Sebarkan berita baik ini

MR6Beberapa minggu lalu saya mengajak anggota Kelompok Mentoring Bisnis ( KMB) Great yang saya mentori untuk berkeliling kompleks dan masuk beberapa cluster di salah satu perumahan yang cukup mewah di Bekasi. Tujuan utama saya mengajak mereka adalah untuk melihat langsung dan mampu merasakan bagaimana jika mereka memiliki dan tinggal di lingkungan perumahan seperti itu.

Merasakan bagaimana memiliki rumah bagus dan cukup besar, di lingkungan yang bebas banjir, dengan jalan-jalan lebar dan sepi di dalam kompleks. Taman-taman asri yang luas, bertetangga dengan orang-orang yang cukup disegani secara sosial dan ekonomi.

Tinggal di rumah di mana kita bisa dengan tenang beristirahat, bebas dari gangguan pedagang keliling, tamu yang tidak jelas ataupun hiruk-pikuk suara kendaraan. Ketika bekerja meninggalkan anak di rumah juga lebih tenang, karena cluster yang berisi beberapa rumah, ataupun yang terbanyak berisi seratus sampai dua ratus rumah saja itu, dipagar beton keliling, memiliki satu pintu dengan penjagaan petugas keamanan 24 jam, bahkan ada yang memiliki dua lapis gerombolan penjaga keamanan.

Ikut merasakan bagaimana bahagianya jika anak-anak kecil kita bisa bersepeda bebas dan bermain dengan teman-temanya di kompleks tersebut, menikmati permainan di taman dengan berbagai sarana bermain. Kemudian, sekeluarga bisa berenang bebas di kolam renang fasilitas cluster itu, yang hanya beberapa meter saja dari rumah. Anak-anak kalau mau, kapan saja bisa berenang bersama teman-temannya atau saudara yang datang di kolam renang itu.

Jogging track melalui pohon-pohon rindang dan taman yang asri, tentu membuat kita bersemangat untuk berlari-lari pagi. Jalanan lebar sejuk dan sepi juga menjadi arena yang pas untuk mengayuh sepeda di kompleks rumah sendiri ini.

Kegiatan yang saya lakukan bersama anggota KMB di atas umumnya disebut dengan istilah dream building atau membangun impian. Impian yang pada umumnya diajarkan dengan visualisasi, dengan menempelkan gambar foto-foto dari sesuatu yang kita inginkan dalam sebuah buku atau papan, akan menjadi lebih istimewa dan lebih nyata, jika kita berusaha untuk merasakannya langsung.

Ketika menginginkan sebuah mobil, ada baiknya datangi show room, kemudian kita masuk di dalam mobil baru tersebut, nikmati dan sentuhlah interiornya, hirup bau harumnya, rasakan dashboard dan peganglah setirnya dan kalau diberi ijin, cobalah mengendarainya di jalan. Berfotolah dengan mobil idaman, seolah-olah dan rasalah itu mobil Anda.

Membangun impian adalah pekerjaan yang mengasyikkan, tetapi banyak dari kita yang sering mengabaikannya, terlalu sibuk bekerja dan akhirnya merasakan segala sesuatunya menjadi terlalu berat untuk dikerjakan. Perjalanan menjadi pengusaha sukses pun seringkali kehilangan makna, tidak menikmati prosesnya, muncul keraguan dan keinginan menyerah. Hanya karena hal yang sederhana tapi penting, yakni memiliki impian yang jelas. Dan seringkali harus di perjelas dengan meluangkan waktu untuk berusaha merasakannya, menyentuhnya, dan berpose denganya.

Anda yang bermimpi punya kebebasan waktu, di mana tidak terkungkung dengan jam kerja kantoran yakni hari Senin sampai Jumat harus berangkat kerja dari jam 6 pagi dan sampai di rumah jam 7 malam. Cobalah untuk mengambil cuti di hari Selasa atau Kamis, kemudian kenakan pakaian santai, atau bercelana pendek dengan kaos, pergilah ke mall dan nikmati sensasi jalan-jalan di mall di hari kerja,
di mana teman-teman Anda di kantor.

Perasaan dan kebahagiaan melakukan dan menikmati hal-hal yang kita cita-citakan cobalah rekam dan masukkan ke memori jangka panjang di otak kita. Rasakan, yakinilah dan beryukurlah bahwa Anda telah memilikinya. Meskipun itu baru dalam pikiran kita.

Jika saya masih menjadi seorang sales dulu, saya paling senang ketika memiliki janji bertemu dengan salah seorang pelanggan di rumahnya. Karena rumah ini berada di kompleks elit di daerah Kebon Jeruk Jakata. Saya sengaja datang pagi-pagi untuk berkeliling di kompleks itu. Berkeliling menyaksikan rumah-rumah mewah di lingkungan bagus itu sangat menyenangkan. Bahkan ketika sangat takjub dengan sebuah rumah, saya pernah menunggu cukup lama di jalan, terus memandangi rumah itu sambil berharap-harap bisa melihat pemiliknya seperti apa, apakah berpostur manusia biasa seperti saya juga he he. Kebiasaan menikmati berkeliling di komplek-komplek rumah mewah itu, terus saya lakukan hingga sekarang.

Dan Alhamdulillah bertahun-tahun kemudian saya bersyukur akhirnya bisa tinggal di kompleks perumahan yang cukup nyaman, kompleks itu juga yang saya ceritakan dan menjadi tempat untuk mengajak peserta KMB Great membangun impian mereka. Mobil andalan yang saya gunakan sekarang, adalah mobil yang beberapa tahun sebelumnya selalu saya nanti-nanti iklanya di televisi, saya koleksi brosurnya, dan sering saya masuk ke kabinnya di beberapa pameran mobil.

Seorang teman senior dan mentor saya bahkan luar biasa sekali, karena memposting sebuah cover majalah keren, yang berisi foto anaknya lengkap dengan judul dan artikel mengenai kesuksesan anaknya. Dan setelah saya tanyakan, ternyata cover dan isi majalah itu adalah visualisasi dari cita-cita masa depan anaknya. Dahsyat !

Menutup artikel ini, saya akan menyampaikan beberapa nasihat penting tentang membangun impian ini, yakni dari salah satu peraih hadiah nobel sastra, Anatole France “Untuk meraih hal-hal hebat, kita bukanlah hanya bertindak, tetapi juga bermimpi; bukanlah hanya berencana, tetapi juga harus percaya”.

Sebuah kalimat favorit, yang sering mengingatkan diri saya sendiri adalah dari Eleanor Roosevelt, yakni “Masa depan adalah milik mereka yang percaya pada indahnya mimpi-mimpi mereka”.

Dan kembali saya ingatkan kepada Anda dan saya juga, untuk melakukan salah satu pekerjaan yang paling menyenangkan dan mudah tetapi menentukan dalam perjalanan menjadi pengusaha sukses, yakni melakukan dream building, atau membangun impian. Impian apapun itu !

Mustofa Romdloni
MR Corporation
@tofazenith


Sebarkan berita baik ini