Sebarkan berita baik ini

Sandiaga for PWMuda, sukses, baik hati. Siapa yang tidak ingin kenal dengan pengusaha muda yang satu ini. Sandiaga Salahuddin Uno, atau yang tenar dipanggil Sandi Uno adalah salah satu pengusaha Indonesia sukses yang gemar berbagi inspirasi dan pengalamannya bagi para wirausahawan, terutama pemuda.

Meskipun saat ini Sandi termasuk dalam jajaran milyarder Indonesia, ia mengaku tidak pernah dipersiapkan untuk menjadi pebisnis oleh orang tuanya. ”Orang tua lebih suka saya bekerja di perusahaan, tidak terjun langsung menjadi wirausaha,” ujar pria penggemar basket itu. Menjadi pengusaha itu pilihan terakhir. ”Saya ini pengusaha kecelakaan,” katanya, lantas tertawa.

Sandi semula adalah pekerja kantoran. Pasca lulus kuliah dari The Wichita State University, Kansas, Amerika Serikat, pada 1990, Sandi mendapat kepercayaan dari perintis Grup Astra William Soeryadjaja untuk bergabung ke Bank Summa. Itulah awal Sandi terus bekerja sama dengan keluarga taipan tersebut. ”Guru saya adalah Om William (William Soeryadjaja, Red),” tutur pria kelahiran 28 Juni 1969 itu.

Perjalanan karir Sandi tidak selalu mulus. Di tahun 1997 ketika krisis ekonomi melanda tanah air, ia juga terkena imbasnya. Perusahaan tempat Sandi bekerja bangkrut dan ia pun turut dirumahkan. Pria kelahiran Rumbai, Pekanbaru ini sempat ditolak oleh 25 perusahaan untuk bekerja dan hasilnya nihil tidak mendapat apa pun.

Namun, Sandiaga tidak putus asa. Dia kemudian banting setir menjadi seorang konsultan keuangan dan mendirikan PT. Recapital Advisors bersama sahabatnya. Membangun sebuah perusahaan baru tidaklah mudah karena belum punya nama, jarang perusahaan yang mau menggunakan jasa konsultan keuangan. Apalagi bisnisnya dimulai di saat krisis.

Berbekal keyakinan bahwa setiap masalah pasti ada solusinya, Sandi mampu ”memanfaatkan” momentum krisis untuk mengepakkan sayap bisnis. Saat itu banyak perusahaan papan atas yang tersuruk tak berdaya. Nilai aset-aset mereka pun runtuh. Perusahaan investasi yang didirikan Sandi dan kolega-koleganya segera menyusun rencana. Mereka meyakinkan investor  mancanegara agar mau menyuntikkan dana ke tanah air.

Sandi kemudian terlibat dalam banyak pembelian maupun refinancing perusahaan-perusahaan, mengakuisisi Adaro, BTPN, hingga Hotel Grand Kemang. Dari situlah, kepakan sayap bisnis Sandi melebar hingga kini.

Di balik kesuksesan Sandi, ada keluarga yang mendukung dan senantiasa mendoakannya. Ayah dua anak ini juga terkenal rajin beribadah. “Jadi begini, ibadah itu kalau sudah rutin kita lakukan bukan lagi menjadi sebuah kewajiban tapi sebuah kebutuhan. Jadi kalau saya nggak sholat sekali aja, tiba-tiba ada suatu yang hilang, aneh rasanya walaupun itu sunnah jadi serasa wajib. Dan sangat merasakan hikmahnya, sudah 7-8 tahun ini rutin saya lakukan, rezeki itu seperti tidak saya cari, semua datang sendiri,” ungkapnya dalam suatu kesempatan.

Ingin tahu dan belajar lebih banyak dari Sandiaga Uno? Hadiri Pesta Wirausaha, 3-5 Mei 2016 di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah. Sandiaga akan berbagi inspirasi bersama puluhan pembicara hebat lainnya di sana.

Pesan Tiket PW di bit.ly/PWNas2016


Sebarkan berita baik ini