Sebarkan berita baik ini

Bisnis yang autopilot adalah keadaan dimana bisnis dapat berjalan sendiri tanpa owner harus selalu terjun di dalamnya. Bisnis dengan mode autopilot akan memberikan kesempatan kepada owner untuk melakukan hal-hal yang mereka sukai tanpa perlu mengkhawatirkan bisnisnya.

Sederhananya dalam bisnis online autopilot dibagi menjadi 4 pilar, yaitu pilar Produk, pilar Pemasaran, pilar Penjualan dan pilar Keuangan. Pilar-pilar tersebut dipayungi oleh Sumber Daya Manusia (SDM). Lima hal tersebut harus memiliki sistem, sehingga meskipun owner tidak hadir, bisnis tetap berjalan lancar.

Berikut merupakan pembahasan terkait pilar-pilar tersebut:

• Pilar Produk

Dalam pilar produk terdapat 3 proses tahapan yaitu:
1. Proses Pra Produksi
2. Proses Produksi
3. Proses Pasca Produski

Untuk mempermudah membangun sistem maka jabarkanlah secara detail apa saja yang perlu dilakukan dalam setiap tahapan tersebut. Misalnya dalam tahapan Pra Produksi umumnya melakukan sebuah riset permintaan pasar terlebih dahulu.

• Pilar Pemasaran

Sederhananya tugas tim pemasaran adalah:
1. Awareness (Kesadaran)
Awareness adalah membuat orang-orang yang belum mengenal produk kita mejadi kenal, membuat orang yang kenal produk kita menjadi tertarik.
2. Findabelity (Dapat Ditemukan)
Memastikan berbagai produk, value, dan konten mudah ditemukan di google, sosial media maupun marketplace.
3. Reputation (Reputasi)
Membangun kepercayaan konsumen kepada produk kita, meastikan tampilan produk menarik dan membuat konsumen tertarik sehingga membeli produk kita.

• Pilar Penjualan

Tim penjualan bertugas untuk memastikan adanya closingan besar, maka salah satu Consumer Price Index (CPI) nya adalah seberapa besar tingkat closing rate setiap konsumen. Tim penjualan juga bertanggung jawab terhadap data base konsumen, maintenance konsumen, dan Customer Relationship Management (CRM) konsumen. Mengolah data konsumen hingga konsumen tersebut beli lagi, beli lagi dan beli lagi, yang kemudian mejadi konsumen yang loyal kepada kita.

• Pilar Keuangan

Dalam pilar keuangan terdapat:
1. Accounting (akutansi)
Accounting dimuali dari bagaimana mengidentifikasi transaksi kemudian mencatat transaksi hingga mengolahnya menjadi sebuah laporan. Dari berbagai inputan data, alur poses, hingga data yang dikumpulkan menjadi data bisa dibaca merupakan tugas accounting
2. Financial Literacy (literasi keuangan)
Finance merupakan penentu kebijakan-kebijakan alur alokasi keuangan.
Sebaiknya buatlah Standard Operating Procedure (SOP) alur proses yang dapat diduplikasi oleh team atau karyawan agar memudahkan dalam penerapannya. Dan buatlah Standard Operating Procedure (SOP) yang ideal dengan keadaan dan visi misi perusahaan. Jika dalam pilar-pilar tersebut ada satu atau dua pilar yang tidak disukai maka carilah vendor atau bangunlah sebuah tim, rekrut karyawan untuk menjalankan pilar-pilar tersebut.
Standard Operating Procedure (SOP) adalah sistem yang mengaturan suatu prosedur dalam sebuah perusahaan. Standard Operating Procedure (SOP) merupakan pedoman untuk melaksanakan tugas pekejaan sesuai dengan fungsi standart perusahaan.

• Sumber Daya Manusia (SDM)

Jika dalam pilar-pilar diatas kita membangun sistem dan Standard Operating Procedure (SOP) nya, maka tahap Sumber Daya Manusia (SDM) ini adalah bagaimana seseorang mengawasi jalannya pilar pilar tersebut. Umumnya Sumber Daya Manusia (SDM) dipegang oleh Human Resource Department (HRD), yang bertugas mengawasi karyawan, merekrut karyawan, meninggkatkan skill karyawan, kedisiplinan, kekompakan dan mentrainning karyawan.

Dalam berbisnis, kinerja karyawan tentu saja menentukan kinerja perusahaan. Maka dari itu diperlukannya menempatankan orang yang tepat pada posisi yang tepat didalam perusahaan. Sebab itulah, perekrutan karyawan jadi hal penting yang harus dilakukan agar perusahaan dapat mendapatkan karyawan yang berkualitas dan bisa bisnis berjalan dengan lancar.

Tonton Video terbaru dari TDA TV di sini.


Sebarkan berita baik ini