Sebarkan berita baik ini

Follow-MeSalam bertumbuh !

Selamat atas terbentuknya TDA wilayah Metro Lampung dan TDA Cilegon. Saat ini juga terjadi pergantian pengurus di sebagian besar wilayah TDA. Terima kasih untuk semua pengorbanan dan perjuangan dari pengurus lama. Serta selamat berjuang untuk pengurus baru, semoga Allah SWT meridhoi langkah kita untuk bersama-sama menebar rahmah, melalui komunitas TDA.

Bicara soal pengurus TDA, membuat saya tergelitik untuk bicara kepemimpinan dalam bisnis. Yah kepemimpinan, ini mungkin satu hal yang beberapa teman saya lewatkan dalam membangun bisnis. Mereka merasa jago membuat produk dan pintar menjual, tetapi selalu saja kesusahan menemukan karyawan bagus dan setia. Orang-orang yang sudah direkrut dan orang terbaik sekalipun, tega meninggalkan dia.

Tentu lebih mudah untuk mengeluh dan menyalahkan keadaan, ketika kita menghadapi situasi di atas. Akan tetapi menurut saya, teman-teman ini mungkin lupa, bahwa kitalah pemimpin tertinggi dan paling bertanggung jawab atas apa yang terjadi dalam usaha kita.

Sebelum menyalahkan keadaan dan pihak luar, tentu alangkah baiknya jika kita menginstropeksi diri, sudah seberapa baikkah kita menjadi pemimpin dalam usaha kita ? Mungkin inilah penyebab, kita kesusahan membangun tim seperti kisah di atas.

Dalam buku Leadership Challenge tahun 1980, James Kouzes dan Barry Posner mengumpamakan bahwa kepemimpinan ibarat sebuah perjalanan ke satu tujuan, seorang pemimpin yang baik akan berhasil mengajak orang lain untuk ikut serta, dan menuntunnya sampai di tempat. Jadi ketika dia berkata “Follow me!”, orang-orang yang dia ajak mengikutinya.

“Di sanalah tujuan kita, dan beginilah rencana jalan yang akan kita tempuh untuk mencapainya, yuk mari ikuti saya”. Jika kita bisa dengan jelas mampu menyampaikan kalimat ini ke anggota tim kita, maka kemungkinan kita telah menjalankan fungsi kepemimpinan yang baik. Dan jangan heran jika anggota tim kita menjadi setia di belakang kita. Selanjutnya semakin kita lakukan apa yang kita ucapkan, maka semakin kuat barisan tim itu dalam turut berjuang bersama-sama mencapai jalan sukses bisnis kita.

Jadi, mari kita buat kepemimpinan menjadi lebih sederhana. Bahwa untuk mengetahui sudahkah kita menjadi pemimpin usaha yang baik dan punya peluang membangun usaha besar. Dengan pertanyaan sederhana berikut: Sudahkah kita memiliki keyakinan tinggi, sehingga dengan tegas berani mengajak orang-orang yang menjadi anggota tim kita dengan kata “Ikuti Saya!” alias “Follow Me!”.

Salam bertumbuh !

 

Mustofa Romdloni
Presiden TDA 4.0
Follow @tofazenith
www.mrcorp.co.id


Sebarkan berita baik ini