Sebarkan berita baik ini

TDA Camp BDGTangan di Atas, Bandung, 8 Oktober 2015: Bersama menebar rahmat, tampaknya bukan sekadar barisan kata. Tengok komunitas Tangan di Atas Wilayah Bandung, Jawa Barat. Buat para anggotanya, tagline TDA itu adalah pedoman yang mesti dicamkan betul kala berbisnis. Itulah yang terlihat dalam perhelatan ala TDA Bandung lewat TDA Camp di Taman Wisata Alam Pangjugjugan, Sumedang, Jabar, 19-20 September silam. Tak kurang dari 50 orang hadir sebagai peserta acara calon member registered TDA Bandung ini.

Ibrahim Bafagih angkat bicara. Bagi sosok ketua TDA Bandung itu, TDA Bandung Camp adalah upaya menginternalisasi nilai-nilai inti Komunitas TDA kepada calon member. “Diharapkan mereka jadi loyalis yang menggerakkan komunitas dan menjadi bagian dari solusi sesuai tagline TDA: Bersama Menebar rahmat,” ujar Ibrahim.

Pemapar Self Leadership and Team Leadership Fauzi Rachmanto pun senada. Menurut dia, TDA Camp bukanlah workshop cara mengelola usaha, namun justru cara untuk meletakkan dasar kepemimpinan bagi calon anggota. “Sehingga mereka beres dulu dalam memimpin diri sendiri. Orang yang bisa memimpin diri sendiri akan efektif memimpin orang lain. Baik dalam perusahaannya kelak atau untuk TDA,” kata Fauzi.

Mengupas jati diri komunitas, narasumber sejarah, visi, misi, dan nilai-nilai TDA A.R. Hantiar menyatakan bahwa TDA adalah komunitas bisnis yang terbuka dan saling menghormati terhadap berbagai mazhab bisnis. “Nilai-nilai kekeluargaanlah yang sangat menonjol di komunitas TDA ini,” cetus Hantiar.

TDA Bandung Camp adalah acara prasyarat menjadi registered member di TDA Bandung. Jadi, Achmad menambahkan, siapa pun yang ingin jadi member TDA Bandung, wajib mengikuti TDA Bandung Camp. Acara ini akan diselenggarakan secara periodik (triwulan), untuk menampung animo masyarakat untuk menjadi member registered TDA Bandung.

Menurut Sekretaris TDA Bandung Achmad Faisal, event ini dikonsep dengan suasana yang akrab, meriah, dan dijamin seru. Materi penanaman nilai-nilai dikemas dengan games dan simulasi yang dinamis, tentunya untuk membangun kebersamaan dan kekeluargaan. Games outbound-nya juga dikemas sangat penuh atraktif penuh makna.

Acara dimulai pada Sabtu pukul 13.00 WIB, diawali dengan goyonan dan ice breaking yang segar khas dari duet MC: Deden Delicious dan Wildan Halwa. Sesi awal dimulai narasumber yang juga founder TDA, A.R. Hantiar. Sesi kedua diisi dengan materi “Self Leadership” yang dibawakan dengan menarik melalui games dan simulasi, sehingga suasana kelas menjadi sangat hidup dan penuh makna. Sesi ketiga dilakukan malam hari, mulai jam 20.00-23.00 dengan tema “Team Leadership” yang dibawakan Fauzi Rachmanto dengan metode yang mengasyikkan.

Hari kedua dimulai sejak pukul 07.30 WIB, dengan team building games, di luar ruangan. Keakraban yang sudah dibangun di sesi sebelumnya semakin terjalin di aksi outbound ini. Momentum selanjutnya adalah “Inspirational Speech”, oleh para senior dan founder TDA Bandung. Sesi ini sangat menarik karena menampilkan sisi-sisi inspiratif para penggiat TDA berdasarkan pengalaman mereka jatuh bangun membangun bisnis dan tetap berada di dalam barisan Tangan Di Atas. Kegiatan hari kedua ini diakhiri dengan pengukuhan registered member TDA Bandung, yaitu dengan penyerahan jersey resmi TDA Bandung, dan bersalaman antar peserta.

TDA Bandung Camp ini adalah kali pertama diselenggarakan. Sesuai kebijakan pengurus, keanggotaan TDA Bandung menjadi nol kembali (termasuk pengurus, senior, hingga ketua TDA Bandung), alias member registered akan dimulai sejak ajang TDA Bandung Camp ini. Dan, semua peserta yang mengikuti TDA Bandung Camp dinyatakan lulus dan sah untuk menjadi member registered TDA Bandung. Alhamdulillah.

liputan/tdabandung/september2015


Sebarkan berita baik ini