Sebarkan berita baik ini

PW Padang 1Event Pesta Wirausaha (PW) yang diselenggarakan oleh Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Kota Padang akhirnya digelar dan dibuka secara resmi oleh Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah yang diwakili oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Yunisman pada sabtu (7/11) pagi.

Dalam event Pesta Wirausaha tahun ini, TDA Padang yang bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat mengangkat tema “UMKM Sumbar Juara MEA,” dengan menyelenggarakan dua kegiatan utama yaitu Bazar Non Tunai dan Seminar.

Di hari pertama Pesta Wirausaha TDA Padang, ratusan peserta memadati Aula Anggun Nan Tongga Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar yang merupakan tempat diselenggarakannya seminar. Acara pun berlangsung meriah baik di ruang seminar maupun di lokasi EXPO yang diadakan di luar ruangan.

Pemko Padang melalui Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang, Yunisman memberikan apresiasinya terhadap event Pesta Wirausaha yang diselenggarakan TDA Padang. Menurut Yunisman, event Pesta Wirausaha yang diselenggarakan oleh TDA Padang sangat sejalan dengan program Pemko Padang yang ingin menciptakan 2000 wirausahawan baru setiap tahun dan 10 ribu wirausahawan dalam lima tahun.

Bahkan menurut Yunisman untuk mewujudkan hal tersebut Pemko Padang telah membuat tim pendamping bagi UMKM Kota Padang. Tim Pendamping disediakan satu orang untuk setiap kelurahan yang ada di Kota Padang.

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah yang juga menyempatkan diri berkunjung ke Pesta Wirausaha TDA Padang berharap event seperti bisa meningkatkan kemampuan dan kapasitas pelaku UMKM di Kota Padang untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

Karena menurut Mahyeldi tantangan bagi pelaku UMKM untuk menghadapi MEA semakin komplek. Mahyeldi pun menegaskan untuk menghadapi MEA pelaku UMKM harus lebih baik lagi jika tidak ingin menjadi pasar bagi negara lain. Di akhir sambutannya, Mahyeldi berharap bisa menjalin kolaborasi dengan TDA Padang untuk lebih mengembangkan UMKM di Kota Padang.

Sementara itu, Ketua TDA Padang Tomy Iskandar berharap event Pesta Wirausaha ini menjadi ajang bagi pelaku UMKM dan masyarakat Sumbar pada umumnya untuk meningkatkan knowledge bisnisnya, memperluas networking, promosi produk dan menjaga konsistensi semangat berwirausaha.

“Kami berharap Pesta Wirausaha ini memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat Sumbar khususnya pelaku UMKM di bidang entrepreneurship,” kata Tomy Iskandar.

7 Narasumber Berikan Ilmu Bisnis Selama 2 Hari

Selama dua hari penuh para pengunjung di Pesta Wirausaha TDA Padang diberikan ilmu, tips serta pengalaman berharga dari 7 orang praktisi bisnis yang sudah berpengalaman mengembangkan bisnis mulai dari level UMKM hingga bisnis besar.

Di hari pertama Wisnu Dewobroto (CEO Gajah Mungkur), Mustofa Romdloni (Presiden TDA 4.0) dan Dewa Eka Prayoga bergantian memberikan ilmunya kepada peserta seminar PW TDA Padang.

Wisnu Dewobroto sebagai narasumber pembukan mengawali dengan mengajak peserta untuk kembali mengubah mindset bisnis. Menurut Wisnu berbisnis tidaklah sekedar menghasilkan uang, tapi bagaimana menghasilkan sebuah nilai yang bisa memberikan dampak yang lebih besar kepada bisnis tersebut.

Sementara itu Mustofa Romdloni mengajak peserta sedikit rileks. Mustofa Romdloni lebih banyak bercerita tentang pengalamannya dalam mengelola sebuah bisnis hingga berhasil tumbuh dan berkembang.

Sesi paling menarik dan paling banyak menyedot penonton adalah pada saat Dewa Eka Prayoga. Ia mengawali dengan menceritakan pengalamannya membangun bisnis sejak usia 17 tahun hingga mengalami kerugian hingga 7,7 M. Lalu dilanjutkan dengan materi bagaiman membuat membuat sebuah bisnis tumbuh dan berkembang.

Di hari kedua, seminar dibuka oleh Rendy Saputra yang merupakan CEO dari Keke Busana.  Dalam penyampaiannya, Rendy menerangkan tentang 3 hal dasar untuk membangun sebuah bisnis. Mulai dari membangun hingga bisnis bisa tumbuh dan berkembang lebih besar.

Di sesi kedua seminar diisi oleh Rawi Wahyudiono, seorang praktisi Digital Marketing. Di sesi ini peserta seminar diajak untuk mengembangkan bisnisnya melalui dunia digital, mengingat pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang semakin tinggi.

Setelah istirahat shalat Dzuhur dan makan siang seminar dilanjutkan oleh Arlin Teguh yang membahas bagaimana mengelola SDM di dalam sebuah usaha ataupun perusahaan. Arlin mengajak peserta untuk mengubah mindset “karyawan adalah pengeluaran” menjadi “karyawan adalah aset”.

Sesi terakhir seminar ditutup oleh Hari Wibowo yang merupakan Marketing Comunication TDA 4.0. Dalam materinya Hari menjabarkan kepada peserta seminar tentang bagaimana menjalankan bisnis properti dengan skala kecil.

Tidak hanya di dalam ruang seminar, di pelataran parkir KPw BI Sumbar acara juga berlangsung meriah dengan acara-acara yang diadakan oleh teman-teman komunitas dari Social Media Sumbar. Rangkaian acara pun ditutup pada Minggu (8/11) sore.

Ketua TDA Padang, Tomy Iskandar dalam pernyataannya berharap apa yang diadakan oleh TDA Padang selama dua hari tersebut bisa memperkuat dan menambah kapasitas pelaku UMKM Sumbar agar siap menghadapi MEA.

PW Padang 2

liputan/pwpadang/november2015


Sebarkan berita baik ini