dsaerah karawang. Bisnis olahan ubi menjadi sebuah produk serundeng ini merupakan inovasi terbaru dan kekinian bagi dirinya. Serundeng seruni pun menurut Teh Windi kini telah mencapai pengiriman ke seluruh wilayah di Indonesia. Uniknya, produk Serundeng Seruni milik Teh Windi ini diproduksi secara mandiri di dalam hunian miliknya sendiri. Tantangan yang dirasakan Teh Windi pun terjadi ketika di daerah Karawang termasuk susah untuk memasok ubi merah dibandingkan ubi putih.

Selain itu, ada sosok Asep Suhendra yang bergelar dokter dan menjalankan bisnis nya di Asley Clinic yang bergerak dibidang kesehatan. Berdiri di tahun 2017 dan awalnya sebagai klinik yang bergerak di bidang kecantikan saja. Namun, setelah mendapatkan mentoring dengan beberapa coach di komunitas TDA, Asep pun meneruskan kliniknya menjadi klinik spesialisasi perawatan jerawat. Hal itu diputuskannya setelah melihat kembali potensi yang dimiliki oleh kliniknya dan juga data pelanggan yang kebanyakan bertujuan untuk melakukan perawatan jerawat. Namun, di Asley Clinic miliknya pun tidak menutup layanan kecantikan dan Kesehatan kulit lainnya.

Pebisnis terakhir yang menjadi tamu dalam acara bisnis tour goes to karawang kali ini pun juga menampilkan brand Bazam Bakery yang dimiliki oleh Teh Edah. Bazam Bakery sendiri menyediakan produk roti bolen dan juga strudel. Diciptakan di tahun 2016, Teh Edah sebelumnya telah mencoba berjualan dengan berbagai jenis makanan hingga akhirnya ia memutuskan untuk memproduksi roti bolen dan strudel. Sekali produksi Teh Edah pun bisa menyediakan hinga 50 produk dalam sehari. Namun, jika pada hari-hari biasa Ia akan memproduksi sekitar 20 box saja.

Meskipun pandemi Corona terjadi, namun keempat pebisnis handal asal Karawang ini tetap terus menjalankan usahanya dengan inovasi terbaru dan juga tetap meneruskan perjalanan bisnis dengan penuh rasa optimis.