Sebarkan berita baik ini

Fauzi Rachmanto

Fauzi Rachmanto
Presiden TDA

Apa yang harus dilakukan oleh seorang pemimpin? Ketika tujuan dan strategi sudah ditetapkan, namun pada saat eksekusi ternyata sumberdaya sangat terbatas. Sebagian pemimpin yang prestasinya biasa-biasa akan menjadikan keterbatasan tersebut sebagai alasan. Namun para pemimpin hebat akan melakukan apapun untuk mengalahkan tantangan tersebut, sekalipun harus mengabaikan posisi dan pangkat mereka.

Pada waktu Perang Kemerdekaan Amerika Serikat, sekelompok prajurit yang kelelahan terlihat sedang menggali untuk membangun sebuah parit yang akan dijadikan tempat untuk bertahan. Wajah mereka terlihat letih, dengan nafas terengah, keringat bercucuran, dan tubuh penuh lumpur dan debu.

Nampak di atas bukit, seseorang berulangkali berteriak untuk mengingatkan para prajurit tersebut untuk bekerja lebih cepat, supaya mereka bisa berlindung ketika musuh datang. Teriakan terdengar makin keras, diselingi makian dan cacian ketika ada prajurit yang melakukan kesalahan.

Seseorang yang bertopi hitam dan menunggang sebuah kuda putih, mendekati pria di atas bukit tersebut, dan menghentikan kuda nya tepat di belakang pria yang masih sibuk berteriak-teriak tersebut. Pria bertopi tersebut kemudian menyapa, “Mengapa Anda tidak membantu teman-teman Anda?”.

Tanpa berpaling, pria yang masih sibuk mengawasi pasukannya tersebut menjawab dengan ketus, “Saya komandan disini! Silakan saja Anda turun kalau ingin membantu mereka!”

Tidak disangka-sangka pria bertopi hitam tersebut turun dari kuda, dan bergegas untuk bergabung ke tengah-tengah pasukan yang bekerja menggali parit. Dan dengan sungguh-sungguh membantu pasukan yang kelelahan tersebut. Dalam sekejap baju nya yang bersih penuh lumpur. Namun pria tersebut terus bekerja hingga penggalian selesai, setelah beberapa jam berlalu.

Seluruh pasukan pun saling bersalaman dan berpelukan karena senang tugas berhasil dilaksanakan. Pria bertopi itupun mendatangi sang Komandan untuk menyalaminya, dan dengan tersenyum membuka topi.

Sang Komandan pun terkejut setengah mati, ternyata pria yang ikut turun membantu pasukannya adalah Jenderal George Washington, pimpinan tertinggi pasukannya.

Dalam organisasi memang ada struktur, ada jabatan, bahkan kepangkatan. Namun kita harus selalu ingat, bahwa struktur dan jabatan tersebut semata dibuat untuk pencapaian tujuan Tim. Dan pemimpin yang luar biasa tidak akan bekerja dengan mengedepankan posisi ataupun jabatannya. Namun dia akan melakukan apapun demi tujuan Tim, termasuk dengan cara terjun langsung bekerja bersama timnya.

 

Fauzi Rachmanto

Presiden TDA

 


Sebarkan berita baik ini