Sebarkan berita baik ini

Fatmah Bahalwan 4 PWDari dapur rumahnya, Fatmah Bahalwan perempuan kelahiran Wonosobo, 15 Januari 1964 ini membagi kepiawaiannya memasak dengan mendirikan Natural Cooking Club (NCC). Ini adalah milis yang menjadi wadah diskusi dan belajar bagi orang yang ingin tahu memasak. Dari sini pula, 300 wirausaha kuliner lahir. Fatmah juga berhasil memberi tambahan penghasilan bagi lingkungan sekitarnya.

Fatmah Bahalwan tak pernah menyangka bahwa hobinya memasak bakal melahirkan banyak pelaku bisnis kuliner seperti sekarang. Saat ini, tercatat ada 300 wirausaha kuliner lahir dari milis yang dibuatnya, yakni Natural Cooking Club (NCC). Padahal, awalnya, ia hanya ingin mendongkrak penghasilan keluarga yang saat itu terbilang pas-pasan.

Fatmah yang kala itu bekerja di sebuah bank swasta merasa penghasilannya bersama suami tak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Krisis ekonomi tahun 2008 makin memperburuk kondisi keuangan ibu tiga anak ini. Pada saat negara ini krisis setelah huru hara tahun 1998 Fatmah dihadapkan pada pilihan hidup hemat atau menambah penghasilan untuk menjaga kualitas hidup keluarganya.

Fatmah bangun jam 04.00 pagi untuk mulai membuat kue dan menjualnya ke rekan-rekan kantor. Biar pesanan terus mengalir, Fatmah gencar mempromosikan usahanya kepada kawan dan kolega, serta tetangga. Bahkan Fatmah memberanikan diri mempromosikan usahanya kepada beberapa penumpang bus saat ia pulang kerja.
Keahlian Fatmah membuat kue mulai tenar di kalangan rekan-rekannya. Banyak di antara mereka mulai memesan kue kepada Fatmah. Bahkan berbagai acara dan perayaan di kantornya juga memesan kue darinya.

Pada Oktober 2004 Fatmah lantas memutuskan keluar dari kantor. Ia ingin fokus terjun ke bisnis masak-memasak dari rumahnya di bilangan Matraman, Jakarta Timur. Atas bantuannya suami Fatmah, Wisnu Ali Martono, Fatmah membuat mailing list (milis) Natural Cooking Club (NCC) pada Januari 2005. Di milis itu. semua anggota bebas berdiskusi tentang masakan, mulai dari resep, cara membuat, alat memasak, hingga tempat murah memperoleh bahan masakan.

Sampai saat ini milis NCC beranggotakan 18.000 orang, sedangkan di FB telah mencapai 83.000 anggota. Dari sini pula, Fatmah tak menyangka kalau kemudian lahir wirausaha-wirausaha baru. Fatmah mencatat, ada 300 anggota NCC yang sudah jadi wirausaha makanan, mulai membuka usaha kue, snack, hingga katering masakan. Kebanyakan dari mereka menawarkan hasil masakannya lewat online.

Beberapa peserta kursus NCC juga ada yang menjadi food stylist dan food photographer. Fatmah menggandeng Riana Ambarsari, seorang food photographer yang mengajari para peserta kursus yang tertarik menjepret makanan. Profesi ini tumbuh di NCC lantaran NCC butuh dokumentasi masakan yang dibuat para peserta kursus. Adapun, food stylist lahir karena peserta kursus ingin menciptakan makanan dengan bentuk yang menggugah selera.

Fatmah Bahalwan akan berbagi kisah hidupnya yang menginspirasi banyak pebisnis kuliner di tanah air hanya di ajang  Pesta Wirausaha 2016 nanti.

Pesan Tiketnya di https://bit.ly/PWNas2016 sebelum kehabisan.


Sebarkan berita baik ini