Sebarkan berita baik ini

ilust-Indonesia-pelabuhanDalam rangka pembangunan infrastrukstur Indonesia khususnya di Indonesia bagian Timur, pada tahun 2015 nanti pemerintah akan melakukan pengembangan 30 pelabuhan non-komersial.

Dikutip dari Kontan.co.id, Bobby R Mamahit, Direktur Jenderal Perhubungan Laut mengatakan, “Rencananya anggaran yang akan digunakan untuk membangun dan mengembangkan ke- 30 pelabuhan non-komersial tersebut akan didanai dengan menggunakan dana pengembangan dan pembangunan pelabuhan komersial yang telah dialihkan ke BUMN”.

“Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu telah mengalihkan pengembangan 15 pelabuhan komersial yang tadinya akan dibiayai dengan dana APBN ke BUMN,’ lanjutnya.

Ada 15 pelabuhan komersial yang akan dialihkan pengembangannya dari APBN ke BUMN, diantaranya adalah, Pelabuhan Gunung Sitoli di Sumatera Utara, Bagan Siapi-api di Riau, Sintete di Kalimantan Barat, Bima di NTT, Lembar di NTB, Tenau di Kupang, Lorens Say di Maumere, dan Ippi di NTT. Selain pelabuhan- pelabuhan tersebut, pelabuhan lain yang pengembangannya juga telah diserahkan ke BUMN adalah; Pelabuhan Bitung di Sulawesi Utara,  Gorontalo, Pantoloan di Sulawesi Tengah, Makassar New Port di Sulawesi Selatan, Yos Sudarso di Ambon, Jayapura di Papua dan Sorong di Papua Barat.

Hadi M Djuraid, Staf Khusus Keterbukaan Informasi Publik Menteri Perhubungan, beberapa waktu lalu mengatakan, “Pelimpahan kewenangan dari APBN ke BUMN telah membuat anggaran Rp 492,5 milyar yang rencananya akan digunakan untuk mengembangkan ke-15 pelabuhan komersial tersebut tidak terpakai. Sebagai gantinya dana yang sudah dialokasikan tersebut akan digunakan untuk pengembangan pelabuhan-pelabuhan yang tidak diusahakan atau tidak memiliki nilai komersial.

Masih menurut Bobby pada pekan lalu, “Ada lebih dari seribuan pelabuhan non-komersial yang perlu mendapat perhatian. Tetapi dengan asumsi setiap pelabuhan memerlukan dana pengembangan sebesar  Rp 15- Rp 30 miliar, paling yang bisa dilakukan pengembangan sekitar 30- an pelabuhan”.

Bobby mengatakan, saat ini pihaknya tengah memetakan pelabuhan non komersial yang akan dikembangkan dan dibangun dengan menggunakan dana Rp 492,5 miliar tersebut.


Sebarkan berita baik ini