Sebarkan berita baik ini

lean startup akberBEKASI, tangandiatas.com – Usia bukanlah halangan untuk berwirausaha, bahkan berwirausaha sejak muda akan mempercepat kesuksesan kita berwirausaha. Mereka adalah Arry Rahmawan dan Wisnu Dewobroto yang berbagi inspirasi wirausahanya pada tanggal 14 September 2013 di kelas Akber (Akademi Berbagi) Bekasi yang mengambil tempat di Bekasi Timur yaitu kediaman Barra selaku penggiat TDA Bekasi.

Arry Rahmawan adalah Ketua TDA Kampus periode 2013-2015. TDA atau Komunitas Tangan di Atas merupakan komunitas yang telah berhasil menumbuhkan banyak wirausahawan sukses, bahkan dibina sejak bangku sekolah/kuliah dengan TDA Kampusnya. Arry merupakan seorang pengusaha di bidang pendidikan, lembaga training dan biro privat dengan nama Cerdas Mulia. Saat ini masih aktif sebagai mahasiswa Pascasarjana FT UI dan juga sebagai penulis buku Kewirausahaan dan Pengembangan Pemuda Indonesia.

Arry mengungkapkan bahwa saat ini era globalisasi semakin ketat, sehingga kunci memenangkan persaingan adalah dengan meningkatkan daya saing di berbagai sektor. Tak lama lagi kita akan memasuki era Komunitas ASEAN 2015 dimana seluruh negara ASEAN akan menjadi satu kesatuan tunggal, termasuk pasar dan tenaga kerjanya. Arry juga berpesan untuk mengikuti passion yang kita miliki. Karena passion merupakan kekuatan kita, suatu hal yang paling kita nikmati dan suatu hal yang ingin kita lakukan.

Dari Akber Bekasi sendiri ada Susi yang memperkenalkan Komunitas Siswa Wirausaha. Komunitas ini merupakan komunitas siswa yang di inisiasi oleh siswa/i SMK ITACO yang telah memproduksi produk barang maupun jasa. Dengan tujuan untuk membentuk jiwa kewirausahaan sekaligus juga membantu keperluan pendidikan mereka. Produk yang telah dihasilkan seperti merchandise mug, pin, serta kaos sekaligus dengan jasa desainnya. Dan juga akan merambah ke food and beverage dengan rujak es krim sebagai andalannya.

Adalah Wisnu Dewobroto, seorang Dosen di Universitas Trisakti yang juga praktisi di bidang bisnis manajemen, SEO Certified, Search Engine Marketing dan Lean “stuff”. Wisnu memulai usaha sejak 1999 dengan menjual jaket di trotoar Istora Senayan. Saat ini usahanya antara lain Resto Sami Kuring, GM Valuta (money changer), Rekacipta Amerta dan beberapa usaha lainnya.

Wisnu mengatakan bahwa kunci dari kewirausahaan adalah “Creativity, Innovation and Value”.  Kreativitas merupakan kemampuan melakukan sesuatu yang berbeda dan tidak biasa. Dalam bahasan lainnya Wisnu menjelaskan bahwa bisnis pasti akan menimbulkan waste, jadi lean intinya membuang pemborosan dan belajar dari kegagalan yang sudah ada. Juga make assumption, find the riskiest one and get out the building adalah inti kiat Wisnu dalam memulai usaha.

Akber Bekasi juga secara berkala mengundang wirausahawan untuk secara sukarela berbagi ilmunya seperti Ollie @salsabeela yang pernah sharing tentang inspirasi wirausahanya. Sebagai siswa, mereka pun ingin bisa berwirausaha serta memiliki motivasi lebih untuk itu, semoga akan semakin banyak ilmu-ilmu yang mereka dapat salah satunya lewat kelas Akber ini untuk info lebih lanjut bisa colek @siswawirausaha atau siswawirausaha.com.

 

Susi.S,SMK ITACO Bekasi – Akademi Berbagi Bekasi


Sebarkan berita baik ini