Sebarkan berita baik ini

Tangan di Atas, Samarinda, 8 Oktober 2015: Gelanggang Olah Raga Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, mendadak heboh. Tak kurang dari 25 ribu orang tampak hilir mudik hadir di sana sejak Kamis (1/10) hingga Ahad, mulai pukul sembilan pagi hingga 21.00 WITA. Maklumlah, Pesta Wirausaha Tangan di Atas (TDA) Samarinda 2015 tengah digelar di sana. Tahun ini, temanya khusus: Less Cash Society Festival: Food & Fashion Vaganza.

Heboh, boleh jadi tepat buat menggambarkan seru dan padatnya beragam kegiatan yang ada di perhelatan ini. Sejak hari pertama, para tamu dan undangan disuguhi berderet acara yang dibuka Kepala Bank Indonesia Provinsi Kaltim Mawardi B.H. Ritonga. Mulai dari tarian selamat datang, bersama menyanyikan Indonesia Raya, hingga pemutaran teaser Pesta Wirausaha Samarinda 2015.

Muhammad Farhan, host piawai memimpin sesi Creative Talkshow dengan narasumber Ahmad Zaky, Firly Firdauzy (CEO Kangaroo Travel), serta Nugrohadi Yuwono (Founder Roti Durian Panglima) di hari pertama. Tak lama berselang hiburan Stand Up Comedy langsung menghadirkan Iqsansan dan Cak Lontong. Gelar perdana acara indoor ini ditutup pemberian Kartu Brizzi dari Bank Rakyat Indonesia Samarinda dan pemberian plakat serta cenderamata. Sebelumnya, Hilda dari Kompaker Community memaparkan workshop Food Photography.

Acara outdoor menjadi arena pop-up market dengan beragam penjualan tenant hingga 200 stan. Untuk transaksi, para pengunjung dimudahkan dengan adanya e-money. Di bagian lain ada panggung hiburan dari sore sampai malam yang dipandu Bubuhan Samarinda (BuSam): Live selama tiga hari berturut-turut plus seribu kopi gratis hasil racikan Barista lokal dari Odah Kopi Borneo buat para pengunjung. Di sini juga terdapat Stand Photo Booth untuk mengabadikan momen di #PWSMR2015 dan gerai penjualan suvenir.

Pesta hari kedua diawali dengan Brainy Games for Kids dari TDA Perempuan Samarinda. Menjelang siang, panitia kembali menggelar Creative Talkshow dengan narasumber Rendy Saputra, Mustofa Romdloni, Rawi Wahyudiono, Wisnu Dewobroto yang berbagi pengalaman dan sharing business bidang usaha yang digeluti.

Ajang outdoor kali menghadirkan Coffee Demonstration dan Art Exhibition. Di antaranya dari komunitas Grafiti Samarinda, Doddle Art Samarinda, WKT Samarinda, dan Kutu Vespa Samarinda. Serunya lagi, menjelang malam ada Stand Up Comedy Competition mempertarungkan 17 peserta. Acara yang dipandu Setiawan Yogy dan Iqsansan ini berhasil menyaring tiga orang pemenang.

Tampaknya anak-anak juga mendapat perhatian penting di ajang kali ini. Buktinya, TDA Perempuan Samarinda mengadakan Kids Cooking Class khusus buat para bocah. Mendekati petang, acara dilanjutkan dengan Coffee Talk bersama Mirza Luqman, Q-Grader berlisensi, serta Talk Show tentang Kampanye Budaya.

Malamnya, stage Indoor menggelar Make Up Class dan Hijab Tutorial. Kemudian ada Fashion Show dari Aemtobe karya Anas Maghfur, yang memasukkan unsur-unsur Sarung Samarinda ke dalam setiap baju yang dirancangnya. Sebagai penutup acara, sesi Talk Show menampilkan seorang Traveler dan Instagramer asal Bandung, Jawa Barat, Putri Anindya yang berbagi kisah seputar pengalamannya.

Pada hari penutupan, kegiatan dimulai dengan Zumba Party selama satu jam di area Outdoor GOR Segiri. Selain itu ada Kidspreneur, yang bertujuan menumbuhkan jiwa wirausaha kepada anak-anak sejak dini. Di panggung luar, sederet unjuk kebolehan digelar sejumlah komunitas Samarinda. Mulai dari Cosplay Samarinda, Samarinda Cat Lover, Sugar Glider Samarinda, Groove Wheels Fixie, Reptile, dan komunitas Off-Road Samarinda Scale.

Menjelang akhir acara, panitia mengumumkan dan memberi hadiah serta penghargaan kepada para pemenang yang mengikuti lomba di Pesta Wirausaha TDA Samarinda 2015. Puncak penutupan acara dilakukan dengan kemeriahan lampion dan pesta kembang api.

event/tdasamarinda/oktober2015


Sebarkan berita baik ini