Sebarkan berita baik ini

People development adalah menduplikasi apa yang owner miliki, kuasai dan tahu agar tim bisa autopilot, agar owner tidak harus ada dalam perusahaan tapi bisnis tetap berjalan lancar. Bagaimana jika kita dalam situasi susah-susah rekrut karyawan, sudah berusaha keras mendidik tapi akhirnya keluar juga, bakhan ada yang menjadi pesaing. Kuncinya adalah ikhlaskan saja. Sebaiknya sebuah perusahaan mempunyai suatu sistem pendidikan yang efektif dan efisien sehingga karyawan yang baru masuk bisa cepat paham.

Goals dalam people development adalah membuat seorang karyawan agar dapat berkontribusi menghasilkan ataupun bermanfaat di perusahaan. Karna saat kita merekrut orang yang baru lulus atau baru kerja atau baru melamar, bisa dipastikan sebagian besar mereka tidak siap untuk bekerja tapi siap untuk di didik. Berbeda dengan lulusan kedokteran, farmasi atau D3 yang sebagian besar siap bekerja.

Mayoritas di Indonesia yang lulusan perguruan tinggi rata-rata tidak siap bekerja. Jadi saat merekrut karywan jangan berekspektasi baru kerja langsung bisa menghasilkan, karna sebenarnya mereka di rekrut untuk siap didik. Tantangannya adalah bagaimana mendidik karyawan baru dari yang belum bisa apa-apa shingga bisa menghasilkan.

Dalam mengembangkan sumber daya manusia, goals nya adalah seseorang melakukan apa yang sudah perusahaan tetapkan.Ketika sesorang tidak tau dan tidak bisa solusinya bukanlah training, karna ada hal yang jauh lebih besar dari sekedar tau dan bisa yaitu adalah keyakinan diri. Hal ini sering tidak terlintas dalam benak seorang bisnis owner saat mendidik tim nya. Jika seseorang tidak bisa menjalankan tugas yang sudah diamanahkan, maka perlu dianalisa dalam empat hal yaitu tau, bisa, yakin dan sikap.

Ketika dia belum tahu maka solusinya adalah diberi tahu. Saat sudah tahu, apakah sudah bisa?. Dari tahu menjadi bisa itu perlu berlatih, perlu praktek, perlu pengalaman, perlu kegagalan. Antara tau dan bisa adalah dua hal yang berbeda. Tahu saja tidak cukup, harus bisa. Nah orang yang sudah bisa belum tentu mau melakukan karna adanya keyakinan diri. Keyakinan diri dapat menghalangi seseorang yang sudah bisa menjadi mau melakukan. Maka cari tahu terlebih dahulu apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan keyakinannya, kepercayaannya atau selaras dengan cita-cita nya.

Kita bisa berubah keyakinan ketika kita diberi tahu oleh orang yang mempunyai otoritas lebih tinggi dari kita atau orang yang kita hormati, diberikannya bukti-bukti atau fakta otentik bahwa apa yang kita yakini tidak sesuai dengan apa yang kita pikirkan, atau menanamkan keyakinan dengan sebuah cerita meskipun cerita itu bohong.

Karakter atau sikap dapat mengakselerasi seseorang untuk mau melakukan. Contoh sikap atau karakter adalah jujur, berani, disiplin, peduli, action oriented, empati, komitmen. Ketika seseorang tidak bisa berjualan maka di didik selling skill, Ketika seseorang tidak bisa akutansi maka di didik akunting. Sikap bukan seperti ilmu yang bisa diajarkan. Treatment agar orang dapat merubah sikapnya adalah dengan budaya perusahaan.

Kultur perusahaan dapat menciptakan orang-orang sejenis yang mempunyai karakter yang sama. Contoh untuk membuat seorang penakut menjadi berani maka ajaklah naik gunung, menembak atau terjun payung. Melakukan hal-hal ekstrim dapat merubah seorang penakut menjadi seseorang yang berani. Untuk merubah karakter dan sikap maka harus di treatment, dipaksa tapi dalam sebuah budaya. Treatment budaya atau sikap tidak bisa hanya dengan membaca buku atau menonton video, harus ada lingkungan yang mengontrol hingga membuat sebuah perubahan dalam sipak.

Tonton Video terbaru dari TDA TV di sini.


Sebarkan berita baik ini