Sebarkan berita baik ini

Pada masa pandemik saat ini, selain berdampak pada banyaknya bisnis yang gugur juga berdampak pada melonjaknya minat pasar pada bisnis online. Jumlah penjual di Bukalapak dan Tokopedia meningkat hingga 3,5 juta imbas corona. Belanja iklan digital di Indonesia naik 4X lipat akibat pandemic. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, Nielsen mencatata nilai belanja iklan 2020 mencapai angka Rp 229 Trilliun disemua media, baik media cetak maupun digital. Dibandingkan dengan belanja iklan tahun 2019 dengan total Rp 182 Trilliun.

Prinsip belajar yang menghasilkan cuan, kuasai satu Jurus Maut. Mengutip apa yang dikatakan oleh Bruce Lee “Aku tidak takut kepada orang yang punya 1000 Jurus tapi dilatih sekali. Aku lebih takut kepada orang yang punya satu Jurus tapi dilatih 1000x”. Jika dari perkataan Bruce Lee ini bisa diterjemahkan secara bebas maka “Aku tidak takut kepada seseorang yang mengikuti 1000 zoom webinar tapi tidak dieksekusi. Aku lebih takut kepada seseorang yang mengikuti satu zoom webinar tapi dilatih 1000x”. Yang menghasilkan cuan bukan belajarnya tapi eksekusinya. Belajar adalah mempermudah pelaku pengusaha untuk eksekusi, agar eksekusi lebih terarah. Pilih satu ide besar lalu eksekusi 1000x bukannya mengumpulkan banyak ide besar tapi tidak melakukan eksekusi.

4 kesalahan dalam menciptakan pembeda

1. Kesalahan pertama, membuat keunikan dimuali dari produknya
Ketika mencari pembeda atau keunikan bukan dimulai dari produk melainkan dari keunikan Positioning. Yang menjadi kunci pembeda adalah positioning. Positioning tidak merubah kosep produk secara keseluruhan. Positioning dimulai dengan mengubah cara berpikir customer.

Contoh studi kasus:
Saat anda pusing, kira-kira brand apa yang terlintas dalam pikiran Anda?
Pada saat Anda membuka kotak P3K yang tersedia hanya produk Feminax, padahal yang anda pikirkan adalah Paramex. Kedua obat ini mengandung zak aktif utama yang sama yaitu Paracetamol, yang artinya Feminax dan Paramex merupakan produk yang sama, tidak ada yang keunikan dari keduan brand ini.

Maka rumus yang didapat adalah Produk Komoditas + Positioning, contoh Produk Komoditas yaitu paracetamol + Positioning Pereda nyeri haid, Pereda nyeri kepala, atau Pereda nyeri punggung. Karna lazimnya Paracetamol merupakan Pereda segala nyeri.
Customer melihat Feminax adalah Pereda nyeri haid, bukan paracetamol. Jika pelaku usaha fokus pada Produk Komoditas maka yang dijual adalah Paracetamol bukannya Feminax.

2. Kesalahan kedua, membuat keunikan dengan menjadi lebih baik
Unik bukan menjadi lebih baik tapi uniklah dengan menjadi berbeda.

Contoh studi kasus:
Produk Pepsodent dengan positioning “mencegah gigi berlubang” dengan produk Close up yang memiliki positioning “menyegarkan nafas”. Padahal kedua produk ini merupakan milik unilever dan sama-sama produk pasta gigi yang memiliki zat aktif yang sama persis. Gunakan cara ini untuk meningkatkan value produk anda terhadap customer

3. Kesalahan ketiga, membuat keunikan yang tidak dibutuhkan pasar
Prinsip pertama yang harus dipahami adalah mengerti keinginan customer. Sebelum membuat sebuah produk ketahui dahulu produk tersebut ditujukan untuk customer yang seperti apa. Bukannya fokus memperbaiki produk tapi tidak tau untuk siapa produk itu dijual. Jadi customer dulu baru produknya.

Contoh studi kasus:
Seorang pelaku usaha yang melahirkan sebuah inovasi unik, yaitu coklat rasa rendang. Bayangkan Anda memakan sebatang coklat yang dicampur rendang, apakah anda berminat untuk membelinya?

4. Kesalahan keempat, membuat keunikan mengandalkan satu atribut saja
Membuat keunikannya mengandalkan satu atribut saja didalam brand. Padahal atribut didalam brand ada 6, menurut NeymaWay. NeymaWay merupakan sebuah metode yang dibuat oleh Narasumber (@dodizulkifli_brand) untuk memudahkan pelaku usaha dalam proses membangun brand secara beurutan, pendekatan holistic dan terstruktur.

Branding Journey by NeymaWay:
• Positioning yang unik
• Emotional value atau Brand Purpose
• Unik secara visual
• Keunikan cara mengkomunikasikannya
• Unik dari saluran distribusinya
• Keunikan produk

Tonton Video terbaru dari TDA TV di sini.


Sebarkan berita baik ini